Portal Berita Ekonomi Kamis, 01 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,78 USD/barel.
  • 16:07 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 41,92 USD/barel.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,07% terhadap Euro pada level 1,1729 USD/EUR.
  • 16:05 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,71% terhadap Poundsterling pada level 1,2828 USD/GBP.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup tertahan pada level 23.185.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,10% pada level 2.493.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,50% pada level 5.895.
  • 16:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,37% terhadap Yuan pada level 6,7910 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,30% terhadap Dollar AS pada level 14.835 IDR/USD.
  • 16:01 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,10% terhadap Yen pada level 105,59 JPY/USD.
  • 16:01 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.894 USD/troy ounce.

Sekutu Erdogan Yakin Perang dengan Yunani Hanya Tunggu Waktu

Sekutu Erdogan Yakin Perang dengan Yunani Hanya Tunggu Waktu
WE Online, Ankara -

Politikus Turki yang juga sekutu Presiden Recep Tayyip Erdogan memperingatkan bahwa perang dengan antara negaranya dengan Yunani sekarang "hanya masalah waktu". Devlet Bahceli, pimpinan Partai Gerakan Nasionalis Turki mengatakan, rencana Yunani untuk memperpanjang wilayah perairannya sejauh 12 mil akan memicu konflik berdarah.

Ketakutan akan bentrokan skala penuh antara Turki dan Yunani berkembang setelah angkatan laut kedua negara unjuk kekuatan di perairan yang diperebutkan antara Siprus dan Kreta.

Baca Juga: Militer Yunani Bersiaga Serbu Perbatasan, Erdogan Balas...

Dan Bahceli sekarang telah menyatakan dia yakin rencana "invasi" Yunani akan "memiliki akhir yang sangat buruk."

“Tidak terbayangkan untuk meninggalkan kepentingan sejarah kita di Mediterania dan Laut Aegea. Nampaknya nafsu makan dan keinginan Yunani untuk dilempar ke laut kembali membengkak," katanya sebagaimana dilansir The Sun.

Politikus itu menekankan konflik di Mediterania dan Laut Aegea sekarang tinggal menunggu waktu.

"Tujuan Yunani adalah untuk datang lagi dan menduduki tanah kami (Turki) dari tempat kami membuang mereka 98 tahun lalu. Kami menghadapi rencana invasi baru,” katanya.

“Mulai saat ini, sikap dan perilaku Yunani akan menentukan apakah ketegangan yang meningkat akan menyebabkan pendarahan atau konfrontasi yang keji," tambahnya.

Komentar itu disampaikan Dan di tengah pertikaian diplomatik yang diperpanjang setelah Turki mengirim kapal penelitian Oruc Reis mereka ke perairan yang disengketakan untuk mensurvei dasar laut untuk mencari gas dan minyak pada 10 Agustus. Oruc Reis dikawal oleh kapal perang Turki.

Tindakan itu memicu kemarahan Athena, yang menanggapi dengan mengirimkan kapal angkatan laut dan mengumumkan latihan militer di selatan Turki dan di pulau Kastellerizo Yunani, hanya satu mil di selatan pantai Turki.

Athena mengklaim bahwa kapal itu beroperasi di atas landas kontinen Yunani di daerah di mana ia memiliki hak eksklusif atas potensi cadangan gas dan minyak bawah laut - mendorong negara itu untuk mengirim kapal perang untuk melacak armada Turki.

Ketegangan meningkat lebih lanjut ketika Turki mengonfirmasi kapal perang angkatan lautnya melakukan "pelatihan maritim" dengan kapal Amerika Serikat (AS) di Mediterania Timur.

Menanggapi krisis yang berkembang, Yunani juga mengumumkan akan memperluas perairan teritorialnya di sepanjang garis pantai baratnya dari enam mil laut menjadi 12 mil laut.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Turki, Recep Tayyip Erdogan, Yunani, Mediterania

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Anton Vaganov

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,985.92 3,946.15
British Pound GBP 1.00 19,342.80 19,147.38
China Yuan CNY 1.00 2,201.89 2,179.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,950.38 14,801.62
Dolar Australia AUD 1.00 10,729.89 10,621.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,929.13 1,909.74
Dolar Singapura SGD 1.00 10,963.10 10,853.22
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,550.25 17,369.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,608.59 3,568.38
Yen Jepang JPY 100.00 14,170.98 14,028.64
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4970.094 100.055 707
2 Agriculture 1167.701 30.233 24
3 Mining 1351.537 19.514 47
4 Basic Industry and Chemicals 725.653 16.142 80
5 Miscellanous Industry 843.234 22.937 53
6 Consumer Goods 1841.415 12.461 60
7 Cons., Property & Real Estate 343.048 2.431 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.016 39.071 79
9 Finance 1067.435 27.672 94
10 Trade & Service 631.891 0.682 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 163 220 57 34.97
2 OKAS 109 147 38 34.86
3 DPUM 56 75 19 33.93
4 KPAS 57 76 19 33.33
5 TRUK 137 175 38 27.74
6 ESIP 143 178 35 24.48
7 ARGO 1,650 2,000 350 21.21
8 HOMI 790 955 165 20.89
9 SKBM 264 318 54 20.45
10 MTPS 308 370 62 20.13
No Code Prev Close Change %
1 PAMG 100 93 -7 -7.00
2 BALI 1,000 930 -70 -7.00
3 PCAR 372 346 -26 -6.99
4 TIRA 264 246 -18 -6.82
5 SOHO 8,875 8,275 -600 -6.76
6 WOWS 89 83 -6 -6.74
7 WAPO 89 83 -6 -6.74
8 DART 238 222 -16 -6.72
9 INTA 238 222 -16 -6.72
10 AIMS 149 139 -10 -6.71
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 2,560 2,750 190 7.42
2 TOWR 1,035 1,060 25 2.42
3 BBRI 3,040 3,160 120 3.95
4 KBAG 94 88 -6 -6.38
5 FIRE 282 312 30 10.64
6 DEAL 226 234 8 3.54
7 KAEF 2,890 3,180 290 10.03
8 BRPT 790 830 40 5.06
9 KLBF 1,550 1,610 60 3.87
10 BRIS 750 795 45 6.00