Portal Berita Ekonomi Jum'at, 18 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:00 WIB. IHSG - IHSG menguta 0,41% pada penutupan sesi II.
  • 13:03 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 41,20 USD/barel.
  • 13:03 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 43,56 USD/barel.
  • 13:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Euro pada level 1,1855 USD/EUR.
  • 13:02 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Poundsterling pada level 1,2969 USD/GBP.
  • 13:01 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yen pada level 104,78 JPY/USD.
  • 13:01 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.954 USD/troy ounce.

Kisah Kelam Skandal Gagal Bayar Kresna Life: Nasabah Gigit Jari, Haknya Tak Dipenuhi

Kisah Kelam Skandal Gagal Bayar Kresna Life: Nasabah Gigit Jari, Haknya Tak Dipenuhi
WE Online, Jakarta -

Wajah industri asuransi jiwa di Indonesia kembali tercoreng oleh sederet kasus gagal bayar yang dialami beberapa perusahaan asuransi besar, termasuk kasus terbaru yang melibatkan PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life). Alih-alih mendapat perlindungan asuransi, nasabah Kresna Life justru harus menelan pil pahit lantaran haknya tak dipenuhi.

Sebenarnya, apa yang terjadi dengan asuransi Kresna Life dan bagaimana kelanjutan atas skandal gagal bayar tersebut? Simak ulasan berikut ini.

Baca Juga: Carut-Marut! Daftar Perusahaan Asuransi RI yang Alami Gagal Bayar

Tak Mampu Bayar Klaim, Kresna Life Dihujani Sanksi OJK

Mei 2020, manajemen Kresna Life secara terang-terangan mengaku tengah mengalami masalah likuiditas yang menyebabkan pihaknya terpaksa menunda pembayaran dua produk asuransi Kresna life, yaitu Kresna Link Investa (KLITA) dan Protecto Investa Kresna (PIK).

Melalui sepucuk surat tertanggal 14 Mei 2020, manajemen Kresna Life menginformasikan kepada nasabah bahwa masalah likuiditas yang dialami perusahaan itu disebabkan oleh terjadinya keadaan memaksa (force majeure) akibat pandemi Covid-19. Keadaan tersebut pun berimbas kepada portofolio investasi Kresna Life di pasar modal. Alhasil, Kresna Life kehilangan kemampuan finansial untuk memenuhi kewajiban kepada pemegang polis K-LITA dan PIK. 

"Maka dari itu dengan berat hati kami memohon bapak atau ibu dapat memaklumi bahwa perusahaan akan memudahkan memberhentikan pelaksanaan kewajibannya untuk sementara waktu," tegas Direktur Utama Kresna Life, Kurniadi Sastrawinata.

Baca Juga: Menyingkap Tabir Perkara Gugatan Pailit AIA Financial

Penundaan pembayaran polis jatuh tempo tersebut dilakukan selama satu tahun, yakni sejak 11 Februari 2020 hingga 10 Februari 2021. Periode penundaan tersebut jauh lebih panjang dari yang dijanjikan Kresna Life sebelum ini, yaitu hanya akan berlangsung selama enam bulan.

"Jadi tadinya 6 bulan sekarang dia bilang sampai 11 Februari 2021, dan segala pemenuhan kewajiban baru akan dikasih tahu di ujungnya, yaitu di Februari 2021. Proteslah kami," kata salah satu nasabah beberapa saat lalu.

Hal itu pun langsung mendapat respons dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan dijatuhkannya sanksi pembatasan kegiatan usaha (PKU). Sanksi tersebut termaktub dalam surat Nomor S-342/NB.2/2020 Tanggal 3 Agustus 2020. Disebutkan pula dalam surat tersebut, sanksi PKU dijatuhkan kepada Kresna Life berdasarkan penilaian OJK karena yang bersangkutan melanggar ketentuan mengenai pelaksanaan rekomendasi atas hasil pemeriksaan sebelumnya. 

"Setelah dikenakannya sanksi ini, PT Asuransi Jiwa Kresna dilarang melakukan kegiatan penutupan pertanggungan baru untuk seluruh lini usaha bagi perusahaan asuransi tersebut sejak 3 Agustus 2020 sampai dengan dipenuhinya rekomendasi hasil pemeriksaan OJK," kata Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK, Anto Prabowo, di Jakarta, Jumat (14/8/2020) lalu.

