Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Dorong UMKM 'Go Online', Gus Jazil: Ada Peluang Baru di Sini

Dorong UMKM 'Go Online', Gus Jazil: Ada Peluang Baru di Sini
WE Online, Jakarta -

Teknologi informasi saat ini diaplikasikan dalam semua kehidupan manusia. Hal yang demikian membuat aktivitas manusia menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien. Penerapan teknologi informasi yang diaplikasikan dalam dunia perdagangan atau jual-beli online atau daring memanjakan konsumen. Konsumen tak perlu repot-repot lagi bepergian ke tempat toko untuk mendapatkan barang yang diinginkan.

Penerapan perdagangan atau jual-beli dengan online diharapkan oleh Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid, juga perlu dimanfaatkan oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). "Ada peluang baru di sini," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Baca Juga: Bantuan UMKM Rp2,4 Juta Segera Cair pada...

Diungkapkan oleh politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, di tengah masyarakat di berbagai kabupaten dan pulau di Indonesia, ribuan UMKM digeluti oleh masyarakat. Aneka UMKM mulai dari makanan, minuman, obat-obatan, pakaian, aksesoris, dan lain sebagainya saat ini masih banyak yang proses penjualannya dipasarkan secara tradisional dan apa adanya.

"Sangat disayangkan bila potensi besar itu masih belum maksimal dalam penjualan," ujar Jazilul.

Agar UMKM memberi harapan kepada yang lain dan memberi kesejahteraan bagi pelaku, menurut pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu, perlu ada sentuhan khusus, teknologi informasi, untuk mempromosikan jenis usaha dan meningkatkan volume perdagangan. Dikatakan, para pelaku usaha di atas UMKM bisa terbilang sukses menjual sebab mereka sudah menggunakan aplikasi teknologi informasi untuk menjual produknya.

"Mereka yang menggunakan penjualan online mampu meningkatkan volume perdagangan," tuturnya.

Dirinya meminta pemerintah dan kementerian terkait untuk memberi pelatihan bagi UMKM bagaimana menggunakan aplikasi teknologi informasi untuk mempromosikan produk dan meningkatkan barang yang dijual. "Mereka perlu diberi pelatihan agar paham cara berdagang model baru yang sedang ngetren, yakni perdagangan lewat onine," ujarnya.

Menurut pria yang akrab dipanggil Gus Jazil itu, banyak keuntungan bila pelaku UMKM menggunakan online dalam usahanya. Keuntungan tersebut adalah, pertama: bisa mempromosikan usahanya secara cepat, murah, dan efisien, dan informasi yang tersebar tidak hanya sebatas di desa, kecamatan, atau kabupaten, tetapi sampai dunia.

Kedua, diakui banyak UMKM yang sudah memiliki toko sendiri. Ada pula yang masih menyewa di bangunan orang lain atau di mal. Nah, dengan adanya penggunaan teknologi informasi tersebut, pelaku UMKM tidak perlu terlalu risau bila tidak memiliki toko. "Biaya sewa toko bisa terpangkas bila pelaku UMKM menggunakan cara seperti ini," tambahnya.

Ketiga, dalam masa pandemi Covid-19, aktivitas pertemuan manusia dibatasi bahkan dilarang. Hal demikian tentu bisa memengaruhi aktivitas perekonomian termasuk UMKM. Nah, dalam masa pandemi Covid-19 sangat tepat bila menggunakan proses perdagangan secara online sebab antara penjual dan pembeli tidak perlu bertemu secara langsung.

"Jadi, UMKM tetap bisa berproduksi dan menjual produknya di masa di mana pembatasan pertemuan antarmanusia diperketat," papar pria yang juga menjadi Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu.

"Meski PSBB, UMKM terus berproduksi dan meraih untung," tambahnya.

Baca Juga

Tag: Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Jazilul Fawaid

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: MPR

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,956.98 3,917.50
British Pound GBP 1.00 19,218.70 19,023.06
China Yuan CNY 1.00 2,196.09 2,173.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,841.84 14,694.16
Dolar Australia AUD 1.00 10,856.81 10,741.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.08 1,896.00
Dolar Singapura SGD 1.00 10,939.66 10,826.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,586.10 17,406.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,597.15 3,557.91
Yen Jepang JPY 100.00 14,156.66 14,011.79
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5059.223 20.822 707
2 Agriculture 1171.729 -22.067 24
3 Mining 1370.434 12.402 47
4 Basic Industry and Chemicals 724.951 10.929 80
5 Miscellanous Industry 866.535 -7.832 53
6 Consumer Goods 1884.335 4.638 60
7 Cons., Property & Real Estate 347.883 3.847 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 838.076 14.829 79
9 Finance 1093.794 -6.183 94
10 Trade & Service 636.535 12.642 175
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 51 66 15 29.41
2 JMAS 133 172 39 29.32
3 AKSI 362 452 90 24.86
4 TFCO 330 412 82 24.85
5 JSKY 244 296 52 21.31
6 AIMS 141 170 29 20.57
7 SOHO 9,475 11,350 1,875 19.79
8 AMIN 228 270 42 18.42
9 ASBI 322 376 54 16.77
10 LRNA 131 150 19 14.50
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 115 107 -8 -6.96
2 PCAR 320 298 -22 -6.88
3 ATIC 585 545 -40 -6.84
4 SSTM 468 436 -32 -6.84
5 SIPD 1,190 1,110 -80 -6.72
6 AALI 10,800 10,075 -725 -6.71
7 BEST 194 181 -13 -6.70
8 ROCK 1,570 1,465 -105 -6.69
9 DNAR 240 224 -16 -6.67
10 AISA 244 228 -16 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,775 28,150 -625 -2.17
2 BBRI 3,200 3,220 20 0.62
3 JSKY 244 296 52 21.31
4 ASRI 117 131 14 11.97
5 BEST 194 181 -13 -6.70
6 MEDC 420 430 10 2.38
7 TLKM 2,820 2,890 70 2.48
8 AISA 244 228 -16 -6.56
9 BBNI 4,720 4,740 20 0.42
10 MDKA 1,575 1,600 25 1.59