Portal Berita Ekonomi Sabtu, 24 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,54% pada level 24.918.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka menguat 0,24% pada level 2.360.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,18% pada level 23.516.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,04% pada level 3.277.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,29% pada level 2.535.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 1,07% pada level 5.847.
  • 16:13 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,19% terhadap Yuan pada level 6,6721 CNY/USD.
  • 16:08 WIB. Valas - Rupiah ditutup tertahan terhadap Dollar AS pada level 14.660 IDR/USD.

Surprise dari Sawit: Ini Masa Depan untuk Indonesia

Surprise dari Sawit: Ini Masa Depan untuk Indonesia
WE Online, Jakarta -

Selidik punya selidik, cangkang kelapa sawit (Palm Kernel Shell/PKS) asal Indonesia telah menjadi primadona di pasar global khususnya di Jepang, China, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Polandia.

PKS tersebut dimanfaatkan sebagai sumber pembangkit listrik tenaga bioenergi karena memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi. Melalui ekspor, pemerintah Indonesia telah memperoleh devisa senilai US$250 juta per tahun dengan rincian kontribusi pajak mencapai US$55 juta per tahun.

Baca Juga: Kelapa Sawit: Bersahabat dengan Lingkungan!

Data APCASI (Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia) mencatat, selama satu dekade terakhir, produksi PKS di Indonesia terus meningkat. Sepanjang tahun 2019, produksi PKS di Indonesia mencapai 9,97 juta ton dengan volume ekspor 1,72 juta ton atau sekitar 17,25 persen dari total produksi.

Sebagai informasi, Indonesia saat ini memproduksi rata-rata 48 juta ton minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) per tahun. Bila dikonversikan, CPO dihasilkan sekitar 23 persen dari buah sawit. Sementara, cangkang kelapa sawit dihasilkan sekitar 5-6 persen dari buah sawit.

Ketua Umum APCASI, Dikki Akhmar, mengatakan, "Yang kita ekspor baru mencapai 1,7–2 juta ton. Berarti, hanya sekitar 18-20 persen. Sisanya masih banyak. Ke mana itu sisanya? Sebagian besar sudah diserap kebutuhan industri dalam negeri, khususnya digunakan oleh pabrik kelapa sawitnya sendiri. Sisanya masih banyak di daerah terpencil yang tidak bisa digunakan karena faktor logistik yang susah dan tidak lagi bernilai komersil."

Khusus untuk Jepang, pascatragedi nuklir Fukushima pada 2011 silam, PKS sebagai sumber bioenergi mulai dilirik oleh Jepang. Tidak hanya itu, hal lain yang membuat permintaan cangkang sawit ke Jepang sangat besar adalah karena adanya kebijakan pemerintah khususnya METI (Ministry of Economy, Trade and Industry) yang menjadikan cangkang sawit dalam FIT tariff sebagai biomassa.

Bahkan, perusahaan pembangkit listrik yang menggunakan cangkang sawit sebagai bahan baku baku akan mendapatkan insentif kurang lebih 1,5 Yen per kWh. Hingga saat ini, Jepang mengimpor sekitar 1,2 juta ton cangkang sawit per tahun.

Dengan kondisi ini, lebih lanjut Dikki menjelaskan, "Karena itu, masuk akal bila anggota APCASI yang berkontrak dengan perusahaan pembangkit listrik di Jepang umumnya kontrak jangka panjang. Ada yang berkontrak selama 15 tahun. Ada juga yang 10 tahun."

Sangat jelas terlihat bukan, tidak hanya minyak kelapa sawit, bahkan cangkang sawit pun mampu menggambarkan masa depan posisi komoditas strategis Indonesia ini. Melonjaknya permintaan cangkang sawit dari Jepang ini juga diamini oleh mantan Kepala BPDPKS, Bayu Krisnamurthi.

"Anda bayangkan nanti kalau petani nilainya tidak hanya dilihat dari minyak, tetapi dilihat juga dari biomassa yang mereka hasilkan. Sawit adalah produsen biomassa terbesar dari semua tanaman komersial. Sekitar 28 ton per hektare biomassa yang dihasilkan oleh sawit. Itu paling besar dibandingkan dengan yang lain," kata Bayu.

Lebih lanjut dia menegaskan, "Jangan lagi terulang kisah gas. Barang bagus kita jual murah dan kemudian beli barang jelek, mahal lagi. Kita harus mulai dari sekarang untuk cangkang, bungkil kelapa sawit untuk dijadikan energi yang ramah lingkungan. Oleh sebab itu, pemerintah harus memiliki strategi yang tegas. Cangkang dan bungkil kelapa sawit harus dimanfaatkan di dalam negeri karena dunia luar saat ini mencari cangkang dan bungkil sawit."

Baca Juga

Tag: Agribisnis, Sawit, Ekspor

Penulis: Ellisa Agri Elfadina

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Irwansyah Putra

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.47 3,909.96
British Pound GBP 1.00 19,360.36 19,166.25
China Yuan CNY 1.00 2,215.33 2,193.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,811.69 14,664.31
Dolar Australia AUD 1.00 10,554.81 10,442.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.19 1,892.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.61 10,800.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,485.20 17,305.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.25 3,534.42
Yen Jepang JPY 100.00 14,145.44 14,000.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5112.188 20.372 706
2 Agriculture 1162.155 9.913 24
3 Mining 1435.499 5.179 47
4 Basic Industry and Chemicals 765.630 -1.582 80
5 Miscellanous Industry 951.694 22.664 53
6 Consumer Goods 1825.836 15.501 60
7 Cons., Property & Real Estate 323.756 11.438 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 812.761 -9.712 79
9 Finance 1127.096 1.833 93
10 Trade & Service 636.513 -0.535 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 376 470 94 25.00
2 BOLT 505 630 125 24.75
3 POLL 4,330 5,400 1,070 24.71
4 JSPT 920 1,135 215 23.37
5 PDES 202 244 42 20.79
6 JAWA 82 99 17 20.73
7 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
8 SMSM 1,260 1,400 140 11.11
9 PALM 280 310 30 10.71
10 GEMA 308 338 30 9.74
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 100 93 -7 -7.00
2 AIMS 129 120 -9 -6.98
3 BAJA 101 94 -7 -6.93
4 PBSA 650 605 -45 -6.92
5 TIRA 260 242 -18 -6.92
6 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
7 DMMX 188 175 -13 -6.91
8 YPAS 290 270 -20 -6.90
9 ESIP 117 109 -8 -6.84
10 OKAS 103 96 -7 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
2 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
3 TLKM 2,700 2,630 -70 -2.59
4 ANTM 1,085 1,085 0 0.00
5 ASRI 151 149 -2 -1.32
6 AGRO 370 350 -20 -5.41
7 BRPT 945 925 -20 -2.12
8 BBRI 3,300 3,290 -10 -0.30
9 BEST 179 182 3 1.68
10 PWON 404 416 12 2.97