Portal Berita Ekonomi Selasa, 29 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,85% pada level 23.275.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,86% pada level 2.327.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,12% pada level 23.539.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,21% pada level 3.224.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,38% pada level 2.473.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,77% pada level 5.882.
  • 16:02 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,11% terhadap Yuan pada level 6,81 CNY/USD.
  • 16:01 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,03% terhadap Dollar AS pada level 14.895 IDR/USD.

PDIP Nilai Terobosan Gubernur DKI Nol Besar, Jawaban Anies Menohok!

PDIP Nilai Terobosan Gubernur DKI Nol Besar, Jawaban Anies Menohok!
WE Online, Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, merespons sindiran terkait kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang tak ada penegakan aturan maka terkesan percuma. Anies mengatakan selama PSBB transisi sudah ada penindakan yang diterapkan.

Dia mengatakan penindakan tersebut dilakukan terhadap 158.018 orang atau badan yang melanggar protokol.

Baca Juga: Tolak Rencana Anies PSBB Total, Orang Terkaya RI Kirim Surat Ke Jokowi: Yth Bapak Presiden...

"Jadi, 158.018 orang, badan. Badan itu bisa warung, toko. Denda sudah diterapkan sebesar Rp4,3 miliar," kata Anies di Balai Kota DKI seperti dikutip dari Acara Apa Kabar Indonesia Malam tvOne, Minggu, 13 September 2020.

Anies menekankan dengan mendisiplinkan 158 ribu pelanggar itu, DKI Jakarta sudah punya aturan dan menegakkannya. 

"Jadi, Kami levelnya tuh bukan level baru bikin aturan. Kami levelnya sudah menegakkan dan bisa diukur," tutur eks Rektor Universitas Paramadina itu.

Baca Juga: Anies Siapkan 2 Tower Wisma Atlet Khusus Tangani Orang Tanpa Gejala

Dia menambahkan, DKI Jakarta dalam menerapkan aturan sanksi selama PSBB memiliki 5 ribu petugas. Selain itu, ada 5 ribu aparatur sipil negara atau ASN yang siap membantu dalam penegakan aturan.

Pun, Anies melanjutkan dalam penularan COVID-19 di Ibu Kota karena menyangkut di ruang semi privat dan privat. Contohnya, warga yang di ruang terbuka seperti transportasi umum mengenakan masker namun sampai kantor justru abai.

Dia mengetakan kalau di area umum masih mudah diingatkan dan dipantau. Namun, kalau privat dan semi privat maka ada kesadaran harus saling mengingatkan.

"Sampai ke kantor dalam rapat. Satu, tidak memperhatikan jumlah orang di ruangan, nanti belum tentu pakai masker. Nah, karena itu kita sama-sama mendispilinkan, sesama kita agar bisa mencegah penularan ini," tutur Anies.

Kebijakan Pemprov DKI yang akan memberlakukan PSBB kembali mulai Senin besok, 14 September 2020 menuai pro dan kontra. Salah satu suara kontra disampaikan Ketua Fraksi PDIP di DPRD DKI, Gembong Warsono.

Gembong tak menampik kondisi Ibu Kota saat ini dalam penyebaran Corona COVID-19 berada di posisi lampu merah. Namun, ia pesimis rencana PSBB total tanpa penegakkan aturan maka akan percuma.

"Tapi, langkah terobosan yang diciptakan Pak Anies kalau saya ibaratkan seperti macan kertas. Kenapa saya katakan macan kertas? Karena kebijakan-kebijakan selama ini dalam rangka penanganan COVID-19 baru hebat sebatas kertas. Namun, implementasinya di lapangan nol besar," kata Gembong dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam tvOne yang dikutip pada Jumat, 11 September 2020.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Anies Baswedan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), PSBB Total, Covid-19, Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,997.92 3,957.93
British Pound GBP 1.00 19,259.06 19,064.46
China Yuan CNY 1.00 2,197.20 2,175.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,994.60 14,845.40
Dolar Australia AUD 1.00 10,620.68 10,513.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,934.89 1,915.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,932.99 10,821.84
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,500.20 17,324.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,599.28 3,559.19
Yen Jepang JPY 100.00 14,214.24 14,071.47
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4879.098 -27.450 707
2 Agriculture 1122.417 -2.140 24
3 Mining 1339.963 5.348 47
4 Basic Industry and Chemicals 696.579 -8.247 80
5 Miscellanous Industry 834.449 -19.875 53
6 Consumer Goods 1822.130 -5.238 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.108 -1.162 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 796.189 -7.740 79
9 Finance 1049.447 -5.825 94
10 Trade & Service 623.036 0.279 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 90 121 31 34.44
2 WICO 470 575 105 22.34
3 AIMS 132 160 28 21.21
4 PURE 302 364 62 20.53
5 YULE 200 240 40 20.00
6 ENVY 50 60 10 20.00
7 TFCO 450 535 85 18.89
8 JAST 99 116 17 17.17
9 BOLT 540 610 70 12.96
10 WAPO 64 72 8 12.50
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 40 36 -4 -10.00
2 ENZO 86 80 -6 -6.98
3 HEXA 3,600 3,350 -250 -6.94
4 PYFA 940 875 -65 -6.91
5 INTD 174 162 -12 -6.90
6 JMAS 174 162 -12 -6.90
7 JAWA 58 54 -4 -6.90
8 SOHO 10,225 9,525 -700 -6.85
9 ARGO 1,900 1,770 -130 -6.84
10 TUGU 1,390 1,295 -95 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 JAST 99 116 17 17.17
2 BBRI 3,090 3,040 -50 -1.62
3 BBCA 27,575 27,525 -50 -0.18
4 TLKM 2,660 2,630 -30 -1.13
5 TOWR 1,035 1,035 0 0.00
6 PURE 302 364 62 20.53
7 ENVY 50 60 10 20.00
8 PURA 127 131 4 3.15
9 MDKA 1,615 1,615 0 0.00
10 BEST 183 174 -9 -4.92