Portal Berita Ekonomi Minggu, 27 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

AL AS Guncang Lautan, Militer China Siap Kerahkan Kapal Induk

AL AS Guncang Lautan, Militer China Siap Kerahkan Kapal Induk
WE Online, New Delhi -

Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) sepertinya sudah gerah dengan sejumlah aksi kapal-kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy), yang dianggap menerobos wilayah teritorialnya. Langkah tegas pun diambil militer China, dengan menurunkan salah satu kendaraan tempur laut andalannya.

Dalam beberapa laporan, militer Amerika Serikat (AS) seakan tak peduli dengan klaim dan ancaman China. Angkatan Laut AS berulang kali mengerahkan kapal perusak berpeluru kendali USS Mustin (DDG-89) ke Kepulauan Paracel (Paracel Islands). Yang terakhir, pada 31 Agustus 2020 lalu kapal perusak berpeluru kendali USS Mustin kembali masuk ke Selat Taiwan.

Baca Juga: China pada India: Kami Gak Biarkan Sejengkal Tanah Hilang

Angkatan Laut AS tak segan menyatakan pengerahan kapal perang USS Mustin ke wilayah tersebut tak lain adalah untuk menantang China. AS bersikeras bahwa China telah melakukan pelanggaran peraturan internasional, dan merugikan sejumlah negara di kawasan Laut China selatan.

"(Pengerahan kapal perusak USS Mustin adalah untuk) menentang klaim maritim yang berlebihan dan memperkuat hukum laut di perairan internasional," bunyi pernyataan Angkatan Laut AS dikutip dari Stars and Stripes.

Oleh sebab itu, Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAN) akhirnya mengambil tindakan tegas. PLAN direncanakan bakal mengerahkan kapal induk buatan sendiri pertamanya, Type 002 Shandong.

Menurut laporan The National Interest yang dikutip, kapal induk Type 002 Shandong akan berangkat dari galangan kapal Jiangnan, Shanghai. Kapal induk Shandong diturunkan untuk ikut ambil bagian dalam latihan tempur selama 20 hari, di wilayah Laut Bohai.

Di sisi lain, Angkatan Laut AS juga berencana untuk mengirim kapal induk terbarunya, USS Gerald R. Ford (CVN 78). Ternyata China sudah mengetahui rencana militer AS. Oleh sebab itu, kapal induk Shandong nantinya akan membawa jet tempur Shenyang J-15 dan helikopter angkut Changhe Z-18.

Kapal induk Shandong dimulai pembangunannya sejak Maret 2015, dan diperkenalkan pada 26 April 2017. Kapal induk buatan China pertama ini kemudian resmi memasuki masa tugas pada 17 Desember 2019, dengan status siap tempur. 

Setelah ditempatkan di Armada Laut Selatan Angkatan Laut China di Sanya, kapal induk Shandong sempat mengikuti latihan perang selama 23 hari di Laut Bohai dan Laut Kuning, Mei hingga Juni 2020.

Kapal induk Shandong diprediksi akan jadi andalan Angkatan Laut China untuk menghalau serangan militer AS, yang mencoba menghalangi misi untuk merebut kembali Republik China (Taiwan).

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Militer China, Militer AS, Militer, Asia Pasifik

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Wikimedia Commons/Tyg728

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68