Portal Berita Ekonomi Sabtu, 26 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,32% pada level 23.235.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,27% pada level 2.278.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,51% pada level 23.204.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,12% pada level 3.219.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,69% pada level 2.467.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,15% pada level 5.831.
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Yuan pada level 6,81 CNY/USD.
  • 16:08 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,12% terhadap Dollar AS pada level 14.872 IDR/USD.

Kinerja Emiten Consumer Goods Milik Crazy Rich Salim, Yay or Nay?

Kinerja Emiten Consumer Goods Milik Crazy Rich Salim, Yay or Nay?
WE Online, Jakarta -

Indomie, merek mi instan yang sudah melanglang buana ke berbagai penjuru dunia. Siapa sangka, berkat merek tersebut, sederet perusahaan milik crazy rich Salim dapat menjadi salah satu pemain utama di sektor consumer goods Tanah Air. 

Berada di bawah payung Indofood, Salim Group mempunyai dua perusahaan consumer goods yang dikenal banyak orang, yaitu PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Tak berhenti sampai di sana, Salim Group juga melebarkan lengan bisnisnya di sektor consumer goods melalui PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI).

Baca Juga: Kinerja BRI Syariah Juara, Apa Kabar Emiten Bank Syariah Lainnya?

Baca Juga: Astaga! Dolar AS Meledak-Ledak, Rupiah Paling Gawat Sedunia!

Separuh tahun 2020 telah dilewati dengan pandemi Covid-19 yang hingga kini masih menemani. Lantas, bagaimana kinerja bisnis emiten consumer goods milik Salim Group dalam enam bulan pertama tahun ini? Apakah kinerja keuangannya ikut tergerus oleh pandemi?

Untuk mengetahui itu, simak ulasan berikut ini.

1. Indofood Sukses Makmur

Kebal Covid-19, begitulah kiranya yang dapat menggambarkan bisnis PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) sepanjang enam bulan pertama tahun 2020 ini. Di bawah kepemimpinan Anthoni Salim, INDF membukukan kenaikan laba bersih sebesar 11,81% dari Rp2,54 triliun pada Juni 2019 menjadi Rp2,84 triliun pada Juni 2020. 

Baca Juga: Laba 4 BUMN Konstruksi Kompak Amblas, Waskita Karya Paling Nahas

Lonjakan laba bersih tersebut berjalan seiringan dengan laba usaha INDF yang tumbuh positif sebesar 17% dari Rp4,79 triliun menjadi Rp5,63 triliun pada akhir Juni tahun ini. Bersamaan dengan itu, penjualan bersih INDF sepanjang paruh pertama tahun ini tercatat mengalami kenaikan tipis, yakni 2,00% dari Rp38,61 triliun pada semester I 2019 menjadi Rp39,38 triliun pada semester I 2020.

Walau penjualan hanya tumbuh satu digit, perolehan laba INDF didongkrak oleh penurunan pada pos beban. Misalnya, pos beban pokok penjualan pada Juni 2020 tercatat turun menjadi Rp26,90 triliun, sedangkan pada tahun sebelumnya tercatat sebesar Rp27,24 triliun.

Direktur Utama INDF, Anthoni Salim, mengungkapkan bahwa tantangan global sepanjang semester I kemungkinan besar akan berlanjut hingga ke semester II mendatang. Meski begitu, INDF telah mempersiapkan diri dengan menjaga pasokan dan kualitas produk sehingga dapat meningkatkan daya saing.

"Kami akan terus memelihara kelangsungan pasokan dan kualitas produk bagi konsumen, serta meningkatkan daya saing kami," pungkas Anthoni Salim secara tertulis pada 3 Agustus 2020 lalu.

Baca Juga

Tag: Grup Indofood, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), Salim Group, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, Anthony Salim

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68