Portal Berita Ekonomi Kamis, 01 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka positif 1,34% pada level 2.499.
  • 09:07 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,47% terhadap Dollar AS pada level 14.810 IDR/USD.
  • 09:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,61% pada pembukaan sesi I.
  • 08:34 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup menguat 0,74% pada level 11.167.
  • 08:33 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,12 USD/barel.
  • 08:33 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 40,95 USD/barel.
  • 08:32 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Euro pada level 1,1728 USD/EUR.
  • 08:31 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,2923 USD/GBP.
  • 08:30 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 1,20% pada level 27.781.
  • 08:29 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,83% pada level 3.363.
  • 08:28 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup negatif 0,53% pada level 5.866.
  • 08:28 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Yen pada level 105,53 JPY/USD.
  • 08:27 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.887 USD/troy ounce.

Bima Arya: Ekonomi Lumpuh Gara-Gara PSBB Total

Bima Arya: Ekonomi Lumpuh Gara-Gara PSBB Total
WE Online, Bogor -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berusaha mencari solusi moderat menangani pandemi Covid-19 dengan menjaga keseimbangan antara sektor kesehatan, yakni menekan penularan Covid-19 dan menjaga sektor ekonomi tetap bergerak positif.

"Kalau diterapkan PSBB total dan sektor ekonomi ditutup maka akan lumpuh. Warga akan kesulitan memenuhi kebutuhan pokoknya," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya, di Kota Bogor Sabtu (12/9/2020).

Baca Juga: PDIP Nilai Terobosan Gubernur DKI Nol Besar, Jawaban Anies Menohok!

Baca Juga: Tolak Rencana Anies PSBB Total, Orang Terkaya RI Kirim Surat Ke Jokowi: Yth Bapak Presiden...

Bima mengaku, sudah bertemu dengan para pengusaha di Kota Bogor, dan mendiskusikan solusi terbaik pada situasi pandemi Covid-19 saat ini.

"Ada usulan-usulan dari para pengusaha untuk menjaga keseimbangan kesehatan dan ekonomi. Ada formula-formulanya, nanti kita laksanakan," katanya.

Perekonomian di Kota Bogor, kata Bima, sudah mulai menggeliat setelah Pemkot Bogor menerapkan pembatasan sosial berskala besar praadaptasi kebiasaan baru (PSBB Pra-AKB) mulai 4 Juli lalu.

"Perekonomian rakyat sudah mulai menggeliat, tapi kemudian kasus positif Covid-19 menigkat lagi sehingga harus dicari titik temunya," katanya.

Baca Juga: Anies Siapkan 2 Tower Wisma Atlet Khusus Tangani Orang Tanpa Gejala

Bima menjelaskan, Pemkot kemudian, memberlakukan pembatasan sosial berskala mikro dan komunitas (PSBMK) mulai 29 Agustus hingga 11 September, dan diperpanjang hingga 14 September. Tujuannya dalah untuk mengerem sedikit sektor usaha dan mengurangi aktivitas di luar rumah.

"Sektor usaha dibatasi jam operasionalnya tapi tidak ditutup. Sasarannya untuk menekan penulatan Covid-19," kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Menurut Bima, Pemkot Bogor menerapkan PSBMK sampai Senin (14/9/2020). Pemkot, Bima melanjutkan, masih menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memberlakukan PSBB total mulai Senin (14/9/2020).

"Setelah hari Senin nanti akan diumumkan lagi," katanya. 

Bima menuturkan, Pemkot Bogor kemungkinan besar akan melanjutkan PSBMK dengan penguatan edukasi kepada warga mengenai Covid-19 dan pencegahanya.

"Edukasi kepada warga akan melihatkan dokter dan pemuka agama. Saya sudah koordinasi dengan IDI Kota Bogor dan menyatakan siap. Saya juga sudah berkoordinasi dengan MUI Kota Bogor yang juga menyatakan siap," katanya.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: PSBB Total, Bima Arya Sugiarto, perekonomian, Covid-19, Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,997.28 3,957.29
British Pound GBP 1.00 19,295.46 19,099.02
China Yuan CNY 1.00 2,201.26 2,179.11
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,992.59 14,843.41
Dolar Australia AUD 1.00 10,706.21 10,598.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,934.53 1,915.25
Dolar Singapura SGD 1.00 10,965.91 10,852.83
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,617.79 17,436.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,610.93 3,569.84
Yen Jepang JPY 100.00 14,185.44 14,042.96
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4870.039 -9.059 707
2 Agriculture 1137.468 15.051 24
3 Mining 1332.023 -7.940 47
4 Basic Industry and Chemicals 709.511 12.932 80
5 Miscellanous Industry 820.297 -14.152 53
6 Consumer Goods 1828.954 6.824 60
7 Cons., Property & Real Estate 340.617 -1.491 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 785.945 -10.244 79
9 Finance 1039.763 -9.684 94
10 Trade & Service 631.209 8.173 175
No Code Prev Close Change %
1 WOWS 66 89 23 34.85
2 RONY 121 163 42 34.71
3 OKAS 81 109 28 34.57
4 POLU 680 850 170 25.00
5 LION 224 280 56 25.00
6 WAPO 72 89 17 23.61
7 ALMI 165 199 34 20.61
8 FIRE 236 282 46 19.49
9 DEAL 192 226 34 17.71
10 DADA 51 59 8 15.69
No Code Prev Close Change %
1 PCAR 400 372 -28 -7.00
2 TPMA 344 320 -24 -6.98
3 EPAC 404 376 -28 -6.93
4 JAST 116 108 -8 -6.90
5 AIMS 160 149 -11 -6.88
6 HEXA 3,350 3,120 -230 -6.87
7 PYFA 875 815 -60 -6.86
8 SBAT 234 218 -16 -6.84
9 SOHO 9,525 8,875 -650 -6.82
10 JMAS 162 151 -11 -6.79
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 2,630 2,560 -70 -2.66
2 BRPT 685 790 105 15.33
3 BBRI 3,040 3,040 0 0.00
4 BMTR 208 224 16 7.69
5 BBCA 27,525 27,100 -425 -1.54
6 BMRI 5,075 4,960 -115 -2.27
7 JAST 116 108 -8 -6.90
8 WOWS 66 89 23 34.85
9 PURA 131 133 2 1.53
10 DEAL 192 226 34 17.71