Perlu diketahui juga, OJK sebelumnya melakukan pemeriksaan terhadap Kresna Life untuk periode 2019 pada Februari 2020 lalu. Berdasarkan pemeriksaan tersebut, OJK menemukan sejumlah pelanggaran yang dilakukan Kresna Life, khususnya pada produk K-LITA. Salah satu pelanggaran yang dimaksud ialah perihal kesepakatan pemenuhan klaim kepada pemegang polis.

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, Kresna Life secara sepihak memperpanjang penundaan pembayaraan polis dari yang tadinya enam bulan menjadi satu tahun, yakni sejak Februari 2020 hingga Februari 2021. Oleh karena itu, OJK pun melakukan pengawasan serta menjatuhkan sejumlah kewajiban kepada Kresna Life, termasuk perihal pembayaran klaim kepada para pemegang polis. 

Berdasarkan pelanggaran tersebut, berbagai tindakan pengawasan pun dilakukan oleh OJK terhadap Kresna Life. Langkah pengawasan itu, yakni mewajibkan Kresna Life membayar klaim yang diajukan pemegang polis; menyusun rencana penyehatan keuangan perusahaan dan rencana pembayaran klaim dan rencana penyelesaian kewajiban secara detail; memerintahkan penghentian produk K-LITA pada Februari 2020; meminta manajemen dan pemegang saham Kresna Life bertanggung jawab terhadap kewajibannya kepada pemegang polis; dan meminta perusahaan dalam Grup Kresna membuka jalur komunikasi dengan pemegang polis.

Baca Juga

Tag: PT Asuransi Jiwa Kresna, Kresna Group, PT Kresna Asset Management, Asuransi, Gagal Bayar, investasi bodong, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Reksa Dana, suspensi

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Kresna Insurance

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,956.98 3,917.50
British Pound GBP 1.00 19,218.70 19,023.06
China Yuan CNY 1.00 2,196.09 2,173.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,841.84 14,694.16
Dolar Australia AUD 1.00 10,856.81 10,741.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.08 1,896.00
Dolar Singapura SGD 1.00 10,939.66 10,826.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,586.10 17,406.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,597.15 3,557.91
Yen Jepang JPY 100.00 14,156.66 14,011.79
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5038.401 -20.081 707
2 Agriculture 1193.796 7.348 24
3 Mining 1358.032 -9.569 47
4 Basic Industry and Chemicals 714.022 -11.568 80
5 Miscellanous Industry 874.367 10.004 53
6 Consumer Goods 1879.697 -11.533 60
7 Cons., Property & Real Estate 344.036 8.558 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 823.247 -0.233 79
9 Finance 1099.977 -8.669 94
10 Trade & Service 623.893 -0.430 175
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 290 362 72 24.83
2 YPAS 310 384 74 23.87
3 AISA 199 244 45 22.61
4 KICI 212 258 46 21.70
5 SOHO 7,900 9,475 1,575 19.94
6 SSTM 408 468 60 14.71
7 SIPD 1,040 1,190 150 14.42
8 KIJA 145 165 20 13.79
9 PORT 460 520 60 13.04
10 BEST 173 194 21 12.14
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 39 36 -3 -7.69
2 ARGO 1,730 1,610 -120 -6.94
3 TRJA 202 188 -14 -6.93
4 OASA 376 350 -26 -6.91
5 INTD 175 163 -12 -6.86
6 SAPX 2,190 2,040 -150 -6.85
7 ROCK 1,685 1,570 -115 -6.82
8 TUGU 1,400 1,305 -95 -6.79
9 PTIS 179 167 -12 -6.70
10 INPS 1,425 1,330 -95 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 AISA 199 244 45 22.61
2 BBRI 3,260 3,200 -60 -1.84
3 BBCA 28,750 28,775 25 0.09
4 BEST 173 194 21 12.14
5 BBNI 4,870 4,720 -150 -3.08
6 MDKA 1,530 1,575 45 2.94
7 ZINC 137 136 -1 -0.73
8 TLKM 2,790 2,820 30 1.08
9 SSIA 430 432 2 0.47
10 PGAS 1,085 1,050 -35 -3.23