Portal Berita Ekonomi Kamis, 01 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,79% pada level 23.459.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,86% pada level 2.327.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 1,50% pada level 23.185.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,20% pada level 3.218.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,06% pada level 2.470.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,03% pada level 5.889.
  • 16:09 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Yen pada level 6,8131 CNY/USD.
  • 16:08 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,10% terhadap Dollar AS pada level 14.880 IDR/USD.

Gagal Bayar WanaArtha Life: Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Gagal Bayar WanaArtha Life: Apa Yang Sebenarnya Terjadi?
WE Online, Jakarta -

Kasus gagal bayar di industri asuransi terjadi tak hanya sekali. Sederet nama perusahaan asuransi besar di Indonesia pun pernah mengalaminya, sebut saja PT Asuransi Jiwasraya (AJS). Siapa sangka, seiring dengan penyelidikan yang berlangsung, ada perusahaan asuransi lainnya yang ikut terimbas oleh kasus Jiwasraya, yakni PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (WanaArtha Life).

Lantas, seperti apa awal mula dan kelanjutan dari kasus gagal bayar WanaArtha Life? Simak ulasan berikut ini.

1. Pemblokiran Rekening Efek 

Kejaksaan Agung (Kejagung) pernah memerintahkan pemblokiran terhadap ratusan rekening efek yang diduga terlibat dalam kasus Jiwasraya, termasuk rekening efek milik WanaArtha Life. 

Dalam surat resminya, manajemen WanaArtha Life mengumumkan kepada pemegang polis bahwa pada 21 Januari 2020 lalu, WanaArtha Life menerima informasi secara informal mengenai perintah pemblokiran rekening efek milik perusahaan tanpa pernah menerima informasi resmi dari pihak yang berwenang. Sebagai tindak lanjut, manajemen pun melakukan klarifikasi kepada pihak otoritas, termasuk KSEI dan OJK.

"Berdasarkan hasil klarifikasi dari Kejaksaan Agung, kami mendapat konfirmasi benar bahwa rekening efek perusahaan dikenakan perintah pemblokiran terkait dengan penanganan suatu kasus hukum yang sedang dalam proses Kejagung," tulis Presiden Direktur WanaArtha Life, Yanes Y. Matulatuwa, dalam surat tersebut.

Baca Juga: Bikin Rugi Bandar! Ini Biang Kerok Asuransi Alami Gagal Bayar

Atas kejadian tersebut, WanaArtha Life pun secara terbuka belum dapat memenuhi kewajiban dan hak pemegang polis. Meski begitu, pihaknya berkomitmen menindaklanjuti permasalahan tersebut dan akan segera membayar kewajiban kepada pemegang polis secara bertahap.

"Kami menjamin bahwa seluruh manfaat polis yang merupakan hak pemegang polis yang ada di perusahaan dalam keadaaan aman. Kami dengan segala daya upaya akan menindaklanjuti permasalahan ini kepada pihak Kejaksaan Agung, OJK, dan pihak lain yang terkait agar pemblokiran rekening efek milik perusahaan segera diakhiri," lanjutnya.

2. Pengajuan Praperadilan WanaArtha Life Gugur

Salah satu upaya yang ditempuh WanaArtha Life usai pemblokiran dan penyitaan rekening efek, yakni mengajukan praperadilan atas pemblokiran rekening efek ke PN Jakarta Selatan pada Mei 2020. Permohonan praperadilan itu terdaftar dengan nomor 46/Pid.Pra/2020PN JKT.SEL.

Bak harus menelan pil pahit, sidang yang dipimpin oleh Hakim Merry Taat Anggarsih memutuskan menolak atau menggugurkan permohonan praperadilan yang diajukan oleh WanaArtha Life. Hakim menjelaskan, alasan pengguguran tersebut adalah untuk menghindari keputusan pengadilan yang tumpang tindih, di mana saat itu sidang Tipikor kasus korupsi Jiwasraya telah dimulai sejak 3 Juni 2020.

