Portal Berita Ekonomi Rabu, 23 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,11% pada level 23.742.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,03% pada level 2.333.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,06% pada level 23.346.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,17% pada level 3.279.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,94% pada level 2.486.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 2,02% pada level 5.947.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,12% terhadap Yuan pada level 6,78 CNY/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,20% terhadap Dollar AS pada level 14.815 IDR/USD.

Gegara Trump Boikot WeChat, Bisnis Apple di China Terancam Goyah

Gegara Trump Boikot WeChat, Bisnis Apple di China Terancam Goyah
WE Online, Jakarta -

Boikot Amerika Serikat (AS) terhadap WeChat bisa mengancam eksistensi iPhone milik Apple di Negeri Tirai Bambu. Mengapa demikian?

Mengutip KrAsia, Rabu (12/8/2020), perintah eksekutif baru Presiden AS, Donald Trump berpotensi mengganggu bisnis iPhone Apple di China. Sebab, aturan itu melarang individu dan perusahaan AS bertransaksi dengan WeChat dan segala lini bisnisnya.

Administrasi Trump menyebut, akan ada penjelasan lebih lanjut soal rincian jenis transaksi dalam aturan itu. Namun, sejumlah pihak mengatakan, "itu merupakan upaya untuk menghalangi perusahaan AS beroperasi di China."

Baca Juga: Gegara Sanksi Amerika, Huawei Terancam Kehabisan ....

Baca Juga: Uni Eropa Hukum China, Rusia, dan Korut! Gegara Serangan ....

Beberapa analis bahkan menilai, Apple tampaknya mesti berhenti menawarkan aplikasi WeChat di iOS App Store seluruh dunia. Namun, jika itu terjadi, maka Apple akan terkena dampak besar.

"Pengiriman iPhone global bisa turun 25%-30% tahun ini," begitulah perkiraan dari Analis TF International Securities, Ming-chi Kuo yang terkenal dengan risetnya terhadap Apple.

Kuo melanjutkan, itu juga akan mengurangi pengiriman produk populer lain, seperti AirPod, iPad, MacBook, dan Apple Watch di kisaran 15%-25%. 

Ia menambahkan, "jika aplikasi dihapus dari App Store AS, pengiriman produk mungkin turun kurang dari 3%."

Sayangnya, Apple tak menanggapi pertanyaan terkait potensi penghapusan WeChat dari App Store.

Asal tahu saja, pengguna iPhone di China tampak lebih memilih WeChat ketimbang iPhone. Buktinya, dalam jajak pendapat di Weibo yang menanyakan 'akankah kamu beralih dari iPhone kalau WeChat tak lagi tersedia di iOS?', lebih dari 1,2 juta dari 1,3 juta orang memilih mengganti ponselnya.

Meski jajak pendapat itu tak mewakili seluruh China, sentimen itu nyata. Sebab, WeChat lebih dari sekadar aplikasi perpesanan bagi pengguna di China. WeChat merupakan aplikasi pembayaran seluler terbesar di China, berkontribusi hampir 40% dari 8,4 triliun dolar AS dalam transaksi pembayaran seluler pada kuartal IV 2019.

Di sisi lain, Apple juga makin bergantung pada pasar China. Menurut perkiraan Canalys, China merupakan pasar iPhone terbesar kedua tahun lalu. Laporan pendapatan terbaru Apple menunjukkan, China daratan, Hong Kong, Makau, dan Taiwan menyumbang lebih dari 15% pendapatan Apple.

Penjualan iPhone di China juga masih bertumbuh berkat potongan harga yang agresif serta popularitas iPhone 11 dan iPhone SE.

Baca Juga

Tag: WeChat, Apple Inc, Donald Trump, Amerika Serikat (AS)

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: REUTERS/Petar Kujundzic

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,975.04 3,935.28
British Pound GBP 1.00 18,965.97 18,774.30
China Yuan CNY 1.00 2,193.95 2,171.80
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,909.18 14,760.83
Dolar Australia AUD 1.00 10,633.23 10,525.95
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,923.77 1,904.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.08 10,799.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,418.39 17,239.17
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,602.99 3,561.98
Yen Jepang JPY 100.00 14,184.36 14,039.21
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4917.955 -16.138 707
2 Agriculture 1147.040 -9.918 24
3 Mining 1335.730 -4.818 47
4 Basic Industry and Chemicals 701.678 -1.192 80
5 Miscellanous Industry 840.977 -8.156 53
6 Consumer Goods 1836.486 -9.725 60
7 Cons., Property & Real Estate 340.206 -1.933 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 814.279 1.092 79
9 Finance 1057.789 -3.880 94
10 Trade & Service 627.050 0.507 175
No Code Prev Close Change %
1 ROCK 1,300 1,625 325 25.00
2 TUGU 1,390 1,695 305 21.94
3 LMSH 228 276 48 21.05
4 SIPD 1,005 1,200 195 19.40
5 IFSH 312 370 58 18.59
6 ARGO 1,740 2,000 260 14.94
7 TRUK 127 144 17 13.39
8 FIRE 143 162 19 13.29
9 BMAS 264 296 32 12.12
10 JMAS 178 198 20 11.24
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 41 37 -4 -9.76
2 SOHO 13,600 12,650 -950 -6.99
3 PBSA 505 470 -35 -6.93
4 SPMA 290 270 -20 -6.90
5 DFAM 350 326 -24 -6.86
6 MTPS 470 438 -32 -6.81
7 KKGI 206 192 -14 -6.80
8 HELI 194 181 -13 -6.70
9 RELI 360 336 -24 -6.67
10 ASBI 334 312 -22 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,130 3,080 -50 -1.60
2 BRIS 770 750 -20 -2.60
3 BBCA 27,250 27,525 275 1.01
4 BBNI 4,540 4,420 -120 -2.64
5 PURA 144 136 -8 -5.56
6 BEST 168 175 7 4.17
7 TOWR 1,020 1,010 -10 -0.98
8 TLKM 2,780 2,800 20 0.72
9 PGAS 1,020 1,005 -15 -1.47
10 DEAL 144 141 -3 -2.08