Portal Berita Ekonomi Jum'at, 02 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup tertahan pada level 23.185.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,10% pada level 2.493.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,50% pada level 5.895.
  • 16:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,37% terhadap Yuan pada level 6,7910 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,30% terhadap Dollar AS pada level 14.835 IDR/USD.

Anies Baswedan Mulai Kehilangan Arah

Anies Baswedan Mulai Kehilangan Arah
WE Online, Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mewacanakan untuk meniadakan isolasi mandiri di rumah bagi pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG). Namun, wacana ini mendapat kritikan dari anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP.

Menurut anggota DPRD DKI Jakarta Bidang Komisi E, Johny Simanjuntak, Gubernur Anies seperti kehiangan arah dalam menangani persoalan Covid-19 di Jakarta. "Kalau nggak ada lagi isolasi mandiri, dari mana daya tampung di Jakarta, jadi nggak nyambung," katanya kepada Republika.co.id, Rabu (2/9/2020).

Baca Juga: Alih-alih Injak Rem Darurat, Anies Klaim Covid-19 Terkendali

"Apalagi OTG, terus mau diisolasi di mana. Saya pikir Pak Gubernur sudah mulai seperti mengalami proses disorientasi, kehilangan arah ini," katanya lagi.

Menurut Johny, isolasi mandiri dilakukan di rumah bila kondisi rumah sakit yang tidak memadai. Saat ini, diketahui kapasitas rumah sakit mencapai 70 persen. Maka dari itu, isolasi mandiri adalah tindakan yang tepat untuk orang yang tanpa bergejala.

"Kenapa ada isolasi mandiri itu? Isolasi mandiri kan dianggap tidak mungkin mampu rumah sakit menampung semua orang Covid. Maka, dilakukanlah upaya isolasi mandiri. RS kan bukan hanya menampung yang terkena Covid," ujarnya.

Johny menyampaikan, sebaiknya Pemprov DKI Jakarta memberdayakan satgas Covid-19 di tingkat kelurahan untuk merawat pasien isolasi mandiri. Di sisi lain, dia meminta, seluruh elemen masyarakat proaktif dalam menangani virus corona.

"Kalau emang khawatir ada kalster keluarga, di sinilah peranan petugas kesehatan. Kita punya petugas puskesmas. Petugas itulah yang dianjurkan untuk terus mendatangi setiap keluarga yang memang ada terkena Covid-19 dan diisolasi mandiri di rumah, harus aktif, kan setiap kelurahan ada," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, di masa mendatang tidak akan ada isolasi mandiri di rumah bagi pasien Covid-19. Anies mengatakan, Pemprov DKI sedang menyiapkan regulasi agar isolasi pasien Covid-19 diatur oleh pemerintah.

"Ini sedang disiapkan regulasinya bahwa isolasi itu dikelola oleh pemerintah sehingga bisa lebih efektif dalam memutus mata rantai. Karena, tidak semua dari mereka yang terpapar tanpa gejala bisa melakukan isolasi dengan baik di rumahnya masing-masing," kata Anies di Kawasan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (1/9/2020).

Anies menyebut, nantinya semua pasien positif corona akan diisolasi di fasilitas kesehatan pemerintah. Mantan Menteri Pendidikan itu menilai, masyarakat masih belum disiplin dalam melakukan isolasi mandiri di rumah.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta), Covid-19, Anies Baswedan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,985.92 3,946.15
British Pound GBP 1.00 19,342.80 19,147.38
China Yuan CNY 1.00 2,201.89 2,179.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,950.38 14,801.62
Dolar Australia AUD 1.00 10,729.89 10,621.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,929.13 1,909.74
Dolar Singapura SGD 1.00 10,963.10 10,853.22
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,550.25 17,369.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,608.59 3,568.38
Yen Jepang JPY 100.00 14,170.98 14,028.64
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4970.094 100.055 707
2 Agriculture 1167.701 30.233 24
3 Mining 1351.537 19.514 47
4 Basic Industry and Chemicals 725.653 16.142 80
5 Miscellanous Industry 843.234 22.937 53
6 Consumer Goods 1841.415 12.461 60
7 Cons., Property & Real Estate 343.048 2.431 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.016 39.071 79
9 Finance 1067.435 27.672 94
10 Trade & Service 631.891 0.682 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 163 220 57 34.97
2 OKAS 109 147 38 34.86
3 DPUM 56 75 19 33.93
4 KPAS 57 76 19 33.33
5 TRUK 137 175 38 27.74
6 ESIP 143 178 35 24.48
7 ARGO 1,650 2,000 350 21.21
8 HOMI 790 955 165 20.89
9 SKBM 264 318 54 20.45
10 MTPS 308 370 62 20.13
No Code Prev Close Change %
1 PAMG 100 93 -7 -7.00
2 BALI 1,000 930 -70 -7.00
3 PCAR 372 346 -26 -6.99
4 TIRA 264 246 -18 -6.82
5 SOHO 8,875 8,275 -600 -6.76
6 WOWS 89 83 -6 -6.74
7 WAPO 89 83 -6 -6.74
8 DART 238 222 -16 -6.72
9 INTA 238 222 -16 -6.72
10 AIMS 149 139 -10 -6.71
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 2,560 2,750 190 7.42
2 TOWR 1,035 1,060 25 2.42
3 BBRI 3,040 3,160 120 3.95
4 KBAG 94 88 -6 -6.38
5 FIRE 282 312 30 10.64
6 DEAL 226 234 8 3.54
7 KAEF 2,890 3,180 290 10.03
8 BRPT 790 830 40 5.06
9 KLBF 1,550 1,610 60 3.87
10 BRIS 750 795 45 6.00