Portal Berita Ekonomi Senin, 21 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:11 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,08 USD/barel.
  • 16:11 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,19 USD/barel.
  • 16:10 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,35% terhadap Euro pada level 1,1798 USD/EUR.
  • 16:10 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,48% terhadap Poundsterling pada level 1,2855 USD/GBP.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,06% pada level 23.950.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,95% pada level 2.389.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,18% pada level 23.360.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,63% pada level 3.316.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,59% pada level 2.483.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 3,08% pada level 5.822.
  • 16:05 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,10% terhadap Yuan pada level 6,77 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,24% terhadap Dollar AS pada level 14.700 IDR/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,38% terhadap Yen pada level 104,17 JPY/USD.
  • 16:04 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.938 USD/troy ounce.
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 1,18% pada penutupan sesi II.

Apa Benar Tes Covid-19 Sekalian Curi Organ Tubuh Manusia?

Apa Benar Tes Covid-19 Sekalian Curi Organ Tubuh Manusia?
WE Online, New Delhi -

Desas-desus liar tentang virus corona membuat sebagian warga menolak pengujian Covid-19 di Negara Bagian Punjab, India utara, seperti dilaporkan Arvind Chhabra dari BBC Punjabi.

India saat ini merupakan negara kedua dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat, dengan lebih dari 4,3 juta kasus dan 73.000 kematian.

Baca Juga: Gak Gubris Lonjakan Kasus Corona, India Bakal Buka Taj Mahal

"Organ manusia diselundupkan," kata Sonia Kaur, yang tinggal di sebuah desa di distrik Sangrur, Punjab, kepada BBC. "Bukan hanya penduduk desa, tetapi seluruh dunia takut akan hal ini. Media sosial penuh dengan berita seperti itu."

Kaur mengatakan dia telah mendengar organ manusia diambil dengan kedok diagnosis dan pengobatan virus corona.

Dia menceritakan banyak orang di pedesaan Punjab ketakutan sehingga skeptis terhadap tes Covid-19.

Ketakutan itu dipicu desas-desus bahwa Covid-19 adalah tipuan, bahwa orang-orang yang tidak terinfeksi Covid-19 dibawa ke pusat perawatan dan mereka dibunuh untuk diambil organnya, serta tubuh mereka ditukar untuk menghilangkan kecurigaan.

Gabungan rasa takut, cemas, dan akses mudah ke media sosial, terutama WhatsApp, telah mempercepat penyebaran rumor tak berdasar ini dalam bentuk pesan dan video palsu.

Hal ini menimbulkan protes bahkan serangan terhadap petugas kesehatan.

Desa Kaur adalah salah satu dari beberapa desa di Sangrur yang tidak mengizinkan petugas kesehatan untuk mengumpulkan sampel pengujian.

Kerumunan orang melempari mereka dengan batu dan berteriak, "Pergi, kami tidak ingin diuji", sampai mereka pergi.

Pemerintah sudah mengeluarkan video yang untuk memadamkan ketakutan dan menghilangkan informasi yang salah.

Pemerintah juga telah berkampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan membantah rumor itu.

"Semua ini rumor yang tidak berdasar," kata Menteri Kesehatan Punjab, Balbir Singh Sidhu, kepada BBC. "Tidak ada orang yang bisa menyentuh orang yang meninggal karena Covid. Mayatnya akan dibungkus dan langsung dibawa ke krematorium. Pengambilan organ tidak terjadi."

Meskipun informasi yang salah tentang Covid-19 tidak hanya terjadi di Punjab, penolakan terhadap pengetesan jauh lebih keras dan tersebar luas di sini.

Penolakan itu menghalangi upaya pemerintah negara bagian untuk mengendalikan penyebaran virus.

Hingga 8 September, negara bagian itu telah melaporkan 65.583 kasus dan 1.923 kematian.

Angka itu terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Para pejabat mengatakan salah satu alasan peningkatan kematian adalah tes yang tertunda karena orang terlambat melapor ke rumah sakit untuk berobat.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: India, Covid-19, Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Antara/REUTERS/Francis Mascarenhas

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,944.92 3,905.57
British Pound GBP 1.00 19,170.50 18,978.28
China Yuan CNY 1.00 2,188.59 2,166.17
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,796.62 14,649.39
Dolar Australia AUD 1.00 10,825.21 10,716.03
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.27 1,890.20
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.77 10,800.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,553.23 17,374.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,600.15 3,560.00
Yen Jepang JPY 100.00 14,181.16 14,036.02
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5059.223 20.822 707
2 Agriculture 1171.729 -22.067 24
3 Mining 1370.434 12.402 47
4 Basic Industry and Chemicals 724.951 10.929 80
5 Miscellanous Industry 866.535 -7.832 53
6 Consumer Goods 1884.335 4.638 60
7 Cons., Property & Real Estate 347.883 3.847 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 838.076 14.829 79
9 Finance 1093.794 -6.183 94
10 Trade & Service 636.535 12.642 175
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 51 66 15 29.41
2 JMAS 133 172 39 29.32
3 AKSI 362 452 90 24.86
4 TFCO 330 412 82 24.85
5 JSKY 244 296 52 21.31
6 AIMS 141 170 29 20.57
7 SOHO 9,475 11,350 1,875 19.79
8 AMIN 228 270 42 18.42
9 ASBI 322 376 54 16.77
10 LRNA 131 150 19 14.50
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 115 107 -8 -6.96
2 PCAR 320 298 -22 -6.88
3 ATIC 585 545 -40 -6.84
4 SSTM 468 436 -32 -6.84
5 SIPD 1,190 1,110 -80 -6.72
6 AALI 10,800 10,075 -725 -6.71
7 BEST 194 181 -13 -6.70
8 ROCK 1,570 1,465 -105 -6.69
9 DNAR 240 224 -16 -6.67
10 AISA 244 228 -16 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,775 28,150 -625 -2.17
2 BBRI 3,200 3,220 20 0.62
3 JSKY 244 296 52 21.31
4 ASRI 117 131 14 11.97
5 BEST 194 181 -13 -6.70
6 MEDC 420 430 10 2.38
7 TLKM 2,820 2,890 70 2.48
8 AISA 244 228 -16 -6.56
9 BBNI 4,720 4,740 20 0.42
10 MDKA 1,575 1,600 25 1.59