Portal Berita Ekonomi Rabu, 23 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:03 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,60 USD/barel.
  • 13:02 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 41,48 USD/barel.
  • 13:02 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,16% terhadap Euro pada level 1,1689 USD/EUR.
  • 13:01 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Poundsterling pada level 1,2725 USD/GBP.
  • 13:01 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,16% terhadap Yen pada level 105,10 JPY/USD.
  • 13:00 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.885 USD/troy ounce.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,66% pada penutupan sesi I.

Wajar Erdogan Ngamuk, Rupanya Presiden Prancis Suruh...

Wajar Erdogan Ngamuk, Rupanya Presiden Prancis Suruh...
WE Online, Istanbul -

Sebuah fakta baru terungkap dalam konflik maritim yang terjadi di Laut Mediterinia timur. Ternyata ada pihak ketiga yang sangat menginginkan pecah perang antara Turki dengan Yunani. Siapakah dia?

Kemunculan pihak ketiga yang berusaha memancing Turki dan Yunani berperang itu diungkapkan Panglima Turki yang kini menjabat Menteri Pertahanan, Jenderal Hulusi Akar.

Baca Juga: Ngeri! Akal Bulus Macron Kirim Tentara buat Perangi Erdogan Terungkap

Dalam siaran resminya, Senin (14/9/2020), Jenderal Akar mengungkapkan, pihak ketiga itu adalah Presiden Emmanuel Macron

Menurut Jenderal Akar, Emmanuel Macron terus memprovokasi dan mengarahkan Yunani untuk segera angkat senjata menggempur Turki. Bahkan, Prancis mengirim pasukan secara rahasia dalam sebuah latihan perang yang digelar Yunani.

"Ada provokasi terutama di bawah kepemimpinan Macron. Setiap kali Yunani diprovokasi, diarahkan, didorong untuk mengangkat senjata, dan dikirim ke beberapa latihan yang tidak direncanakan," kata Jenderal Akar.

Dan karena alasan inilah ternyata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan marah dan menyatakan siap perang.

Sebelum fakta ini diungkapkan, Jenderal Akar telah beberapa kali mengultimatum Prancis dan negara manapun yang berniat bersekutu dengan Yunani untuk memerangi Turki.

"Ada orang yang datang dari ribuan kilometer dan mencoba menggertak, membuat klaim, untuk bertindak sebagai malaikat pelindung. Ini tidak bisa diterima. Mereka datang dan pergi saat mereka datang," katanya dalam siaran resmi Kementerian Pertahanan Turki pada Jumat 4 September 2020.

Ancaman Jenderal Akar ini sepertinya bukan bualan belaka, terbuka Turki memang telah menyiapkan Pusat Operasi Udara Terpadu. Tempat ini merupakan pusat komando tempur dan pusat pemantauan keamanan seluruh wilayah Turki termasuk perairan Laut Mediterania timur.

Bahkan, Jenderal Akar telah mengumpulkan semua panglima perang semua angkatan di tempati itu. Mulai dari Kepala Staf Umum, Jenderal Yasar Guler; Panglima Angkatan Darat, Jenderal Umit Dundar; Komandan Angkatan Laut, Laksamana Adnan Ozbal; dan Komandan Angkatan Udara, Jenderal Hasan Kucukakyuz.

Akar mengatakan, Prancis sama sekali tidak punya urusan dengan Turki dan Yunani. Dan Prancis harus tahu diri, sebab Prancis bukan negara yang ditunjuk Uni Eropa untuk menuntaskan sengketa Laut Mediterania timur.

Baginya kehadiran Prancis dalam sengketa itu cuma sebagai pihak yang menebar ancaman tak berdasar kepada Turki, dengan mendukung Yunani dalam mempertahankan kesalahan terkait batas wilayah maritim di Mediterania.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Recep Tayyip Erdogan, Emmanuel Macron, Hulusi Akar, Turki, Yunani, Mediterania

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Presidential Press Office

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,975.04 3,935.28
British Pound GBP 1.00 18,965.97 18,774.30
China Yuan CNY 1.00 2,193.95 2,171.80
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,909.18 14,760.83
Dolar Australia AUD 1.00 10,633.23 10,525.95
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,923.77 1,904.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.08 10,799.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,418.39 17,239.17
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,602.99 3,561.98
Yen Jepang JPY 100.00 14,184.36 14,039.21
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4934.093 -65.267 707
2 Agriculture 1156.958 -29.674 24
3 Mining 1340.548 -15.994 47
4 Basic Industry and Chemicals 702.870 -6.150 80
5 Miscellanous Industry 849.133 -3.159 53
6 Consumer Goods 1846.211 -22.465 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.139 -2.692 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 813.187 -6.744 79
9 Finance 1061.669 -21.366 94
10 Trade & Service 626.543 -4.189 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 88 113 25 28.41
2 MTPS 376 470 94 25.00
3 KBAG 68 84 16 23.53
4 EPAC 336 398 62 18.45
5 NFCX 1,690 2,000 310 18.34
6 SGER 324 382 58 17.90
7 HELI 169 194 25 14.79
8 MTLA 354 400 46 12.99
9 DPNS 228 254 26 11.40
10 HOMI 620 680 60 9.68
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 100 93 -7 -7.00
2 SSTM 406 378 -28 -6.90
3 SINI 466 434 -32 -6.87
4 SQMI 176 164 -12 -6.82
5 PSGO 132 123 -9 -6.82
6 ROCK 1,395 1,300 -95 -6.81
7 DSFI 59 55 -4 -6.78
8 AGRO 326 304 -22 -6.75
9 DPUM 89 83 -6 -6.74
10 MASA 595 555 -40 -6.72
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,025 27,250 -775 -2.77
2 BBRI 3,190 3,130 -60 -1.88
3 BRIS 825 770 -55 -6.67
4 BBNI 4,590 4,540 -50 -1.09
5 BEST 169 168 -1 -0.59
6 PURA 136 144 8 5.88
7 TLKM 2,810 2,780 -30 -1.07
8 DEAL 132 144 12 9.09
9 BMRI 5,475 5,300 -175 -3.20
10 TOWR 1,025 1,020 -5 -0.49