Portal Berita Ekonomi Minggu, 27 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Hamas Yakin Erdogan Sosok Panglima Perang Muslim karena...

Hamas Yakin Erdogan Sosok Panglima Perang Muslim karena...
WE Online, Istanbul -

Tak perlu disangsikan lagi besarnya dukungan yang diberikan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, terhadap perjuangan rakyat Palestina. Meski menuai banyak kecaman dan membuat Turki memiliki banyak musuh, Erdogan tetap berdiri tegak bergandengan bersama kelompok pejuang Hamas Palestina.

Dalam laporan Finnancial Times, sejumlah rakyat Palestina mendatangi salah satu situs suci umat Islam dunia, Masjid Al-Aqsa, Jerusalem, Jumat (11/9/2020). Kaum pria datang untuk melaksanakan kewajiban Salat Jumat, sementara para wanita datang ke Al-Aqsa sembari membawa bendera Turki dan foto Erdogan.

Baca Juga: Erdogan Klaim Ekonomi Bukan Lagi Senjata Menakutkan buat Turki

Popularitas Erdogan di kalangan rakyat Palestina, membuktikan bahwa perjuangan pria 66 tahun untuk membebaskan Palestina dari cengkraman kaum Zionis Israel. 

Tak seperti sejumlah negara Arab yang akhirnya terkena rayuan Israel, Turki di bawah komando Erdogan tetap konsisten dalam dukungannya terhadap perjuangan rakyat Palestina. Sebab seperti yang diketahui, Israel berhasil membujuk Mesir, Yordania dan Uni Emirat Arab (UEA), untuk berdamai.

Mesranya hubungan Erdogan dengan kelompok sayap militer Hamas Palestina, membuat Israel gusar. Tak cuma Israel, Amerika Serikat (AS), dan sejumlah negara Uni Eropa (UE) juga mengecam tindakan Erdogan. Bagaimana tidak, Erdogan mengundang para petinggi Hamas ke Istanbul, 22 Agustus 2020.

Menurut laporan The Jerusalem Post, dalam kesempatan itu Erdogan bertemu langsung dengan Wakil Kepala Hamas, Saleh al-Arouri. Kedatngan al-Arouri ini kian membuat Israel, AS, dan Uni Eropa murka. Pasalnya, al-Arouri adalah salah satu buronan paling dicari pemerintah AS. Bahkan kepala al-Arouri dihargai US$5 juta, atau setara dengan Rp73,9 miliar.

Saat itu, Erdogan juga kembali bertemu dengan Pemimpin Hamas Palestina, Ismail Haniyeh. Selain memberikan ucapan selamat kepada Erdogan atas keputusannya mengubah gereja Hagia Sophia menjadi masjid, pertemuan itu juga membahas soal perlawanan terhadap Israel yang ingin mencaplok wilayah Tepi Barat.

Seorang pejabat tinggi Turki yang tak disebutkan namanya, menyatakan Erdogan tahu Israel tengah menargetkan negara-negara Arab yang memberikan dukungan kepada perjuangan Palestina. Seperti halnya UEA, Israel ingin negara-negara ini tak lagi ikut campur dalam konfliknya dengan Palestina.

"Mereka (Israel) telah mengisolasi Gaza dalam waktu yang lama secara fisik dan politik. Dan, sekarang mereka menargetkan negara-negara yang memiliki kontak dengan Hamas," ucap pejabat tinggi Turki itu.

Sementara itu, seorang peneliti Institut Washington untuk Kebijakan Timur Tengah dan Institut Studi Keamanan Nasional Tel Aviv, Sarah Feuer, menyebut bahwa Turki hanya ingin unggul dalam hal geopolitik dan ideologis. Feuer juga mengatakan Erdogan memang ingin tampil sebagai pemimpin Islam dunia.

Dalam pandangannya, Feuer yakin Turki akan membuat perlawanan yang lebih besar kepada negara-negara Arab yang pada akhirnya memilih berdamai dengan Israel.  Feuer meyakini Erdogan bakal menentang koalisi UEA-Arab Saudi-Mesir.

"Ada pertimbangan geopolitik dan ideologis di sini. Erdogan melihat aliansi yang muncil di kawasan ini sebagai ancaman. Tetapi, dia juga menampilkan dirinya sebagai pemimpin dunia Muslim dan pembawa bendera gerakan Islam untuk melawan kubu UEA-ArabSaudi-Mesir," ujar Feuer.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Recep Tayyip Erdogan, Turki, Hamas, Palestina, Timur Tengah

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Bernadett Szabo

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68