Portal Berita Ekonomi Sabtu, 26 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Bantu Pemulihan Dunia Usaha, IBIMA Perkenalkan Lean Enterprise

Bantu Pemulihan Dunia Usaha, IBIMA Perkenalkan Lean Enterprise
WE Online, Jakarta -

Industry and Business Institute of Management (IBIMA) atau PT Insan Bisnis dan Industri Manufaktur Indonesia meluncurkan Lean Enterprise IBIMA dalam rangka mengakselerasi pemulihan pembangunan dunia usaha dan industri di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, pandemi Covid-19 telah berdampak pada kondisi ekonomi dan kesehatan hampir di seluruh negara termasuk Indonesia. Imbasnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami -5,32% di kuartal II 2020. Dampak Covid-19 ini pun telah menghantam berbagai industri dan pelaku usaha di Tanah Air.

Baca Juga: Pandemi Belum Usai, UMKM Harus Bersiap Ubah Rencana Bisnis

Melalui Grand Launcing ini, Founder dan CEO IBIMA I Made Dana Tangkas berharap para pelaku usaha dan industri baik besar hingga kecil seperti IKM bahkan UMKM dan juga koperasi hingga pelosok desa dapat mengunakan konsep Lean Enterprize IBIMA untuk membangun sumber daya manusia (SDM) dengan efisien.

"Konsep lean ini sangat bermanfaat sebenarnya ketika kegiatan itu dalam situasi krisis/wabah maupun dalam situasi normal karena basis utamannya adalah dengan keterbatasan SDM kapital, permodalan, dan juga keterbatasan berbagai resorsis yang dimiliki, kita bisa bentuk sebuah produk atau jasa melalui proses dengan metode manufaktur sehingga kita bisa membuat dengan kaidah-kaidah dasar yang efisien dan produktif, best operasional excelent, untuk diterapkan kepada SDM," ujar dia saat peluncuran Lean Enterprise secara Virtual di Jakarta, kemarin.

Dia menuturkan, sebelumnya lean enterprize di Indonesia ini dikenal dengan nama lean Toyota, dikembangkan lean manufakturing, lean production, dan juga lean industri. Saat pandemi, lanjutnya, SDM-lah yang harus diberdayagunakan.

"Kita bisa bentuk sebuah produk atau sebuah jasa dengan melakukan proses atau metode manufaktur sehingga kita bisa membuat dengan kaidah-kaidah dasar yang efisien yang produktif yang best profesional excelent. Kita bisa lakukan kita terapkan di SDM-nya jadi yang kita bangunĀ  adalah SDM sehingga dalam situasi seperti sekarang ini saat krisis berdampak terhadap mausia dan wabah berdampak terhadap manusia, sudah saatnya manusia ini dimuliakan," tuturnya.

Made menjelaskan, IBIMA sebagai Lean Enterprise Center, yakni Gerakan Lean untuk Membangun Industri Nasional melalui Pengembangan Pilot Project Industri Unggulan dan Sejahtera, Desa Inovasi Indonesia Sejahtera.

"IBIMA dipelopori saya selaku founder dan di-support founder lainnya, yakni Theodore Permadi Rachmat dan Ary Ginanjar Agustian. IBIMA mampu berkolaborasi dengan pentahelix ABGCFM untuk membantu recovery, sustainability, dan pengembangan bisnis dan industri secara terpadu dan terintegrasi untuk bangsa yang berdikari dan sejahtera," jelas Made Dana Tangkas.

Adapun IBIMA adalah sebuah lembaga center dan korporasi di bidang konsultasi bisnis dan industri dalam perspektif pembangunan holistik yang terpadu, terintegrasi, dan melibatkan pentahelix ABGCFM (Academics, Business, Government, Community, Federation, Media).

Menurut dia, IBIMA berperan dalam membantu akselerasi pembangunan ekonomi nasional yang unggul dan merata. Khususnya melalui bidang industri dan bisnis dengan komunitas serta para fasilitator yang kompeten dalam pengembangan industri berkelas dunia.

"IBIMA optimistis dapat berkiprah dalam upaya men-trigger pembangunan ekonomi bangsa saat ini khususnya bagi sektor ekonomi dan sosial yang terdampak krisis," kata Made. Dia menjelaskan, IBIMA membantu recovery, sustainability, dan improvement bisnis serta industri terdampak krisis melalui optimalisasi efisiensi operasional atau cost korporasi.

Made mengatakan, IBIMA memiliki tiga DNA utama. DNA pertama adalah kompetensi atau praktik bisnis Industri melalui Lean Enterprise. DNA kedua adalah budaya dan motivasi bisnis melalui transformasi mindset, character, dan attitude. DNA ketiga adalah Leadership (Sistem Industri dan Kepemimpinan).

"Adapun objektif IBIMA Building the Best Industry and Business Way to be the Best World Class Company (Lean Enterprise and Best Operational Exellence Company)," tambah dia.

Kini, kata Made, saat krisis melanda, IBIMA berperan membantu memulihkan perekonomian Indonesia yang terpuruk. Kondisinya saat ini hanya sustain 40-50% industri, baik dari Industri kecil menengah (IKM), usaha kecil menengah (UKM), maupun industri hulu, antara dan hili.

"Untuk mengangkat industri ini melalui efisiensi atau cost reduction dan rasionalisasi dengan memerhatikan aspek demand, pasar, dan daya beli masyarakat. Ini merupakan salah satu peran dan solusi dari IBIMA dalam menghidupkan kembali roda perekonomian bangsa melalui lean enterprise untuk Indonesia. Membangun industri unggulan berbasis agro, maritim, IKM UKM Koperasi, teknologi, dan baterai," jelas Made.

Made mengatakan, program IBIMA telah terbukti berhasil dalam membangun, meningkatkan performansi bisnis, dan industri sehingga bila diterapkan dalam konteks nasional akan mampu membawa perubahan makro yang signifikan terhadap kemajuan ekonomi dan sosial bangsa.

Baca Juga

Tag: Bisnis, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), IBIMA

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Fajar Sulaiman

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68