Portal Berita Ekonomi Senin, 28 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:59 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,35% pada pembukaan sesi I.
  • 08:20 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka menguat 0,05% pada level 2.473.
  • 08:09 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,01 USD/barel.
  • 08:09 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 41,73 USD/barel.
  • 08:08 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,10% terhadap Euro pada level 1,1619 USD/EUR.
  • 08:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,10% terhadap Poundsterling pada level 1,2759 USD/GBP.
  • 08:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,63% pada level 2.293.
  • 08:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka menguat 0,54% pada level 23.330.
  • 08:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,17% terhadap Yen pada level 105,40 JPY/USD.
  • 08:03 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.859 USD/troy ounce.

Menohok, Opung Luhut Balas Orang-orang Anti-China: Hatinya Busuk!

Menohok, Opung Luhut Balas Orang-orang Anti-China: Hatinya Busuk!
WE Online, Jakarta -

Pemerintah Indonesia kerap disebut menggampangkan tenaga kerja asing (TKA) asal China untuk mencari nafkah di Tanah Air. Padahal, kini Indonesia masih diserang pandemi Covid-19 yang berasal dari negeri Tirai Bambu tersebut.

Menanggapi itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan menyatakan tuduhan seperti itu tak benar. Sebab, ada alasan ketika pihaknya mengizinkan TKA bekerja di Indonesia. Di antaranya transfer ilmu dan teknologi yang mereka miliki kepada masyarakat sekitar tempat investor menanamkan modalnya.

"Pertama, mungkin disinformasi. Yang nyebar-nyebarin itu hatinya busuk aja. Pemerintah juga salah, kurang sosialisasi karena asyik kerja," kata Luhut saat menghadiri acara After Hour Helmi Yahya di Gedung iNews Center, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2020).

Baca Juga: Luhut Sesumbar: China Datang ke Konawe, Pengangguran Lenyap

Baca Juga: Sedap, Opung Luhut Sukses Rayu China sampai AS Invest Dana Abadi

Dia mencontohkan salah satu daerah yang didatangi investor asal Negeri Tirai Bambu itu adalah Konawe, Sulawesi Tenggara. Kata dia, jumlah TKA China di sana hanya 3.000 orang dari total pegawai sebanyak 45.000.

"Kecil kok. Jumlah pegawai di ada 45 ribu, tenaga asing 3 ribuan," ujarnya.

Selain mewajibkan transfer teknologi, lanjut dia, pihaknya juga mewajibkan para investor untuk membawa teknologi yang ramah lingkungan, membawa nilai tambah kepada industri dan pembangunan yang berkelanjutan.

"Kalau orang marah-marah kenapa enggak kerjakan orang dari kita, wong profesor aja bilang kita ada bidang studinya tapi tidak pernah praktik. Nah, sekarang adalah praktiknya," tambah Luhut.

Menurut dia, keterlambatan kemajuan teknologi yang ada di Indonesia merupakan sebuah fakta yang ada di Indonesia. Namun, kini pemerintah terus mengupayakan agar terus berkembang semakin baik.

"Ini adalah fakta, enggak perlu malu. Ini negara Anda dan negara saya harus kita kerjakan bersama. Negeri ini makin baik," ujarnya.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Luhut Binsar Pandjaitan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68