Portal Berita Ekonomi Jum'at, 02 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup tertahan pada level 23.185.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,10% pada level 2.493.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,50% pada level 5.895.
  • 16:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,37% terhadap Yuan pada level 6,7910 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,30% terhadap Dollar AS pada level 14.835 IDR/USD.

AS Ancam Sanksi Produsen Chip Andalan, China: Setop Penindasan!

AS Ancam Sanksi Produsen Chip Andalan, China: Setop Penindasan!
WE Online, Jakarta -

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China buka suara soal potensi sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap perusahaan lokalnya yang lain; setelah hal yang sama menimpa Huawei.

Menurut Juru Bicara Kemenlu China, Zhao Lijian, AS jelas-jelas melakukan penindasan jika ancaman sanksi itu benar-benar akan menargetkan raksasa chip di China, Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC).

"(Kami) mendesak AS untuk berhenti menindas perusahaan asing," ujarnya, seperti informasi yang Warta Ekonomi lansir dari Reuters, Selasa (8/9/2020).

Baca Juga: Habis Huawei, Amerika Ancam 'Serang' Raksasa Chip Asal China

Baca Juga: Di Tengah Sanksi Amerika, Huawei Jual Saham ke Karyawan, Buat ...

Lijian melontarkan komentar tersebut pada jumpa pers harian, Senin (7/9/2020) pada waktu setempat.

Sebelumnya, Jumat (4/9/2020) pekan lalu, Departemen Pertahanan AS alias Pentagon mengindikasikan potensi memblokir akses bisnis perusahaan Amerika yang memasok komponen dan jasa kepada SMIC.

Hal yang sama telah terjadi kepada Huawei, perusahaan telekomunikasi raksasa berbasis di Shenzhen, China sejak Mei 2019.

Baca Juga

Tag: China (Tiongkok), Amerika Serikat (AS), Telekomunikasi, Teknologi

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Redaksi 1

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,985.92 3,946.15
British Pound GBP 1.00 19,342.80 19,147.38
China Yuan CNY 1.00 2,201.89 2,179.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,950.38 14,801.62
Dolar Australia AUD 1.00 10,729.89 10,621.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,929.13 1,909.74
Dolar Singapura SGD 1.00 10,963.10 10,853.22
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,550.25 17,369.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,608.59 3,568.38
Yen Jepang JPY 100.00 14,170.98 14,028.64
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4970.094 100.055 707
2 Agriculture 1167.701 30.233 24
3 Mining 1351.537 19.514 47
4 Basic Industry and Chemicals 725.653 16.142 80
5 Miscellanous Industry 843.234 22.937 53
6 Consumer Goods 1841.415 12.461 60
7 Cons., Property & Real Estate 343.048 2.431 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.016 39.071 79
9 Finance 1067.435 27.672 94
10 Trade & Service 631.891 0.682 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 163 220 57 34.97
2 OKAS 109 147 38 34.86
3 DPUM 56 75 19 33.93
4 KPAS 57 76 19 33.33
5 TRUK 137 175 38 27.74
6 ESIP 143 178 35 24.48
7 ARGO 1,650 2,000 350 21.21
8 HOMI 790 955 165 20.89
9 SKBM 264 318 54 20.45
10 MTPS 308 370 62 20.13
No Code Prev Close Change %
1 PAMG 100 93 -7 -7.00
2 BALI 1,000 930 -70 -7.00
3 PCAR 372 346 -26 -6.99
4 TIRA 264 246 -18 -6.82
5 SOHO 8,875 8,275 -600 -6.76
6 WOWS 89 83 -6 -6.74
7 WAPO 89 83 -6 -6.74
8 DART 238 222 -16 -6.72
9 INTA 238 222 -16 -6.72
10 AIMS 149 139 -10 -6.71
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 2,560 2,750 190 7.42
2 TOWR 1,035 1,060 25 2.42
3 BBRI 3,040 3,160 120 3.95
4 KBAG 94 88 -6 -6.38
5 FIRE 282 312 30 10.64
6 DEAL 226 234 8 3.54
7 KAEF 2,890 3,180 290 10.03
8 BRPT 790 830 40 5.06
9 KLBF 1,550 1,610 60 3.87
10 BRIS 750 795 45 6.00