Portal Berita Ekonomi Jum'at, 25 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:09 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup menguat 0,37% pada level 10.672.
  • 08:08 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,39 USD/barel.
  • 08:08 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 41,96 USD/barel.
  • 08:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Euro pada level 1,1669 USD/EUR.
  • 08:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,05% terhadap Poundsterling pada level 1,2754 USD/GBP.
  • 08:05 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup menguat 0,30% pada level 26.815.
  • 08:04 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,30% pada level 3.246.
  • 08:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup negatif 1,30% pada level 5.822.
  • 08:02 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,11% terhadap Yen pada level 105,53 JPY/USD.
  • 08:01 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.868 USD/troy ounce.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,82% pada level 23.311.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup melemah 2,59% pada level 2.272.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 1,11% pada level 23.087.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,72% pada level 3.223.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,99% pada level 2.456.

Sanksi Baru Amerika ke Huawei Ancam Raksasa Teknologi di 3 Negara

Sanksi Baru Amerika ke Huawei Ancam Raksasa Teknologi di 3 Negara
WE Online, Jakarta -

Sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap Huawei yang mulai berlaku Selasa (8/9/2020) mengancam kelumpuhan produksi perusahaan pemasoknya di Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan. Kok bisa begitu?

Mengutip laman KrAsia, Kamis (10/9/2020), para pemasok semikonduktor Huawei di tiga negara itu bergantung pada penjualan suku cadang senilai puluhan miliar dolar setiap tahunnya. Akibat sanksi baru AS, para perusahaan semikonduktor manapun tak boleh menjual komponen, yang produksinya melibatkan teknologi AS, kepada Huawei

"Perusahaan Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan memasok suku cadang senilai 26,4 miliar dolar AS (sekitar Rp393,2 T) kepada Huawei tiap tahun. Bisnis itu akan tertinggal jika produksi Huawei terganggu," ujar Direktur Firma Riset Inggris Omdia, Akira Minamikawa.

Baca Juga: Huawei Akan 'Pamerkan' Sistem Operasi Saingan Android

Baca Juga: Tiap Upload di Instagram, Prilly Latuconsina Bisa Raup Rp114 Juta

3 Perusahaan yang Terdampak Sanksi Amerika ke Huawei

1. Sony

Perusahaan Jepang, Sony, akan mengalami pukulan besar. Sebab, mereka memasok hampir 30% komponen Huawei. Menurut KrAsia, Sony menjual sensor gambar ponsel pintar senilai miliaran dolar kepada Huawei tiap tahun.

2. TSMC

Di Taiwan, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC) juga merupakan salah satu pemasok Huawei. Laporan yang sama menyebut, "TSMC mendapat lebih dari 5 miliar dolar dalam penjualan tahunan dari Huawei."

3. Samsung

Tak cuma Sony dan TSMC, Huawei juga pembeli utama komponen memori produksi Samsung Electronics. Dampak yang sama juga akan menimpa para pemasok komponen lain, seperti baterai dan circuit board.

Pada akhirnya, beberapa pemasok suku cadang mulai mencari pembeli alternatif; menyiapkan diri menghadapi dampak terburuk dari pemblokiran total Huawei oleh AS.

Baca Juga

Tag: Huawei Technologies Co Ltd, Telekomunikasi, Amerika Serikat (AS), Samsung Electronics Co Ltd

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Foto/Ilustrasi/Sindonews/Ian

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,005.48 3,965.52
British Pound GBP 1.00 19,107.21 18,915.60
China Yuan CNY 1.00 2,203.70 2,181.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,023.75 14,874.26
Dolar Australia AUD 1.00 10,603.76 10,496.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.55 1,919.19
Dolar Singapura SGD 1.00 10,941.48 10,831.03
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,522.20 17,343.39
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,604.55 3,564.40
Yen Jepang JPY 100.00 14,249.98 14,106.85
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4842.756 -75.199 707
2 Agriculture 1114.498 -32.542 24
3 Mining 1309.152 -26.578 47
4 Basic Industry and Chemicals 692.079 -9.599 80
5 Miscellanous Industry 834.567 -6.410 53
6 Consumer Goods 1806.077 -30.409 60
7 Cons., Property & Real Estate 338.423 -1.783 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 798.938 -15.341 79
9 Finance 1040.721 -17.068 94
10 Trade & Service 618.909 -8.141 175
No Code Prev Close Change %
1 PAMG 74 92 18 24.32
2 FIRE 162 200 38 23.46
3 LRNA 127 149 22 17.32
4 BOSS 81 92 11 13.58
5 DFAM 326 370 44 13.50
6 DEAL 141 160 19 13.48
7 DAYA 520 590 70 13.46
8 CENT 130 143 13 10.00
9 PLIN 2,500 2,740 240 9.60
10 GGRP 302 330 28 9.27
No Code Prev Close Change %
1 NFCX 1,945 1,810 -135 -6.94
2 AMIN 260 242 -18 -6.92
3 SKBM 318 296 -22 -6.92
4 SOHO 12,650 11,775 -875 -6.92
5 ENZO 87 81 -6 -6.90
6 DMMX 175 163 -12 -6.86
7 TINS 730 680 -50 -6.85
8 MTPS 438 408 -30 -6.85
9 AKSI 380 354 -26 -6.84
10 DOID 234 218 -16 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,080 3,030 -50 -1.62
2 FIRE 162 200 38 23.46
3 BBCA 27,525 27,225 -300 -1.09
4 DEAL 141 160 19 13.48
5 BBNI 4,420 4,330 -90 -2.04
6 PURA 136 138 2 1.47
7 BMRI 5,200 5,075 -125 -2.40
8 TLKM 2,800 2,730 -70 -2.50
9 PGAS 1,005 960 -45 -4.48
10 BRIS 750 725 -25 -3.33