Portal Berita Ekonomi Sabtu, 24 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,54% pada level 24.918.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka menguat 0,24% pada level 2.360.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,18% pada level 23.516.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,04% pada level 3.277.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,29% pada level 2.535.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 1,07% pada level 5.847.
  • 16:13 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,19% terhadap Yuan pada level 6,6721 CNY/USD.
  • 16:08 WIB. Valas - Rupiah ditutup tertahan terhadap Dollar AS pada level 14.660 IDR/USD.

Sutiyoso: Berlatih Terus-terusan, Tak Tahu Bertempur Lawan Siapa

Sutiyoso: Berlatih Terus-terusan, Tak Tahu Bertempur Lawan Siapa

Mantan Panglima Kodam Jaya Letjen TNI (Purn) Sutiyoso mengurai beberapa persoalan di balik kasus penyerangan markas Polsek Ciracas Jakarta Timur, pada Sabtu dini hari, 29 Agustus 2020 oleh sejumlah prajurit TNI.

Sutiyoso mengatakan dia sedikit banyak memahami prajurit tempur di lapangan. Selama 30 tahun di Angkatan Darat, ia mengatakan, 25 tahun berada di pasukan tempur, baik Kostrad maupun Kopassus.

Di dalam prajurit tempur itu, kata dia, didoktrinasi bahwa prajurit tidak boleh ragu ketika ada penugasan. Lalu, jiwa korsa juga ditanamkan. Terakhir, adalah kesetiakawanan. Yang ini, menurutnya, tidak perlu indoktrinasi karena itu tertanam dengan kebersamaan mereka saat latihan atau aktivitas sehari-hari.

Sutiyoso mengatakan, karena prajurit tempur maka mereka terus dilatih setiap hari. Tetapi, latihan juga butuh medan tempur. Dia mengibaratkan seperti petinju yang latihan terus. Tujuannya adalah ingin bertanding di atas ring.

"Dilatih terus-terusan dan itu membosankan. Tidak tahu bertempur dengan siapa. Ini masalah satu yang perlu ditangkap," kata Sutiyoso di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Pesawat TNI AU Tergelincir, Sang Pilot Meninggal Dunia

Dulu, jelasnya, masih ada sejumlah medan yang bisa digunakan. Seperti saat masih ada GAM di Aceh atau di beberapa daerah seperti Kalimantan Barat. Juga ada prajurit tempur diturunkan ke Timor Timur, tapi saat ini tidak ada lagi.

Persoalan kesejahteraan, lanjut Sutiyoso, juga menjadi masalah yang belum pernah diselesaikan. Setingkat Prada, katanya, total gaji sekitar Rp5,3 juta. Jika masih bujangan, masih bisa ditabung dan digunakan untuk membantu keluarga.

Tetapi, saat sudah berkeluarga dan ditambah dengan anak-anaknya maka jumlah itu menjadi sangat sedikit apalagi untuk hidup di daerah seperti Jakarta. Apalagi mereka harus mengontrak rumah karena rumah dinas penuh terisi.

"Jadi kesimpulannya, kesejahteraan sangat minim. Lalu, dia melihat tetangganya, yang dimaksud prajurit-prajurit yang sesama di kodam misalnya yang tugas di teritorial, di kodim kah, di koramil, di korem. Begitu juga dia melihat kepolisian," katanya.

Karena prajurit tempur, kata mantan gubernur DKI Jakarta itu, mereka adalah prajurit yang harus siaga. Tidak bisa mencari tambahan di wilayah teritori seperti yang lain. Jika prajurit ini keluar kandang, lanjutnya, mereka bisa kena hukuman indisipliner jika sewaktu-waktu saat disidak pimpinan tapi tidak ada di tempat.

Prajurit-prajurit ini juga, menurut pria yang akrab disapa Bang Yos, adalah anak-anak muda yang emosinya masih cukup labil yakni yang berusia antara 20-25 tahun.

"Tingkat emosinya juga cukup tinggi dan tidak mudah dikendalikan. Jadi kesimpulan, menurut pandangan saya ada kecemburuan sosial," tuturnya.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Tentara Nasional Indonesia (TNI), Sutiyoso

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Viva

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.47 3,909.96
British Pound GBP 1.00 19,360.36 19,166.25
China Yuan CNY 1.00 2,215.33 2,193.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,811.69 14,664.31
Dolar Australia AUD 1.00 10,554.81 10,442.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.19 1,892.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.61 10,800.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,485.20 17,305.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.25 3,534.42
Yen Jepang JPY 100.00 14,145.44 14,000.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5112.188 20.372 706
2 Agriculture 1162.155 9.913 24
3 Mining 1435.499 5.179 47
4 Basic Industry and Chemicals 765.630 -1.582 80
5 Miscellanous Industry 951.694 22.664 53
6 Consumer Goods 1825.836 15.501 60
7 Cons., Property & Real Estate 323.756 11.438 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 812.761 -9.712 79
9 Finance 1127.096 1.833 93
10 Trade & Service 636.513 -0.535 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 376 470 94 25.00
2 BOLT 505 630 125 24.75
3 POLL 4,330 5,400 1,070 24.71
4 JSPT 920 1,135 215 23.37
5 PDES 202 244 42 20.79
6 JAWA 82 99 17 20.73
7 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
8 SMSM 1,260 1,400 140 11.11
9 PALM 280 310 30 10.71
10 GEMA 308 338 30 9.74
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 100 93 -7 -7.00
2 AIMS 129 120 -9 -6.98
3 BAJA 101 94 -7 -6.93
4 PBSA 650 605 -45 -6.92
5 TIRA 260 242 -18 -6.92
6 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
7 DMMX 188 175 -13 -6.91
8 YPAS 290 270 -20 -6.90
9 ESIP 117 109 -8 -6.84
10 OKAS 103 96 -7 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
2 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
3 TLKM 2,700 2,630 -70 -2.59
4 ANTM 1,085 1,085 0 0.00
5 ASRI 151 149 -2 -1.32
6 AGRO 370 350 -20 -5.41
7 BRPT 945 925 -20 -2.12
8 BBRI 3,300 3,290 -10 -0.30
9 BEST 179 182 3 1.68
10 PWON 404 416 12 2.97