Portal Berita Ekonomi Rabu, 30 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:35 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup melemah 0,51% pada level 5.897.
  • 09:34 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 0,48% pada level 3.335.
  • 09:33 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 0,48% pada level 27.452.
  • 09:33 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup melemah 0,29% pada level 11.085.
  • 09:32 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,11 USD/barel.
  • 09:32 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 40,85 USD/barel.
  • 09:32 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Euro pada level 1,1748 USD/EUR.
  • 09:31 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,2865 USD/GBP.
  • 09:31 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka positif 1,26% pada level 23.569.
  • 09:29 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka menguat 0,86% pada level 2.327.
  • 09:28 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka melemah 0,20% pada level 23.492.
  • 09:28 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka menguat 0,36% pada level 3.235.
  • 09:27 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka menguat 0,41% pada level 2.481.
  • 09:27 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,07% terhadap Yuan pada level 6,8114 CNY/USD.
  • 09:23 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,25% terhadap Dollar AS pada level 14.858 IDR/USD.

Ahli: Jiwasraya Ambruk Ya... Karena JS Saving Plan

Ahli: Jiwasraya Ambruk Ya... Karena JS Saving Plan
WE Online, Jakarta -

Saksi ahli konsultan yang juga trainer perbankan, serta manajemen dan investasi, Kodrat Muis dihadirkan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung terkait dengan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (7/9).

Baca Juga: Kejagung Terbakar, Said Didu Soroti Berkas Jiwasraya dan...

Baca Juga: Nasabah Jiwasraya Teriak Minta Kejelasan Pembayaran Polis

Kodrat mengatakan jika dalam dunia asuransi tidak dikenal islitah ‘saving plan’, dan menjadi salah satu penyebab utama ambruknya perusahaan asuransi pelat merah itu.

Ia menyebut JS Saving Plan yang menjadi produk andalan Jiwasraya, memiliki imbal hasil pasti. Berdasarkan ketentuan perundang-undangan produk asuransi yang memadukan produk investasi, yakni unit link.

Sambungnya, hal tersebut sudah menyalahi Undang-undang Nomor 40/2014 tentang perasuransian dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 27 Tahun 2018 tentang kesehatan keuangan perusahaan asuransi dan reasuransi, pembaruan dari POJK Nomor 71 Tahun 2014.

"Sepengatahuan saya, saving plan itu produk perbankan. Kalau ada produk asuransi yang pendamping produk itu dikemas dalam bentuk saving, itu sudah menyalahi undang-undang, karena tidak diatur, yang diatur hanya dalam bentuk investasi [unit link]," katanya, Senin (7/9), menjawab pertanyaan JPU.

"Artinya Saving Plan bukan merupakan produk asuransi berdasarkan UU tersebut?" tanya JPU.

Kodrat pun membenarkan pertanyaan JPU.

Sementara itu, Batara Maju Simatupang yang merupakan Dosen STIE Indonesia Banking School mengatakan, kesalahan lain dari Jiwasraya adalah dalam hal pembelian saham. Menurutnya, dalam hal ini Jiwasraya melanggar ketentuan dalam pemilihan saham atau surat untang berjangka, lantaran perusahaan pelat merah tersebut seharusnya mencari minimun grade A.

“(Jiwasraya) ini milik pemerintah itu sudah jelas-jelas dinyatakan bahwa hanya diperbolehkan untuk placement minimum di A. Berarti kalau dibawah A ga boleh. Apalagi triple B atau double B,” kata Batara.

Baca Juga

Tag: PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Hukum, Korupsi

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,997.92 3,957.93
British Pound GBP 1.00 19,259.06 19,064.46
China Yuan CNY 1.00 2,197.20 2,175.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,994.60 14,845.40
Dolar Australia AUD 1.00 10,620.68 10,513.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,934.89 1,915.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,932.99 10,821.84
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,500.20 17,324.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,599.28 3,559.19
Yen Jepang JPY 100.00 14,214.24 14,071.47
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4879.098 -27.450 707
2 Agriculture 1122.417 -2.140 24
3 Mining 1339.963 5.348 47
4 Basic Industry and Chemicals 696.579 -8.247 80
5 Miscellanous Industry 834.449 -19.875 53
6 Consumer Goods 1822.130 -5.238 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.108 -1.162 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 796.189 -7.740 79
9 Finance 1049.447 -5.825 94
10 Trade & Service 623.036 0.279 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 90 121 31 34.44
2 WICO 470 575 105 22.34
3 AIMS 132 160 28 21.21
4 PURE 302 364 62 20.53
5 YULE 200 240 40 20.00
6 ENVY 50 60 10 20.00
7 TFCO 450 535 85 18.89
8 JAST 99 116 17 17.17
9 BOLT 540 610 70 12.96
10 WAPO 64 72 8 12.50
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 40 36 -4 -10.00
2 ENZO 86 80 -6 -6.98
3 HEXA 3,600 3,350 -250 -6.94
4 PYFA 940 875 -65 -6.91
5 INTD 174 162 -12 -6.90
6 JMAS 174 162 -12 -6.90
7 JAWA 58 54 -4 -6.90
8 SOHO 10,225 9,525 -700 -6.85
9 ARGO 1,900 1,770 -130 -6.84
10 TUGU 1,390 1,295 -95 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 JAST 99 116 17 17.17
2 BBRI 3,090 3,040 -50 -1.62
3 BBCA 27,575 27,525 -50 -0.18
4 TLKM 2,660 2,630 -30 -1.13
5 TOWR 1,035 1,035 0 0.00
6 PURE 302 364 62 20.53
7 ENVY 50 60 10 20.00
8 PURA 127 131 4 3.15
9 MDKA 1,615 1,615 0 0.00
10 BEST 183 174 -9 -4.92