Baca Juga: Asuransi Astra Ajak Warganet Gaungkan #MaskerTemanTuli

Keputusan hakim itu pun menuai kekecewaan dari pihak WanaArtha Life yang kala itu diwakili oleh sang kuasa hukum, Erick S. Paat. Kepada media, Erick menyampaikan ada kesewenangan yang dilakukan Kejagung dalam proses tersebut, terutama perihal pembekuan rekening efek walau pada saat itu surat perintah penyitaan yang belum keluar. 

“Ada kesewenang-wenangan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung yang melanggar KUHAP. Salah satunya adalah surat perintah penyitaan yang belum dikeluarkan saat rekening efek WanaArtha Life dibekukan," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (26/6/2020).

Ia juga menyayangkan, pengguguran praperadilan tersebut mengapa baru diputuskan setelah melewati tahap pembuktian ahli dan saksi. Menurutnya, jika mempertimbangkan proses sidang Tipikor kasus korupsi Jiwasraya, Kejagung dapat menggugurkan praperadilan ini lebih awal.

"Kami juga bingung kalau dikatakan gugatan kami ini gugur, mengapa harus menunggu sampai pembuktian ahli dan saksi? Tidak ada sangkut pautnya dengan pengadilan di Jakarta Pusat (Sidang Tipikor Jiwasraya) karena klien kami bukan berstatus tersangka," tegas Erick.

Baca Juga

Tag: Wanaartha Life, PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha, Gagal Bayar, Asuransi, PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Kasus Jiwasraya, Rekening Efek, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kejaksaan Agung

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Istimewa

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,997.28 3,957.29
British Pound GBP 1.00 19,295.46 19,099.02
China Yuan CNY 1.00 2,201.26 2,179.11
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,992.59 14,843.41
Dolar Australia AUD 1.00 10,706.21 10,598.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,934.53 1,915.25
Dolar Singapura SGD 1.00 10,965.91 10,852.83
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,617.79 17,436.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,610.93 3,569.84
Yen Jepang JPY 100.00 14,185.44 14,042.96
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4870.039 -9.059 707
2 Agriculture 1137.468 15.051 24
3 Mining 1332.023 -7.940 47
4 Basic Industry and Chemicals 709.511 12.932 80
5 Miscellanous Industry 820.297 -14.152 53
6 Consumer Goods 1828.954 6.824 60
7 Cons., Property & Real Estate 340.617 -1.491 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 785.945 -10.244 79
9 Finance 1039.763 -9.684 94
10 Trade & Service 631.209 8.173 175
No Code Prev Close Change %
1 WOWS 66 89 23 34.85
2 RONY 121 163 42 34.71
3 OKAS 81 109 28 34.57
4 POLU 680 850 170 25.00
5 LION 224 280 56 25.00
6 WAPO 72 89 17 23.61
7 ALMI 165 199 34 20.61
8 FIRE 236 282 46 19.49
9 DEAL 192 226 34 17.71
10 DADA 51 59 8 15.69
No Code Prev Close Change %
1 PCAR 400 372 -28 -7.00
2 TPMA 344 320 -24 -6.98
3 EPAC 404 376 -28 -6.93
4 JAST 116 108 -8 -6.90
5 AIMS 160 149 -11 -6.88
6 HEXA 3,350 3,120 -230 -6.87
7 PYFA 875 815 -60 -6.86
8 SBAT 234 218 -16 -6.84
9 SOHO 9,525 8,875 -650 -6.82
10 JMAS 162 151 -11 -6.79
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 2,630 2,560 -70 -2.66
2 BRPT 685 790 105 15.33
3 BBRI 3,040 3,040 0 0.00
4 BMTR 208 224 16 7.69
5 BBCA 27,525 27,100 -425 -1.54
6 BMRI 5,075 4,960 -115 -2.27
7 JAST 116 108 -8 -6.90
8 WOWS 66 89 23 34.85
9 PURA 131 133 2 1.53
10 DEAL 192 226 34 17.71