Portal Berita Ekonomi Senin, 28 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Jalankan PSBB Total, Airlangga ke Anies Baswedan: Jangan Overdosis!

Jalankan PSBB Total, Airlangga ke Anies Baswedan: Jangan Overdosis!
WE Online, Jakarta -

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak lagi salah mengambil dosis dalam menghadapi pandemi Covid-19. Sebab, hal itu bisa mengguncang fundamental ekonomi RI di tengah pandemi saat ini.

Menurut dia, pernyataan Anies yang kembali melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total, sebagaimana pada Maret 2020, dinilai overdosis obat dalam menghadapi kenaikan tingkat positif pasien Covid-19.

Baca Juga: Alhamdulillah! Anies Pastikan: Sampai Akhir Tahun 2020, Masyarakat Akan Terima....

"Sehingga kita tidak mengambil langkah-langkah yang katakanlah overdosis, dampaknya Jakarta bukan sebuah kota, Jakarta bukan hanya mencerminkan 20 persen, tapi pusat saraf perekonomian nasional. Sehingga apa yang diambil merefleksikan kebijakan nasional," kata Airlangga secara virtual, Minggu (13/9/2020).

Padahal, Airlangga menekankan, berdasarkan data ada, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Jakarta tinggi melampaui tingkat kesembuhan nasional. Bahkan, tingkat fatality rate atau kematian dari pasien yang terpapar virus jauh lebih kecil dibanding nasional.

"Tingkat kesembuhan lebih tinggi dari nasional. Kalau nasional 71,4 persen, Jakarta 75,2 persen. Kemudian kalau bicara nasional fatality rate di atas 4 persen nah Jakarta ini 2,7 persen. Jadi artinya, tingkat fatality rate-nya lebih rendah dari nasional," tegas Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Ketimbang menjalankan kembali PSBB total, Airlangga menyatakan yang perlu dilakukan Anies adalah melakukan manajemen mikro terhadap kebijakan-kebijakannya yang diambil dalam mengendalikan wabah Covid-19, yang kembali mencuat di DKI beberapa hari terakhir.

Misalnya, kata Airlangga, kebijakan ganjil-genap yang menyebabkan tingkat penyebaran Covid-19 di moda transportasi massal meningkat drastis. Begitu juga dengan tempat pembukaan pusat-pusat hiburan, hingga hari bebas kendaraan atau car free day yang terlalu padat.

"Ini yang harus dilihat satu per satu dan itu secara mikro, itu yang dilakukan Jawa Barat. Jawa Tengah tidak PSBB sehingga mikro manajemen jadi penting jadi kita tahu sumbernya kenapanya sehingga kita tidak mengambil langkah-langkah yang katakanlah overdosis," ucap Airlangga.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: PSBB Total, Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta), Airlangga Hartarto, Anies Baswedan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68