Portal Berita Ekonomi Sabtu, 26 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,32% pada level 23.235.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,27% pada level 2.278.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,51% pada level 23.204.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,12% pada level 3.219.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,69% pada level 2.467.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,15% pada level 5.831.
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Yuan pada level 6,81 CNY/USD.
  • 16:08 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,12% terhadap Dollar AS pada level 14.872 IDR/USD.

Geger, Prajurit AL AS Hilang Mendadak di Laut Arab

Geger, Prajurit AL AS Hilang Mendadak di Laut Arab
WE Online, Riyadh -

Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) hingga kini masih tengah mencari seorang prajuritnya yang dikabarkan menghilang. Operasi pencarian yang berlangsung di Laut Arab Utara, masih belum membuahkan hasil. Padahal, operasi ini sudah dimulai pada minggu kemarin.

Menurut siaran resmi Angkatan Laut AS yang dikutip VIVA Militer Senin 7 September 2020, prajurit angkatan laut yang hilang merupakan personel dari kapal induk USS Nimitz. Sampai sekarang juga, penyebab hilangnya tentara AL Amerika masih belum diketahui.

Baca Juga: AL AS Guncang Lautan, Militer China Siap Kerahkan Kapal Induk

Sementara itu dalam rilisnya, identitas prajurit yang hilangpun belum bisa diberitakan. Ternyata masalah mengenai hilangnya prajurit Angkatan Laut AS, bukanlah yang pertama kali terjadi. Dalam beberapa kasus sebelumnya, pihak militer AS hanya menyatakan tentara hilang tanpa ada sebab yang pasti.

Sebelumnya pada tahun 2019, seorang teknisi elektronika penerbangan kelas 2, Slayton Saldana, dinyatakan tewas ketika musim panas. Setelah sekian lama melakukan penyelidikan, Saldana diyakini terjatuh dari kapal induk USS Abraham Lincoln. 

Bukan cuma kapal militer AS saja yang dikerahkan untuk melakukan pencarian Saldana. Kapal-kapal negara sekutu Amerika seperti Spanyol dan Pakistan, juga ikut diturunkan selama berhari-hari. Namun hingga saat ini, Saldana tidak pernah ditemukan.

Kemudian pada 2018, Angkatan Laut Amerika mengakhiri operasi pencarian yang sudah berlangsung selama empat hari untuk mencari Asante McCalla. Prajurit ini juga dilaporkan menghilang dari kapal, tempat dirinya ditugaskan. 

“Kami masih belum mendapatkan jawaban Angkatan Laut. Kami juga tidak mengetahui bagaimana putra kami bisa meninggal,” kata Alicia McCalla, ibu dari Asante McCalla. 

Selanjutnya pada tahun 2017, seorang prajurit kelas 3 Peter Mims, Petty Officer juga dinyatakan menghilang di laut. Tapi ternyata, setelah dilakukan operasi pencarian intensif, ternyata ia ditemukan bersembunyi di ruang mesin. Akhirnya prajurit itu, menghadapi hukuman karena meninggalkan pengawasan dan lalai dalam melaksanakan tugas. 

Sementara itu, untuk kasus terbaru mengenai hilangnya seorang prajurit dari kapal Induk Nimitz masih terus dilakukan. Para pejabat AL Amerika memberikan informasi terbaru, terkait hilangnya prajurit ini pada hari minggu kemarin.

Perlu di ketahui bahwa kapal induk Nimitz sendiri telah beroperasi di perairan Timur Tengah sejak bulan Juli lalu. Nimitz meninggalkan pangkalannya, setelah menyelesaikan serangkaian pemeriksaan serta pelatihan di laut.

KIta hanya bisa berdoa, agar prajurit yang hilang ini dapat segera ditemukan dalam keadaan hidup. Mengingat dua kasus hilangnya prajurit AL Amerika yang tengah bertugas di laut, jasadnya tidak pernah ditemukan.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Militer AS, Amerika Serikat (AS), Militer, Kapal perang AS

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Mass Communication Specialist 3rd Class Nathan Parde-US Navy/Handout

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68