Portal Berita Ekonomi Jum'at, 25 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,82% pada level 23.311.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup melemah 2,59% pada level 2.272.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 1,11% pada level 23.087.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,72% pada level 3.223.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,99% pada level 2.456.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,77% pada level 5.853.
  • 16:11 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,23% terhadap Yuan pada level 6,82 CNY/USD.
  • 16:10 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,51% terhadap Dollar AS pada level 14.890 IDR/USD.

10 Jurus Perbarui Transformasi Digital di Perusahaan Asuransi

10 Jurus Perbarui Transformasi Digital di Perusahaan Asuransi
WE Online, Jakarta -

Sebagian besar perusahaan asuransi masih menggunakan lingkungan lama sambil memperkenalkan teknologi baru untuk memberikan layanan yang ditingkatkan kepada pelanggan. Namun, agar menjadi digital sepenuhnya membutuhkan pergeseran ke arah arsitektur modern untuk menemukan kembali bisnis dan memperkenalkan inovasi. 

Alessandro Chimera, Director of Digitalization Strategy, TIBCO Software, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/9/2020), mengungkapkan, setidaknya ada 10 langkah yang dapat membantu perusahaan asuransi tradisional untuk migrasi ke teknologi digital.

Pertama, seluruh arsitektur TI harus menjadi lebih gesit agar perusahaan dapat bertahan di lingkungan multi-kecepatan. Karena kebutuhan pelanggan yang berubah dengan cepat yang menuntut strategi masuk ke pasar dengan cepat, transformasi digital harus terjadi di seluruh elemen organisasi. Itu harus menjadi inti yang memungkinkan inovasi. Baca Juga: Tahapan Lanjutan Penyelesaian Polis Asuransi Kresna Life

Kedua, perusahaan penanggung harus mempertimbangkan cara terbaik untuk mengelola peningkatan jumlah saluran dan perangkat akhir dan membuatnya sekecil mungkin. Nasabah menilai tingkat digitalisasi di perusahaan asuransi berdasarkan pengalaman mereka menggunakan perangkat akhir mereka. Tapi ini tidak hanya terbatas pada pelanggan, perusahaan asuransi juga harus mendukung para agen penjualnya dengan data dan solusi yang diperlukan untuk membuat keputusan yang tepat saat beroperasi dari jarak jauh.

“Baik itu laptop atau ponsel atau bahkan asisten virtual seperti Amazon Alexa atau Google Home, pengguna menginginkan pengalaman yang mulus dari perangkat mana pun yang mereka gunakan,” ungkap Alessandro Chimera. 

Ketiga, perusahaan harus mempertimbangkan menggunakan layanan mikro untuk secara bertahap mengganti monolit perangkat lunak. Aplikasi perangkat lunak front-end yang mencakup semua yang dikembangkan pada tahun 90-an telah mencapai batasnya. Memelihara sistem ini, sambil tetap mengelola implementasi baru, membutuhkan waktu dan uang.  Baca Juga: #MaskerTemanTuli, Asuransi Astra Permudah Komunikasi saat Pandemi

Keempat, menggunakan pendekatan API-first harus dipertimbangkan. Hal ini berarti membangun fondasi agar mudah berintegrasi dengan sistem dan aplikasi lain. Selain itu, ini menghilangkan silo informasi yang disebabkan oleh solusi warisan atau departemen. Salah satu cara untuk melakukannya, adalah mempublikasikan titik integrasi berorientasi bisnis tersebut melalui platform manajemen API untuk menawarkan layanan B2B atau bahkan B2C. 

Kelima, perusahaan harus fokus pada bagaimana SaaS mempercepat siklus inovasi dan mengurangi upaya implementasi. Tren saat ini dalam mendukung konsep SaaS akan meningkatkan penerapannya karena keuntungan dari penyediaan yang transparan dan prosedur penagihan yang jelas. Pada dasarnya, segala sesuatu yang dapat dialihdayakan, akan dialihdayakan.

Baca Juga

Tag: Asuransi, Digital Business

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,005.48 3,965.52
British Pound GBP 1.00 19,107.21 18,915.60
China Yuan CNY 1.00 2,203.70 2,181.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,023.75 14,874.26
Dolar Australia AUD 1.00 10,603.76 10,496.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.55 1,919.19
Dolar Singapura SGD 1.00 10,941.48 10,831.03
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,522.20 17,343.39
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,604.55 3,564.40
Yen Jepang JPY 100.00 14,249.98 14,106.85
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4842.756 -75.199 707
2 Agriculture 1114.498 -32.542 24
3 Mining 1309.152 -26.578 47
4 Basic Industry and Chemicals 692.079 -9.599 80
5 Miscellanous Industry 834.567 -6.410 53
6 Consumer Goods 1806.077 -30.409 60
7 Cons., Property & Real Estate 338.423 -1.783 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 798.938 -15.341 79
9 Finance 1040.721 -17.068 94
10 Trade & Service 618.909 -8.141 175
No Code Prev Close Change %
1 PAMG 74 92 18 24.32
2 FIRE 162 200 38 23.46
3 LRNA 127 149 22 17.32
4 BOSS 81 92 11 13.58
5 DFAM 326 370 44 13.50
6 DEAL 141 160 19 13.48
7 DAYA 520 590 70 13.46
8 CENT 130 143 13 10.00
9 PLIN 2,500 2,740 240 9.60
10 GGRP 302 330 28 9.27
No Code Prev Close Change %
1 NFCX 1,945 1,810 -135 -6.94
2 AMIN 260 242 -18 -6.92
3 SKBM 318 296 -22 -6.92
4 SOHO 12,650 11,775 -875 -6.92
5 ENZO 87 81 -6 -6.90
6 DMMX 175 163 -12 -6.86
7 TINS 730 680 -50 -6.85
8 MTPS 438 408 -30 -6.85
9 AKSI 380 354 -26 -6.84
10 DOID 234 218 -16 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,080 3,030 -50 -1.62
2 FIRE 162 200 38 23.46
3 BBCA 27,525 27,225 -300 -1.09
4 DEAL 141 160 19 13.48
5 BBNI 4,420 4,330 -90 -2.04
6 PURA 136 138 2 1.47
7 BMRI 5,200 5,075 -125 -2.40
8 TLKM 2,800 2,730 -70 -2.50
9 PGAS 1,005 960 -45 -4.48
10 BRIS 750 725 -25 -3.33