Portal Berita Ekonomi Jum'at, 02 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup tertahan pada level 23.185.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,10% pada level 2.493.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,50% pada level 5.895.
  • 16:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,37% terhadap Yuan pada level 6,7910 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,30% terhadap Dollar AS pada level 14.835 IDR/USD.

Turki-Yunani Bentrok, Rusia Justru Gelar Latihan di Mediterania

Turki-Yunani Bentrok, Rusia Justru Gelar Latihan di Mediterania
WE Online, Ankara -

Angkatan laut Turki mengatakan Rusia akan mengadakan dua latihan angkatan laut di Mediterania timur minggu depan. Langkah ini diyakini dapat memicu gesekan di tengah ketegangan di wilayah kaya energi itu.

"Kapal perang Rusia akan melakukan latihan tembak antara 8-22 September dan 17-25 September," kata situs angkatan laut Turki pada Rabu malam seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (3/9/2020).

Baca Juga: Erdogan Siap Perang, Uni Eropa dan Yunani Paksa Turki...

Pernyataan ini mendesak Moskow untuk tidak mengganggu studi seismik oleh kapal survei Turki di selatan pulau Kastellorizo Yunani dan di lepas semenanjung Karpas Siprus.

Juru bicara Angkatan Laut Rusia Igor Dygalo tidak segera menanggapi permintaan komentar. Sementara Igor Korotchenko, kepala Pusat Analisis Perdagangan Senjata Dunia di Moskow, mengatakan latihan itu adalah unjuk kekuatan Rusia terhadap NATO dan bukan upaya untuk mendukung Turki.

"Kami memang memiliki hubungan ekonomi dan pertahanan yang kuat dengan Turki, tetapi kebijakan kami adalah menghindari dukungan dari kedua belah pihak dalam perselisihan ini," katanya melalui telepon.

"Turki cukup mampu menjaga kepentingannya sendiri," cetusnya.

Turki dan NATO tengah berselisih atas pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia oleh Ankara. Turki juga bertentangan dengan Uni Eropa atas sengketa teritorialnya dengan anggota blok itu Yunani dan Siprus.

Kekuatan Uni Eropa, Prancis, baru-baru ini telah meningkatkan kehadiran militernya di wilayah tersebut untuk menopang negara-negara tersebut.

“Ada orang-orang yang datang dari ribuan kilometer dan mencoba untuk menggertak, mengklaim hak dan memainkan peran malaikat pelindung,” kata Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar dalam sebuah postingan di Twitter, dengan referensi yang jelas ke Prancis.

“(Turki) tidak mungkin menerima ini, mereka akan kembali secepat mereka datang,” imbuhnya.

Eksplorasi energi Turki di Mediterania timur telah memicu ketegangan dengan Yunani dan Siprus yang berakar pada interpretasi yang bertentangan tentang perbatasan laut, serta perseteruan antara Turki dan Siprus atas cadangan gas di sekitar pulau itu, yang sepertiga utaranya dikendalikan oleh pasukan Turki.

Ketegangan baru muncul minggu ini ketika Amerika Serikat (AS) melonggarkan embargo senjata yang telah berlangsung selama puluhan tahun di Siprus. Turki mengutuk langkah itu dan mendesak Washington untuk membatalkannya, dengan mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil "langkah timbal balik" untuk melindungi warga Siprus yang berbahasa Turki.

Pasukan Turki merebut sepertiga utara Siprus pada tahun 1974, menyusul upaya kudeta di mana junta militer di Athena berusaha untuk menyatukan Siprus dengan Yunani. Republik Siprus secara resmi memiliki kedaulatan atas seluruh pulau, meskipun pada dasarnya tetap terbagi.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Rusia, Militer Rusia, Mediterania, Militer

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Anton Vaganov

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,985.92 3,946.15
British Pound GBP 1.00 19,342.80 19,147.38
China Yuan CNY 1.00 2,201.89 2,179.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,950.38 14,801.62
Dolar Australia AUD 1.00 10,729.89 10,621.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,929.13 1,909.74
Dolar Singapura SGD 1.00 10,963.10 10,853.22
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,550.25 17,369.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,608.59 3,568.38
Yen Jepang JPY 100.00 14,170.98 14,028.64
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4970.094 100.055 707
2 Agriculture 1167.701 30.233 24
3 Mining 1351.537 19.514 47
4 Basic Industry and Chemicals 725.653 16.142 80
5 Miscellanous Industry 843.234 22.937 53
6 Consumer Goods 1841.415 12.461 60
7 Cons., Property & Real Estate 343.048 2.431 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.016 39.071 79
9 Finance 1067.435 27.672 94
10 Trade & Service 631.891 0.682 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 163 220 57 34.97
2 OKAS 109 147 38 34.86
3 DPUM 56 75 19 33.93
4 KPAS 57 76 19 33.33
5 TRUK 137 175 38 27.74
6 ESIP 143 178 35 24.48
7 ARGO 1,650 2,000 350 21.21
8 HOMI 790 955 165 20.89
9 SKBM 264 318 54 20.45
10 MTPS 308 370 62 20.13
No Code Prev Close Change %
1 PAMG 100 93 -7 -7.00
2 BALI 1,000 930 -70 -7.00
3 PCAR 372 346 -26 -6.99
4 TIRA 264 246 -18 -6.82
5 SOHO 8,875 8,275 -600 -6.76
6 WOWS 89 83 -6 -6.74
7 WAPO 89 83 -6 -6.74
8 DART 238 222 -16 -6.72
9 INTA 238 222 -16 -6.72
10 AIMS 149 139 -10 -6.71
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 2,560 2,750 190 7.42
2 TOWR 1,035 1,060 25 2.42
3 BBRI 3,040 3,160 120 3.95
4 KBAG 94 88 -6 -6.38
5 FIRE 282 312 30 10.64
6 DEAL 226 234 8 3.54
7 KAEF 2,890 3,180 290 10.03
8 BRPT 790 830 40 5.06
9 KLBF 1,550 1,610 60 3.87
10 BRIS 750 795 45 6.00