Lo Kheng Hong Effect: Saham Global Mediacom Bikin Mabuk Kepayang!

Lo Kheng Hong Effect: Saham Global Mediacom Bikin Mabuk Kepayang! Kredit Foto: Sahamedu

Sosok Lo Kheng Hong menjadi populer dalam beberapa waktu terakhir. Bagaimana tidak, investor value dengan julukan Warrent Buffet-nya Indonesia itu justru agresif menjalankan investasi di pasar saham hingga akhirnya meraup cuan besar-besaran. 

Yang paling menjadi sorotan saat ini adalah aksi Lo Kheng Hong yang secara jor-joran memborong saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR), emiten MNC Group yang dimiliki oleh Hary Tanoesoedibjo. Dalam suratnya di keterbukaan informasi, Lo Kheng Hong melaporkan persentase kepemilikan saham di Global Mediacom meningkat dari 1,14% menjadi 6,14%. 

Baca Juga: Warren Buffett-nya RI Suntik Ratusan Miliar Rupiah ke Emiten HT

Peningkatan tersebut terjadi setelah ia melakukan tujuh kali transaksi pembelian saham Global Mediacom dalam kurun waktu 5 Agustus hingga 11 Agustus 2020. dalam tujuh kali transaksi itu, Lo Kheng Hong membeli sebanyak 767.145.600 lembar saham Global Mediacom dengan total nilai transaksi mencapai  Rp144.439.120.000.

Sontak saja, aksi tersebut berimbas signifikan terhadap pergerakan saham bersandi BMTR dalam beberapa waktu terakhir. Sejak pembelian hari pertama pada 5 Agustus 2020 hingga saat ini, Lo Kheng Hong sudah menguasai saham BMTR hampir sebulan lamanya. Dalam kurun waktu yang sama, saham BMTR tercatat sudah mengalami kenaikan hingga 4,44% dalam sebulan. 

Baca Juga: Bursa Asia Rontok Berjamaah, IHSG Ditutup Merah 0,12%

Persentase kenaikan harga saham BMTR dalam sepekan terakhir mencatatkan angka yang lebih tinggi, yakni hingga 6,38%. Apresiasi itu jika dihitung selama tiga bulan ke belakang angkanya bisa membuat mabuk kepayang, yakni menembus 63,93%. 

Tren kenaikan tersebut masih berlanjut sampai dengan hari ini, Rabu, 26 Agustus 2020. Dilansir dari RTI, pagi tadi harga saham BMTR meroket hingga ke level tertinggi di angka Rp2.040 per saham. Sementara itu, pada penutupan sesi I, saham BMTR terapresiasi 0,25% dan bertengger di angka Rp2.000 per saham. Akumulasi beli atas saham BMTR per siang ini mencapai Rp2,80 juta.  

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini