Portal Berita Ekonomi Sabtu, 31 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,95% pada level 24.107.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 2,56% pada level 2.267.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 1,52% pada level 22.977.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 1,47% pada level 3.224.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,99% pada level 2.426.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,22% pada level 5.569.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,32% terhadap Yuan pada level 6,6933 CNY/USD.

Trump Bilang Bakal Tarik Ribuan Pasukan dari Irak, Kapan?

Trump Bilang Bakal Tarik Ribuan Pasukan dari Irak, Kapan?
WE Online, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan niat pengurangan pasukan AS di Irak; bagian dari usaha menarik militernya di luar negeri.

Melalui akun Twitter-nya, @realDonaldTrump, pada Sabtu (29/8), ia menautkan sebuah laporan yang dirilis oleh One American News Network.

Laporan itu mengklaim, "AS bermaksud untuk mengurangi kehadiran militernya di Irak dari 5.200 menjadi 3.500 prajurit." Artinya, ada 1.700 prajurit yang akan ditarik oleh AS.

Baca Juga: Sanksi Donald Trump ke Huawei: Bahayakan Industri Chip & HP Dunia

Baca Juga: Amerika Sanksi Peneliti Vaksin COVID-19 Moskow, Rusia Murka!

"AS berencana untuk menghentikan kehadiran militer di Irak," cuit Trump dalam unggahannya tersebut tanpa memberikan komentar apapun terkait dengan data yang disebutkan dalam laporan.

Sebelumnya, mengutip TASS, seorang pejabat senior mengatakan, AS akan terus mengurangi kehadiran militernya di Irak meski belum ada skala waktu tertentu dan berapa jumlah pasukan yang akan ditarik.

The Wall Street Journal sebelumnya melaporkan Trump membahas masalah ini dengan Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi selama pertemuan mereka di Gedung Putih pada 20 Agustus.

AS sendiri sudah mengirim pasukan ke Irak sejak 2003. Pada 3 Januari tahun ini, pasukan AS melakukan serangan rudal di dekat bandara Baghdad, menewaskan Jenderal Iran Qasem Suleimani.

Sebagai tanggapan, Teheran menyerang dua pangkalan Irak yang digunakan oleh militer AS. Serangan AS terhadap kelompok Syiah di Irak telah dikecam oleh pemerintah Irak. Pada 5 Januari, Parlemen Irak mengadopsi resolusi yang menuntut penarikan penuh semua pasukan asing.

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Baca Juga

Tag: Donald Trump, Irak, Amerika Serikat (AS)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Antara/REUTERS/Joshua Roberts

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,936.61 3,897.23
British Pound GBP 1.00 19,250.06 19,052.67
China Yuan CNY 1.00 2,203.01 2,179.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,763.45 14,616.55
Dolar Australia AUD 1.00 10,535.20 10,427.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.96 1,885.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,862.67 10,752.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,459.26 17,279.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,547.20 3,508.53
Yen Jepang JPY 100.00 14,099.37 13,955.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10