Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Pandangan CEO Nissan Soal Potensi Resesi di Indonesia

Pandangan CEO Nissan Soal Potensi Resesi di Indonesia
WE Online, Jakarta -

Ekonomi dunia masih belum membaik. Sejumlah ekonomi negara terkontraksi bahkan tak sedikit yang masuk resesi akibat pandemi corona. Di sisi lain, pandemi corona turut melemahkan penjualan seluruh sektor tidak terkecuali otomotif.

Lau, bagaimana Nissan melihat pasar otomotif ke depan khususnya di Indonesia? Sejauh ini, dampak pandemi kepada Nissan Indonesia seperti apa ya?

Baca Juga: Kata Presdir Nissan Soal Mobil Listrik di Indonesia

Berikut petikan wawancara Warta Ekonomi bersama Presiden Direktur Nissan di Indonesia, Isao Sekiguchi di sela-sela peluncuran All-New Nissan Kicks e-Power di Jakarta pada Kamis (3/9/2020).

Seberapa besar pentingnya Indonesia bagi pasar Nissan?

Kalau melihat volume Nissan di Indonesia dari sudut pandang global, sebenarnya Indonesia belum menjadi kontribusi volume yang besar. Namun, Nissan melihat Indonesia lebih ke jangka panjang sebagai pasar yang penting.

Sekarang yang kami lakukan adalah membangun brand lalu menghadirkan produk-produk terbaru salah satunya electric vehicle. Jadi, langkah ini untuk membangun fondasi sehingga saat ke depannya market naik Nissan akan menjaga keberadaannya di sini.

Seluruh ekonomi negara mengalami resesi akibat pandemi. Indonesia pun diproyeksikan akan mengalami resesi. Apa tanggapan anda dan dampaknya ke otomotif?

Meskipun pandemi corona berlanjut, saya kita permintaan mobil di Indonesia akan tetap terjaga. Bulan Mei merupakan penjualan paling rendah, tetapi di Juni-Juli mulai ada tren naik. Saya percaya permintaanya akan pulih meski masih perlahan-lahan.

Jika saya melihat negara lain seperi China dan Thailand juga mengalami rebound. Saya pikir Indonesia juga akan seperti itu. Namun, yang perlu menjadi fokus pemerintah saat ini mengontrol pandeminya supaya bisa ditekan dan tidak bertambah lagi kasusnya. Saya sepakat pemerintah harus fokus ke arah sana.

Ada penurunan penjualan dari Nissan selama masa pandemi? Bisa disebutkan angka penurunannya?

Saya pikir semua perusahaan pasti mengalami penurunan. Namun, saya tidak bisa menyebutkan angkanya.

Aapakah ada perubahan target penjualan unit mobil yang diakibatkan pandemi saat ini?

Saya pikir semua orang pasti akan susah memprediksi dampak pandemi karena kita tidak tahu kapan akan berakhirnya.

Lalu peluncuran kendaraan listrik All New Nissan Kicks e-Power, apa yang menjadi pertimbangan Nissan?

Sebenarnya kami sudah punya rencana lama untuk meluncurkan produk-produk baru. Namun, di tengah-tengah itu terjadi pandemi. Kami masih tetap ingin menjaga time line itu. Peluncuran All-New Nissan Kicks e-Power ini menyesuaikan dengan peluncuran di negara lain seperti Thaliland, Jepang, Singapura, dan Indonesia. Sebenarnya ke depan kami juga punya rencana untuk meluncurkan produk baru lagi. Jadi kami ingin menjaga momentumnya.

Lalu apa itu e-Power?

e-Power adalah teknologi Nisssan yang menawarkan pengalaman berkendari 100% mobil listrik tanpa perlu charger eksternal. All New Nissan Kicks e-Power ini dilengkapi dengan motor listrik EM57, generator, dan inverter yang menghasilkan tenaga listrik dari daya yang dihasilkan oleh mesin 1,2 liter DOHC 12-valve tifa silinder.

Untuk target penjualan dari All New Nissan Kicks e-Power berapa?

Kami tidak memiliki target. Normalnya perusahaan otomotif pasti memiliki target. Namun untuk mobil ini, kami ingin memastikan konsumen Indonesia mengerti apa itu e-Power.

Kami juga ingin mengambil waktu untuk menjelaskan e-Power kepada konsumen. Dalam 1 hingga 3 bulan ke depan, kami akan menghabiskan banyak waktu memberikan test drive kepada konsumen. Setelah itu, kita akan melihat berapa banyak permintaan yang datang.

Baca Juga

Tag: Otomotif, PT Nissan Motor Indonesia (NMI), Resesi

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Boyke P. Siregar

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,956.98 3,917.50
British Pound GBP 1.00 19,218.70 19,023.06
China Yuan CNY 1.00 2,196.09 2,173.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,841.84 14,694.16
Dolar Australia AUD 1.00 10,856.81 10,741.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.08 1,896.00
Dolar Singapura SGD 1.00 10,939.66 10,826.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,586.10 17,406.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,597.15 3,557.91
Yen Jepang JPY 100.00 14,156.66 14,011.79
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5059.223 20.822 707
2 Agriculture 1171.729 -22.067 24
3 Mining 1370.434 12.402 47
4 Basic Industry and Chemicals 724.951 10.929 80
5 Miscellanous Industry 866.535 -7.832 53
6 Consumer Goods 1884.335 4.638 60
7 Cons., Property & Real Estate 347.883 3.847 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 838.076 14.829 79
9 Finance 1093.794 -6.183 94
10 Trade & Service 636.535 12.642 175
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 51 66 15 29.41
2 JMAS 133 172 39 29.32
3 AKSI 362 452 90 24.86
4 TFCO 330 412 82 24.85
5 JSKY 244 296 52 21.31
6 AIMS 141 170 29 20.57
7 SOHO 9,475 11,350 1,875 19.79
8 AMIN 228 270 42 18.42
9 ASBI 322 376 54 16.77
10 LRNA 131 150 19 14.50
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 115 107 -8 -6.96
2 PCAR 320 298 -22 -6.88
3 ATIC 585 545 -40 -6.84
4 SSTM 468 436 -32 -6.84
5 SIPD 1,190 1,110 -80 -6.72
6 AALI 10,800 10,075 -725 -6.71
7 BEST 194 181 -13 -6.70
8 ROCK 1,570 1,465 -105 -6.69
9 DNAR 240 224 -16 -6.67
10 AISA 244 228 -16 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,775 28,150 -625 -2.17
2 BBRI 3,200 3,220 20 0.62
3 JSKY 244 296 52 21.31
4 ASRI 117 131 14 11.97
5 BEST 194 181 -13 -6.70
6 MEDC 420 430 10 2.38
7 TLKM 2,820 2,890 70 2.48
8 AISA 244 228 -16 -6.56
9 BBNI 4,720 4,740 20 0.42
10 MDKA 1,575 1,600 25 1.59