Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Indonesia Rentan Covid-19, Inggris Kirim Dana Bantuan Rp987 Juta

Indonesia Rentan Covid-19, Inggris Kirim Dana Bantuan Rp987 Juta
WE Online, Jakarta -

Pemerintah Inggris melalui kedutaan besarnya di Indonesia membantu dana Rp987 juta pada organisasi nirlaba laporcovid19 untuk membangun peta kerentanan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Duta Besar Inggris Owen Jenkins mengatakan dukungan berupa dana proyek sebesar Rp 987 juta tersebut akan diberikan kepada platform digital laporcovid untuk mengelola tata kelola data di wilayah-wilayah terkena dampak Covid-19 terutama di Jawa Timur, Jawa Barat, termasuk Jakarta.

Baca Juga: Waduh, Pemerintah Mengakui Kasur Pasien Covid-19 Terisi Sesak

"Dukungan ini diharapkan untuk mempermudah kolaborasi tata kelola data sehingga dapat menangani Covid-19 dengan cepat dan terintegrasi. Dukungan dapat membantu dalam pelibatan-pelibatan penting pada Covid-19," kata Jenkins dalam webinar Toward Better Data on Covid-19 In Jakarta (Menuju Data Covid-19 lebih baik di Jakarta), Kamis (3/9/2020).

Jenkins berharap proyek yang nantinya melibatkan Pemprov DKI Jakarta ini mampu memperluas data yang dimiliki oleh Pemprov DKI di laman corona.jakarta.go.id, dengan akses dan penggambaran kondisi faktual di Jakarta.

"Proyek ini terdesain pandemic form ability index, berdasarkan persepsi indeks setiap kelurahan, kondisi sosial, hingga kasus baru covid-19 setiap hari. Dengan hadirnya proyek kolaborasi ini, kami harapkan Jakarta bisa bersama mengatasi pandemi Covid-19," ucap Jenkins.

Adapun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memandang dengan kolaborasi tiga pihak ini yakni Pemprov DKI mendukung persoalan data, mampu memberikan kemajuan dalam langkah penanganan Covid-19 dengan indeks kerentanan pandemi yang sedang dikembangkan.

"Kami berharap ini menjadi salah satu instrumen kunci dalam menavigasi tantangan untuk menghentikan pandemi. Kami benar-benarmengapresiasi kerja sama ini dan kami berharap ke depannya bisa semakin diperkuat untuk semakin produktif. Ini adalah tanda dari persahabatan dua negara dan Jakarta mewakili Indonesia bisa memperkuat kerja sama persahabatan ini," tutur Anies.

Proyek ini, nantinya akan menghasilkan dan memutakhirkan data Indeks Kerentanan Pandemik (Pandemic Vulnerability Index atau "PVI") di DKI Jakarta berdasarkan Indeks Persepsi Risiko (Risk Perception Index atau "RPI"), serta kondisi sosial (pasar tradisional, fasilitas kesehatan, kereta api / terminal bus, dll) di setiap kelurahan dan data statistik Covid-19.

"Kita ingin data-data baik yang terkumpul, yang jumlahnya amat banyak untuk dianalisa, untuk membuat perencanaan ke depan. Faktor-faktor apa saja yang memberikan kontribusi kepada tingkat penularan. Itu semua muncul dari pengumpulan data yang lengkap dengan jumlah yang besar," tutur Anies.

Wakil inisiator sekaligus Wakil Ketua laporcovid19, Irma Hidayana, mengatakan dana Rp 987 juta tersebut untuk membangun peta kerentanan di Jakarta dengan dilengkapi komponen di setiap kelurahan, bagaimana persepsi resiko terhadap pandemi, ada variabel lain misalnya tingkat kepadatan wilayah misalnya ada perkantoran, perlintasan krl, stasiun kereta atau pasar.

"Kita membangun variabel dan formula menentukan skor tingkat kerentanan wilayah tersebut seperti apa. Tujuannya agar dapat dianalisa demi membantu membaca 'projectory', membuat perencanaan ke depan. Harapannya kita tahu apa yang harus diperbuat dengan efektif agar rantai penyebaran Covid-19 bisa diputus," ucap Irma menambahkan.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Virus Corona, Covid-19, Inggris

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Rahmat Saepulloh

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,956.98 3,917.50
British Pound GBP 1.00 19,218.70 19,023.06
China Yuan CNY 1.00 2,196.09 2,173.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,841.84 14,694.16
Dolar Australia AUD 1.00 10,856.81 10,741.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.08 1,896.00
Dolar Singapura SGD 1.00 10,939.66 10,826.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,586.10 17,406.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,597.15 3,557.91
Yen Jepang JPY 100.00 14,156.66 14,011.79
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5059.223 20.822 707
2 Agriculture 1171.729 -22.067 24
3 Mining 1370.434 12.402 47
4 Basic Industry and Chemicals 724.951 10.929 80
5 Miscellanous Industry 866.535 -7.832 53
6 Consumer Goods 1884.335 4.638 60
7 Cons., Property & Real Estate 347.883 3.847 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 838.076 14.829 79
9 Finance 1093.794 -6.183 94
10 Trade & Service 636.535 12.642 175
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 51 66 15 29.41
2 JMAS 133 172 39 29.32
3 AKSI 362 452 90 24.86
4 TFCO 330 412 82 24.85
5 JSKY 244 296 52 21.31
6 AIMS 141 170 29 20.57
7 SOHO 9,475 11,350 1,875 19.79
8 AMIN 228 270 42 18.42
9 ASBI 322 376 54 16.77
10 LRNA 131 150 19 14.50
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 115 107 -8 -6.96
2 PCAR 320 298 -22 -6.88
3 ATIC 585 545 -40 -6.84
4 SSTM 468 436 -32 -6.84
5 SIPD 1,190 1,110 -80 -6.72
6 AALI 10,800 10,075 -725 -6.71
7 BEST 194 181 -13 -6.70
8 ROCK 1,570 1,465 -105 -6.69
9 DNAR 240 224 -16 -6.67
10 AISA 244 228 -16 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,775 28,150 -625 -2.17
2 BBRI 3,200 3,220 20 0.62
3 JSKY 244 296 52 21.31
4 ASRI 117 131 14 11.97
5 BEST 194 181 -13 -6.70
6 MEDC 420 430 10 2.38
7 TLKM 2,820 2,890 70 2.48
8 AISA 244 228 -16 -6.56
9 BBNI 4,720 4,740 20 0.42
10 MDKA 1,575 1,600 25 1.59