Portal Berita Ekonomi Jum'at, 25 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,32% pada level 23.235.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,27% pada level 2.278.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,51% pada level 23.204.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,12% pada level 3.219.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,69% pada level 2.467.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,15% pada level 5.831.
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Yuan pada level 6,81 CNY/USD.
  • 16:08 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,12% terhadap Dollar AS pada level 14.872 IDR/USD.

Dukung Adanya Mahkamah Etik, Bamsoet: Etika & Hukum 2 Hal Berbeda

Dukung Adanya Mahkamah Etik, Bamsoet: Etika & Hukum 2 Hal Berbeda
WE Online, Jakarta -

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, mendukung terbentuknya Mahkamah Etik yang akan menjadi ujung dari proses penegakan etik sehingga setiap putusan etika yang diputuskan berbagai penegak kode etik yang terdapat di berbagai lembaga negara maupun organisasi profesi tak lagi dihadapkan dengan peradilan umum. Dengan demikian, para pencari keadilan yang divonis bersalah secara etika oleh masing-masing penegak kode etik bisa mengajukan banding di Mahkamah Etik.

Bamsoet menjelaskan bahwa landasan pembentukan Mahkamah Etik bisa mengacu kepada TAP MPR Nomor VI/MPR/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.

Baca Juga: Bamsoet Desak OJK Segera Tuntaskan Sengkarut AJB Bumiputera

"Untuk merealisasikannya, pada Oktober atau November 2020 nanti MPR RI bersama Komisi Yudisial (KY) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan menyelenggarakan Konvensi Nasional ke-II tentang Etika Kehidupan Berbangsa dan Bernegara," ujar Bamsoet usai menerima Ketua KY-Jaja Ahmad Jayus, Ketua DKPP-Muhammad, dan anggota DPD RI-Jimly Asshiddiqie, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Selasa (11/8/2020).

Mantan Ketua DPR RI ini mengungkapkan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam Sidang Umum tahun 1996 telah merekomendasikan agar seluruh negara anggotanya, termasuk Indonesia, membangun ethic infra-structure in public offices yang mencakup kode etik dan lembaga penegak kode etik.

Indonesia meresponsnya dengan membentuk berbagai lembaga penegak kode etik, misalnya KY, DKPP, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPD RI, hingga Komite Etik/Dewan Pengawas KPK RI. Berbagai organisasi profesi juga memiliki penegak kode etik, misalnya Majelis Kehormatan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI), Majelis Etika Kedokteran, Majelis Kehormatan Asosiasi Akuntansi Indonesia, hingga Dewan Pers.

"Karena ketiadaan Mahkamah Etik, orang yang diputus melakukan kesalahan etika oleh masing-masing penegak kode etik mengajukan banding atau mencari keadilan ke peradilan umum, entah melalui Mahkamah Agung maupun PTUN. Padahal, antara etika dan hukum adalah dua hal yang berbeda. Orang yang bersalah secara etika belum tentu bersalah di mata hukum. Namun, yang bersalah di mata hukum, sudah pasti bersalah di mata etika," ungkap Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan, dalam Konvensi Nasinal ke-II tentang Etika Kehidupan Berbangsa dan Bernegara tersebut, selain menghadirkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, juga menghadirkan berbagai pimpinan penegak kode etik.

Dari mulai Ketua Komisi KY, Ketua DKPP, Ketua MKD DPR RI, Ketua BK DPD RI, Ketua Dewan Etik MK RI, Ketua KASN, Ketua Majelis Kehormatan PERADI, Ketua Majelis Etika Ikatan Notaris Indonesia, Ketua Dewan Pers, para Ketua Dewan Kehormatan masing-masing partai politik yang berada di DPR RI, serta lembaga penegak hukum dari kepolisian, kejaksaan, dan Mahkamah Agung.

Bamsoet menambahkan, melalui konvensi tersebut, diharapkan lahir berbagai gagasan dan kesepahaman tentang pentingnya keberadaan Mahkamah Etik. Dengan demikian, mengurangi beban kerja penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan, dan peradilan umum.

"Sehingga Indonesia bisa mencatat sejarah baru di dunia sebagai negara yang memelopori penegakan etika secara transparan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," pungkas Bamsoet.

Baca Juga

Tag: Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo, Hukum

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: MPR

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68