Portal Berita Ekonomi Senin, 21 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Anies Gembok Jakarta, Pengusaha Hotel di Bali pada Meriang

Anies Gembok Jakarta, Pengusaha Hotel di Bali pada Meriang
WE Online, Jakarta -

Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang kembali akan menggembok Ibu Kota dengan PSBB Total, yang berlaku pada 14 September 2020, membuat pengusaha di Bali ikut ketar ketir. 

Sebab, PSBB ini diyakini bakal mengurangi kunjungan wisatawan domestik. Baca Juga: Jakarta Dikunci, Orang Demokrat: Sekarang Anies Mulai Diserang..

"(Mulanya) Kita tetap upayakan dibuka untuk mancanegara. Termasuk ke DPR RI yakni komisi 10. Ada petisi agar Pak Jokowi melihat kembali kebijakannya, kalau bisa Bali saja yang buka dengan internasional marketnya. Tapi nyatanya sekarang malah outbreak," kata Kata Ketua DPP IHGMA Bali I Made Ramia Adnyana, seperti dilansir, CNBC Indonesia, Jumat (11/9). Baca Juga: Anies Kunci Jakarta, Denny JA: Bagaimana Kalau Rakyat Melawan?

Awalnya, para pengusaha telah menyusun rencana bahwa, Jumat (11/9) ini, wisatawan mancanegara masuk di tahap 3 pembukaan pariwasata Bali. Sebelumnya sudah dibuka tahap 1 untuk lokal dan tahap 2 untuk domestik. Baca Juga: Soal PSBB Total, Mendag Wanti-Wanti Hal Ini ke Anies Baswedan

Namun, setelah peluang untuk menggarap pasar dari turis mancanegara hangus, kini wisatawan dari Ibu kota juga kini bakal tak bisa diharapkan karena ada PSBB.

"Kita sekarang andalkan domestik market saja. Lebih dari 50% dari Jakarta, bahkan bisa 70-80%. Ini bisa hilang. Makanya kita mempertimbangkan apa kita tutup lagi atau gimana?(karena ada PSBB DKI)?" katanya.

Baca Juga

Tag: Anies Baswedan, Pariwisata, Bali, Perhotelan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Https://www.rentalmobilbali.net/harga-tiket-masuk-desa-penglipuran/

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,956.98 3,917.50
British Pound GBP 1.00 19,218.70 19,023.06
China Yuan CNY 1.00 2,196.09 2,173.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,841.84 14,694.16
Dolar Australia AUD 1.00 10,856.81 10,741.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.08 1,896.00
Dolar Singapura SGD 1.00 10,939.66 10,826.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,586.10 17,406.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,597.15 3,557.91
Yen Jepang JPY 100.00 14,156.66 14,011.79
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5059.223 20.822 707
2 Agriculture 1171.729 -22.067 24
3 Mining 1370.434 12.402 47
4 Basic Industry and Chemicals 724.951 10.929 80
5 Miscellanous Industry 866.535 -7.832 53
6 Consumer Goods 1884.335 4.638 60
7 Cons., Property & Real Estate 347.883 3.847 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 838.076 14.829 79
9 Finance 1093.794 -6.183 94
10 Trade & Service 636.535 12.642 175
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 51 66 15 29.41
2 JMAS 133 172 39 29.32
3 AKSI 362 452 90 24.86
4 TFCO 330 412 82 24.85
5 JSKY 244 296 52 21.31
6 AIMS 141 170 29 20.57
7 SOHO 9,475 11,350 1,875 19.79
8 AMIN 228 270 42 18.42
9 ASBI 322 376 54 16.77
10 LRNA 131 150 19 14.50
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 115 107 -8 -6.96
2 PCAR 320 298 -22 -6.88
3 ATIC 585 545 -40 -6.84
4 SSTM 468 436 -32 -6.84
5 SIPD 1,190 1,110 -80 -6.72
6 AALI 10,800 10,075 -725 -6.71
7 BEST 194 181 -13 -6.70
8 ROCK 1,570 1,465 -105 -6.69
9 DNAR 240 224 -16 -6.67
10 AISA 244 228 -16 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,775 28,150 -625 -2.17
2 BBRI 3,200 3,220 20 0.62
3 JSKY 244 296 52 21.31
4 ASRI 117 131 14 11.97
5 BEST 194 181 -13 -6.70
6 MEDC 420 430 10 2.38
7 TLKM 2,820 2,890 70 2.48
8 AISA 244 228 -16 -6.56
9 BBNI 4,720 4,740 20 0.42
10 MDKA 1,575 1,600 25 1.59