Portal Berita Ekonomi Senin, 28 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Erdogan Klaim Ekonomi Bukan Lagi Senjata Menakutkan buat Turki

Erdogan Klaim Ekonomi Bukan Lagi Senjata Menakutkan buat Turki
WE Online, Istanbul -

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan era negara lain memukul Turki dengan menggunakan ekonomi sudah berakhir. Erdogan mengatakan negara yang tidak bisa menundukan Turki dengan militer dan diplomasi selalu menggunakan ekonomi sebagai senjata.

"Sepanjang sejarah mereka yang tidak bisa menundukan negara kami dengan diplomasi, pertahanan dan bidang militer selalu memakai ekonomi sebagai senjata," kata Erdo?an dalam pertemuan dengan perusahaan asuransi Turkiye Sigorta, seperti dikutip oleh surat kabar Hürriyet Daily, Selasa (8/9/2020).

Baca Juga: Keluarkan Dana Rp43 Triliun, Yunani Benar Serius Perangi Turki

Erdo?an mengatakan negara-negara itu sebelumnya bisa meraih tujuan mereka karena perekonomi Turki 'tidak cukup kuat'. Nilai mata uang, bunga utang, dan inflasi selalu digunakan sebagai senjata untuk mengalahkan Turki.

"Negara kami sudah melewati hidup di mana bunga dapat naik 7.500 persen dalam satu malam, kami telah melihat periode ketika pajak pendapatan tidak dapat menutupi untuk membayar bunga utang, ada masa berbahaya di mana kami tidak mampu membayar gaji pegawai negeri sipil," tambahnya.

Erdogan mengungkit masa di mana birokrasi ekonomi Turki benar-benar terkucilkan. Saat keuangan dan perbendaharaan negara itu harus diserahkan ke IMF.

"Perekonomian kami yang nilai tukar, bunga, dan inflasinya dibawa ke dalam spiral, telah miring selama bertahun-tahun dengan krisis yang berulang setiap 10 tahun sekali, Turki tidak dapat menggunakan potensinya sementara negara lain yang sama-sama mulai proses pembangunan mulai maju, kami harus segera mengakhiri lingkaran jahat ini dengan reformasi yang sudah diimplementasikan sejak 2002 dan mencegah sumber daya dan waktu ekonomi terbuang," kata Erdo?an.

Ia mengatakan dengan membayar utang 23,5 miliar dolar AS ke IMF, Turki akhirnya meraih kemerdekaan finansial. Sehingga dapat memulai era ekonomi yang baru. Ia mengatakan keberhasilan Turki mempertahankan hak dan hukumnya dibidang lain saat ini diraih berdasarkan kepercayaan diri yang dibangun 18 tahun yang lalu.

"Mereka tidak akan membiarkan orang-orang yang bernegosiasi dengan IMF dengan pintu tertutup mengirim Turki kembali ke masa lalu, kami tidak akan membiarkan Anda sekali kembali ke masa lalu, kami sedang melalui rintangan yang sulit dalam proses ini," tambahnya.  

Dalam pidatonya Erdo?an mengatakan pandemi yang menjungkirbalikkan keseimbangan dunia membuka jendela kesempatan baru bagi negara-negara dengan produktivitas tinggi seperti Turki. Ia mengatakan usai pandemi berakhir Turki akan memperkuat ekonominya.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Turki, Recep Tayyip Erdogan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Bernadett Szabo

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68