Portal Berita Ekonomi Rabu, 23 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,98% pada level 23.716.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 2,38% pada level 2.332.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,29% pada level 3.274.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,91% pada level 2.463.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,09% pada level 5.799.
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,27% terhadap Yuan pada level 6,78 CNY/USD.
  • 16:08 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,58% terhadap Dollar AS pada level 14.785 IDR/USD.

Australia Ketahuan Mata-Matai Timor Leste, Apa Tujuannya?

Australia Ketahuan Mata-Matai Timor Leste, Apa Tujuannya?
WE Online, Sydney -

Timor Leste memang telah lama disebut-sebut sebagai 'sapi perah' bagi Australia.

Negara kaya sumber daya alam yang baru saja merdeka dari Indonesia dua dekade silam ternyata sudah dimata-matai sejak lama oleh Australia.

Baca Juga: Duh, PBB Labeli Timor Leste Salah Satu Negara Termiskin Dunia

Aksi itu baru diketahui usai Bernard Collaery dan saksi K membongkar semua kebusukan Australia yang mengincar semua simpanan hidrokarbon Timor Leste.

Bernard dalam buku 'Oil Under Troubled Water, Australia’s Timor Sea Intrigue' mengatakan Australia lebih tertarik pada helium yang lebih banyak terpendam di Timor Leste daripada minyak ataupun gas alam.

Karya ini membedah secara teliti sejarah keterlibatan Australia di bumi Lorosae alias Timor Leste, sejak awal abad ke-20.

Penulis tampaknya telah membaca setiap arsip dokumen pemerintah tentang Timor Leste dan dia memaparkan materinya secara panjang lebar.

Ia menunjukkan bagaimana Australia selalu memandang Timor Leste sebagai obyek pasif.

Pandangan tersebut lumrah dipakai baik oleh rezim partai Buruh maupun Liberal Australia.

Selama menjadi koloni Portugis, Australia sendiri sudah memiliki cara untuk menguasai Laut Timor secara sembunyi-sembunyi.

Australia secara ilegal mengeluarkan izin eksplorasi minyak yang merambah perairan Portugis.

Menurut Bernard, ada hubungannya dengan kediktatoran Suharto di Indonesia.

Saat itu, pemerintahan pasca-kolonial Fretilin digulingkan dan sebuah perjanjian ilegal membagi-bagi cadangan minyak di bawah Laut Timor.

Atas pembongkaran skandal ini, Bernard malah dituduh mencemarkan nama baik Australia.

Namun, ia segera dibela oleh mantan Presiden Timor Leste José Ramos Horta.

Ramos mendesak Australia untuk menunjukkan kebijaksanaan, kejujuran dan belas kasih dengan menghentikan penuntutan yang tidak adil terhadap Saksi K dan Bernard Collaery dalam kasus tersebut.

“Berhenti mengganggu Bernard Collaery. Biarkan dia kembali membuka praktik hukumnya dan memiliki kehidupan normal serta hormati keduanya," ujar Ramos Horta.

Saksi K dan Bernard dituding macam-macam karena telah menyampaikan informasi tentang operasi penyadapan tahun 2004.

Penyadapan ini dilakukan oleh Badan Intelijen Rahasia Australia di kantor-kantor pemerintah Timor Leste selama negosiasi bilateral sumber daya minyak dan gas di Laut Timor digelar.

Lewat aksi spionase itu, Australia dapat mengambil keuntungan lebih banyak.

Partner Sindikasi Konten: Pikiran Rakyat

Baca Juga

Tag: Timor Leste, Australia

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Wikimedia Commons

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,960.94 3,921.43
British Pound GBP 1.00 19,033.39 18,841.06
China Yuan CNY 1.00 2,187.72 2,165.31
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,855.91 14,708.09
Dolar Australia AUD 1.00 10,721.51 10,607.47
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,916.99 1,897.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,906.62 10,794.14
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,475.01 17,299.66
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,593.59 3,555.26
Yen Jepang JPY 100.00 14,216.18 14,073.38
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4934.093 -65.267 707
2 Agriculture 1156.958 -29.674 24
3 Mining 1340.548 -15.994 47
4 Basic Industry and Chemicals 702.870 -6.150 80
5 Miscellanous Industry 849.133 -3.159 53
6 Consumer Goods 1846.211 -22.465 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.139 -2.692 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 813.187 -6.744 79
9 Finance 1061.669 -21.366 94
10 Trade & Service 626.543 -4.189 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 88 113 25 28.41
2 MTPS 376 470 94 25.00
3 KBAG 68 84 16 23.53
4 EPAC 336 398 62 18.45
5 NFCX 1,690 2,000 310 18.34
6 SGER 324 382 58 17.90
7 HELI 169 194 25 14.79
8 MTLA 354 400 46 12.99
9 DPNS 228 254 26 11.40
10 HOMI 620 680 60 9.68
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 100 93 -7 -7.00
2 SSTM 406 378 -28 -6.90
3 SINI 466 434 -32 -6.87
4 SQMI 176 164 -12 -6.82
5 PSGO 132 123 -9 -6.82
6 ROCK 1,395 1,300 -95 -6.81
7 DSFI 59 55 -4 -6.78
8 AGRO 326 304 -22 -6.75
9 DPUM 89 83 -6 -6.74
10 MASA 595 555 -40 -6.72
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,025 27,250 -775 -2.77
2 BBRI 3,190 3,130 -60 -1.88
3 BRIS 825 770 -55 -6.67
4 BBNI 4,590 4,540 -50 -1.09
5 BEST 169 168 -1 -0.59
6 PURA 136 144 8 5.88
7 TLKM 2,810 2,780 -30 -1.07
8 DEAL 132 144 12 9.09
9 BMRI 5,475 5,300 -175 -3.20
10 TOWR 1,025 1,020 -5 -0.49