Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Tiga Faktor Ini Jadi Pemicu Penurunan Kinerja Pertamina

Tiga Faktor Ini Jadi Pemicu Penurunan Kinerja Pertamina
WE Online, Jakarta -

Kerugian yang diderita PT Pertamina (Persero) di sepanjang Semester I/2020 terus jadi polemik. Sebagian pihak mempermasalahkan kinerja minus tersebut, namun sebagian pihak justru masih mengapresiasi capaian maksimal BUMN tersebut bila dibandingkan kinerja kompetitor di industri yang sama justru mengalami kerugian yang jauh lebih dalam. Menurut Anggota Komisi VI DPR RI, Ramson Siagian, ada banyak faktor yang menjadi pemicu turunnya kinerja Pertamina. Dengan mengurai masing-masing faktor tersebut, pihak Pertamina diharapkan dapat memperbaiki kinerjanya dalam setahun ke depan, sehingga dapat diharapkan mulai meraup laba. “Setidaknya ada tiga faktor yang memicu anjloknya kinerja (Pertamina) di awal tahun. Pertama soal penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang membuat permintaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas jadi berkurang,” ujar Ramson, dalam keterangan resminya, Rabu (2/9).

 

Sedangkan meski harga minyak mentah dunia (crude oil) pada saat yang sama juga mengalami penurunan, menurut Ramson, namun BBM yang dikonsumsi masyarakat rata-rata sudah dikontrak lima bulan sebelumnya. Artinya, penurunan konsumsi terjadi justru di saat harga beli crude oil sedang tinggi. “Dan jangan lupakan faktor selisih mata uang rupiah terhadap dollar AS. Fluktuasi nilai tukar juga cukup mengganggu posisi arus kas Pertamina. Belum lagi ditambah soal penyelesaian kewajiban pendapatan kompensasi kepada pemerintah senilai Rp90 triliun,” tutur Ramson.

Sedangkan faktor ketiga, lanjut Ramson, yaitu anjloknya harga minyak mentah di sektor hulu. Dengan kombinasi dampak dari tiga faktor itu saja, Ramson mengaku bisa memaklumi turunnya kinerja Pertamina di awal tahun ini.”Tinggal dengan kita sudah pahami betul penyebabnya, harapannya ada perbaikan dalam satu tahun mendatang, sehingga selanjutnya sudah bisa mulai untung,” tegas Ramson.

Baca Juga

Tag: PT Pertamina (Persero), Komisi VI DPR RI

Penulis/Editor: Taufan Sukma

Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,956.98 3,917.50
British Pound GBP 1.00 19,218.70 19,023.06
China Yuan CNY 1.00 2,196.09 2,173.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,841.84 14,694.16
Dolar Australia AUD 1.00 10,856.81 10,741.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.08 1,896.00
Dolar Singapura SGD 1.00 10,939.66 10,826.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,586.10 17,406.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,597.15 3,557.91
Yen Jepang JPY 100.00 14,156.66 14,011.79
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5059.223 20.822 707
2 Agriculture 1171.729 -22.067 24
3 Mining 1370.434 12.402 47
4 Basic Industry and Chemicals 724.951 10.929 80
5 Miscellanous Industry 866.535 -7.832 53
6 Consumer Goods 1884.335 4.638 60
7 Cons., Property & Real Estate 347.883 3.847 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 838.076 14.829 79
9 Finance 1093.794 -6.183 94
10 Trade & Service 636.535 12.642 175
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 51 66 15 29.41
2 JMAS 133 172 39 29.32
3 AKSI 362 452 90 24.86
4 TFCO 330 412 82 24.85
5 JSKY 244 296 52 21.31
6 AIMS 141 170 29 20.57
7 SOHO 9,475 11,350 1,875 19.79
8 AMIN 228 270 42 18.42
9 ASBI 322 376 54 16.77
10 LRNA 131 150 19 14.50
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 115 107 -8 -6.96
2 PCAR 320 298 -22 -6.88
3 ATIC 585 545 -40 -6.84
4 SSTM 468 436 -32 -6.84
5 SIPD 1,190 1,110 -80 -6.72
6 AALI 10,800 10,075 -725 -6.71
7 BEST 194 181 -13 -6.70
8 ROCK 1,570 1,465 -105 -6.69
9 DNAR 240 224 -16 -6.67
10 AISA 244 228 -16 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,775 28,150 -625 -2.17
2 BBRI 3,200 3,220 20 0.62
3 JSKY 244 296 52 21.31
4 ASRI 117 131 14 11.97
5 BEST 194 181 -13 -6.70
6 MEDC 420 430 10 2.38
7 TLKM 2,820 2,890 70 2.48
8 AISA 244 228 -16 -6.56
9 BBNI 4,720 4,740 20 0.42
10 MDKA 1,575 1,600 25 1.59