Portal Berita Ekonomi Jum'at, 18 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:03 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 41,20 USD/barel.
  • 13:03 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 43,56 USD/barel.
  • 13:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Euro pada level 1,1855 USD/EUR.
  • 13:02 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Poundsterling pada level 1,2969 USD/GBP.
  • 13:01 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yen pada level 104,78 JPY/USD.
  • 13:01 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.954 USD/troy ounce.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,19% pada penutupan sesi I.

Didukung Singapura, Indonesia Siap Tak Membela China Jika...

Didukung Singapura, Indonesia Siap Tak Membela China Jika...
WE Online, Jakarta -

Tharman Shanmugaratnam selaku Menteri Koordinator Kebijakan Sosial Singapura menegaskan jika pengaruh negara-negara ASEAN terhadap kebijakan politik luar negeri Amerika Serikat maupun China tak bisa dipandang sebelah mata.

Tharman Shanmugaratnam menjelaskan jika ASEAN tidak boleh memihak antara AS maupun China dalam konflik dua negara besar tersebut di Asia.

Baca Juga: Jet Mata-Mata AS Hampiri Latihan Militer China, Beijing Murka

Hal ini disampaikan Tharman dalam sebuah forum internasional di Singapura.

"Kami pikir ketegangan AS-China sebagai salah satu jebakan bagi banyak negara lain," kata Tharman dalam forum yang diselenggarakan oleh Standard Chartered Bank, Selasa (25/8/2020), seperti dikutip dari SCMP.

Tharman mengutip contoh tetangga Indonesia yang digambarkan sebagai negara 'bukan penurut' karena Indonesia punya ekonomi yang besar, kemakmuran, dan peluang yang diberikan pemerintah kepada warganya.

"ASEAN juga bukan penurut. Kami akan membuat keputusan sesuai dengan kepentingan nasional kami masing-masing. Kami ingin hubungan baik dengan China dan Amerika," kata Tharman.

Dia menambahkan mungkin ada beberapa peluang untuk negara-negara tertentu di Asia Tenggara berbisnis dengan Beijing yang disebut strategi China Plus One untuk mengelola risiko geopolitik dengan menempatkan fasilitas di negara-negara Asia lain.

Namun itu hanya sebatas kesepakatan bisnis saja bukan condongnya negara-negara ASEAN kepada salah satu pihak.

Tharman mengharapkan ketegangan AS-Tiongkok tidak peduli siapa yang menang, mengingat bagaimana faktor-faktor yang mengarah pada hubungan bilateral yang tegang.

"Baik AS dan China harus melakukan penyesuaian dan keduanya juga harus melakukannya dengan cara yang tidak hanya tentang memberi dan menerima hubungan bilateral, tetapi tentang memperkuat sistem multilateral karena itu untuk kepentingan mereka berdua," ujarnya.

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia dengan jumlah penduduk 273 juta, di mana sekitar 50 hingga 55 juta merupakan bagian dari kelas menengah memiliki pasar domestik yang cukup besar walau tanpa AS dan China.

"Kita bukan negara kecil. Kenapa harus berpihak? Kita punya pasar yang besar," kata Luhut.

Partner Sindikasi Konten: Pikiran Rakyat

Baca Juga

Tag: Singapura, China (Tiongkok), Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), Asia Pasifik, Militer

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Antara/M Risyal Hidayat

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,956.98 3,917.50
British Pound GBP 1.00 19,218.70 19,023.06
China Yuan CNY 1.00 2,196.09 2,173.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,841.84 14,694.16
Dolar Australia AUD 1.00 10,856.81 10,741.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.08 1,896.00
Dolar Singapura SGD 1.00 10,939.66 10,826.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,586.10 17,406.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,597.15 3,557.91
Yen Jepang JPY 100.00 14,156.66 14,011.79
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5038.401 -20.081 707
2 Agriculture 1193.796 7.348 24
3 Mining 1358.032 -9.569 47
4 Basic Industry and Chemicals 714.022 -11.568 80
5 Miscellanous Industry 874.367 10.004 53
6 Consumer Goods 1879.697 -11.533 60
7 Cons., Property & Real Estate 344.036 8.558 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 823.247 -0.233 79
9 Finance 1099.977 -8.669 94
10 Trade & Service 623.893 -0.430 175
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 290 362 72 24.83
2 YPAS 310 384 74 23.87
3 AISA 199 244 45 22.61
4 KICI 212 258 46 21.70
5 SOHO 7,900 9,475 1,575 19.94
6 SSTM 408 468 60 14.71
7 SIPD 1,040 1,190 150 14.42
8 KIJA 145 165 20 13.79
9 PORT 460 520 60 13.04
10 BEST 173 194 21 12.14
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 39 36 -3 -7.69
2 ARGO 1,730 1,610 -120 -6.94
3 TRJA 202 188 -14 -6.93
4 OASA 376 350 -26 -6.91
5 INTD 175 163 -12 -6.86
6 SAPX 2,190 2,040 -150 -6.85
7 ROCK 1,685 1,570 -115 -6.82
8 TUGU 1,400 1,305 -95 -6.79
9 PTIS 179 167 -12 -6.70
10 INPS 1,425 1,330 -95 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 AISA 199 244 45 22.61
2 BBRI 3,260 3,200 -60 -1.84
3 BBCA 28,750 28,775 25 0.09
4 BEST 173 194 21 12.14
5 BBNI 4,870 4,720 -150 -3.08
6 MDKA 1,530 1,575 45 2.94
7 ZINC 137 136 -1 -0.73
8 TLKM 2,790 2,820 30 1.08
9 SSIA 430 432 2 0.47
10 PGAS 1,085 1,050 -35 -3.23