Portal Berita Ekonomi Senin, 28 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:23 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka menguat 0,50% pada level 23.351.
  • 09:23 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka menguat 0,20% pada level 3.226.
  • 09:22 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Yuan pada level 6,82 CNY/USD.
  • 09:21 WIB. Valas - Rupiah dibuka melemah 0,19% terhadap Dollar AS pada level 14.902 IDR/USD.
  • 08:59 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,35% pada pembukaan sesi I.
  • 08:20 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka menguat 0,05% pada level 2.473.
  • 08:09 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,01 USD/barel.
  • 08:09 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 41,73 USD/barel.
  • 08:08 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,10% terhadap Euro pada level 1,1619 USD/EUR.
  • 08:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,10% terhadap Poundsterling pada level 1,2759 USD/GBP.
  • 08:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,63% pada level 2.293.
  • 08:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka menguat 0,54% pada level 23.330.
  • 08:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,17% terhadap Yen pada level 105,40 JPY/USD.
  • 08:03 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.859 USD/troy ounce.

Sidang Perdata Antam di PN Surabaya: Tim Budi Said Tolak 2 Saksi

Sidang Perdata Antam di PN Surabaya: Tim Budi Said Tolak 2 Saksi
WE Online, Jakarta -

Sidang gugatan perdata seorang pengusaha besar Surabaya, Budi Said, terhadap PT Antam Tbk memasuki tahap mendengarkan keterangan saksi fakta. Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (8/9/2020), PT Antam Tbk menghadirkan tiga orang saksi.

Tiga orang saksi fakta yang dihadirkan tersebut adalah Edi Prasaja sebagai marketing, Nurhasanah yang merupakan staf bagian keuangan, dan M.Taufik selaku ICT. Saat ketiganya diperkenalkan oleh Tim Kuasa Hukum PT Antam Tbk, Ketua Majelis Hakim Martin Ginting bertanya asal instansi dari ketiga saksi tersebut. Setelah mengetahui ketiganya karyawan PT Antam Tbk, kembali Hakim Martin Ginting menanyakan kepada Tim Kuasa Hukum Budi Said, apakah bersedia menerima kesaksian dari tiga orang saksi fakta tersebut.

Baca Juga: Anjlok Maning! Harga Emas Antam Hampir Tinggalkan Rp1 Juta

"Ketiganya masih karyawan Antam, bagaimana pihak pengugat, menerima kesaksian ketiga saksi ini," tanya Hakim Ginting kepada Tim Kuasa Hukum Budi Said.

Menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim itu, Tim Kuasa Hukum Budi Said menolak kesaksian para saksi tersebut. Mendengar itu, majelis hakim akhirnya sepakat dengan sikap Tim Kuasa Hukum Budi Said, menolak ketiga saksi yang diajukan PT Antam Tbk tersebut.

"Karena pihak pengacara menolak, setelah kami rundingkan telah kami putuskan, tidak bisa pihak tergugat mengajukan saksi karyawannya sendiri," ujar Hakim Martin Ginting.

Kemudian, Hakim Martin Ginting pun mempersilakan pihak PT Antam Tbk untuk mengajukan saksi lainnya. Namun, sesaat sidang akan ditutup, Ketua Majelis Hakim Martin Ginting, Tim Kuasa Hukum Budi Said menyatakan bersedia menerima keterangan saksi dari PT Antam Tbk. Itu pun hanya satu orang saksi saja, yaitu Edy Prasaja sebagai marketing PT Antam.

"Mohon izin Yang Mulia, kami setujui satu saksi dari Antam untuk bersaksi, tetapi hanya marketing saja," ujar pengacara Budi Said yang akhirnya disetujui para Hakim agar saksi PT Antam Tbk, Edy Prasaja boleh bersaksi.

Dalam kesaksiannya Edy menjelaskan, harga emas yang diumumkan PT Antam Tbk setiap harinya berubah sesuai kurs dolar dan harga pasar. Yang menentukan harga emas PT Antam Tbk itu adalah General Manager yang mendapat masukan dari Manager Retail dan Trading, setiap paginya.

Saksi Edy juga menjelaskan, harga penjualan emas Antam tak akan berbeda untuk seluruh Indonesia dan tidak ada diskon, hanya satu harga. "Hanya satu harga dasar untuk seluruh Indonesia, cuma yang membedakan biaya ongkos pengiriman sehingga di daerah harganya lebih tinggi dibanding Jakarta," ungkapnya.

Ditanya mengenai apakah PT Antam Tbk memiliki marketing freelance atau broker yang diangkat oleh PT Antam Tbk dalam menjual produknya, dengan tegas saksi Edy mengatakan, tidak. "Tidak ada Yang Mulia, PT Antam hanya memiliki staf marketing yang diangkat secara resmi oleh PT Antam," tegas saksi Edy.

Kemudian, saksi Edy juga menjelaskan, harga emas PT Antam itu tak mungkin dalam beberapa hari berturut-turut harganya tetap. "Ya tidak mungkin harga tak berubah dalam berhari-hari, pasti berubah setiap harinya," ungkapnya.

Gugatan ini berawal dari Budi Said yang membeli emas Antam pada tahun 2018 melalui seorang broker bernama Eksi Anggraeni yang mengaku-ngaku sebagai marketing PT Antam Tbk dengan menawarkan emas harga diskon. Namun, setelah membayar uang sejumlah kurang lebih Rp3,5 triliun, Budi Said mengaku hanya menerima 5,935 ton. Padahal, yang dijanjikan Eksi Anggraeni adalah 7 ton. Ternyata, yang 5,935 ton itu pun harga emasnya bukan harga diskon, tapi sesuai harga resmi yang belaku di Antam.

Baca Juga

Tag: Hukum, Surabaya, PT Aneka Tambang Tbk (Antam)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antam

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68