Portal Berita Ekonomi Rabu, 30 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,79% pada level 23.459.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,86% pada level 2.327.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 1,50% pada level 23.185.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,20% pada level 3.218.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,06% pada level 2.470.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,03% pada level 5.889.
  • 16:09 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Yen pada level 6,8131 CNY/USD.
  • 16:08 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,10% terhadap Dollar AS pada level 14.880 IDR/USD.

PKS Desak Luhut Awasi Kinerja Smelter Tembaga: Jangan Lembek!

PKS Desak Luhut Awasi Kinerja Smelter Tembaga: Jangan Lembek!
WE Online, Jakarta -

Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, meminta Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memperhatikan kinerja semua smelter tambang, mulai dari smelter timah hingga tembaga. Menurutnya, kalau pemerintah serius dengan program hilirisasi hasil tambang, semestinya yang diawasi tidak saja kinerja smelter nikel, tapi juga smelter tembaga ini.

Smelter adalah fasilitas untuk memurnikan hasil tambang dari berupa bijih logam menjadi logam. Dengan permurnian ini, Indonesia tidak lagi mengekspor bijih tambang atau konsentrat tembaga, tetapi hasil produk hilirisasinya yang bernilai tambah lebih tinggi. Harapannya, dalam jangka panjang, neraca transaksi perdagangan akan lebih positif.

Baca Juga: Lawan Jawara PDIP, PKS Terjunkan Pasukan Emak-emak

"Pemerintah perlu ekstra kerja keras di tengah pandemi Covid-19 ini agar kinerja smelter dapat berjalan sesuai target. Sebab, masih banyak masalah yang dipertanyakan publik terkait kinerja smelter ini," kata Mulyanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (14/9/2020).

Mulyanto berpendapat, secara konsepsional program hilirisasi produk tambang melalui smelter ini akan memunculkan efek berlapis (multiflier effect) bagi sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat, seperti diperolehnya produk turunan logam lain, kabel dan asam sulfat; tumbuhnya usaha rantai pasok; tumbuhnya industri terkait di hilir; terbukanya lapangan kerja baru; peningkatan keterampilan SDM dan alih teknologi dalam negeri, dll.

Mulyanto menyayangkan progres pembangunan smelter tembaga yang seperti jalan di tempat. Sampai dengan bulan Juli 2020, pembangunan smelter baru PT Freeport Indonesia (PTFI) di Gresik baru mencapai 5,86% dari target yang seharusnya 10,5%.

"Sangat jauh di bawah 90%. Padahal sesuai dengan keputusan Menteri ESDM No.154 K/30/ MEM/2019, ada ketentuan yang mengatur bahwa kemajuan fisik pembangunan smelter harus paling sedikit 90% dari target yang ada," lanjutnya.

"Bila tidak tercapai, sanksinya adalah penghentian sementara persetujuan ekspor konsentrat mereka. Selain itu, perusahaan wajib membayar denda administratif sebesar 20% dari nilai kumulatif penjualan mineral ke luar negeri selama enam bulan terakhir," papar Wakil Ketua FPKS Bidang Industri dan Pembangunan ini.

Bahkan, tegas Mulyanto, PT Freeport Indonesia berani dan terang-terangan melempar wacana untuk mengusulkan penundaan target pembangunan smelter melebihi batas waktu yang ditetapkan UU, yakni tahun 2023.

"Pemerintah harus tegas menyikapi masalah ini. Gunakan aturan hukum yang berlaku. Jangan terlalu banyak pemakluman menghadapi perusahaan-perusahaan tambang," tegas Mulyanto.

Karena itu, Mulyanto mendesak pemerintah tegas melaksanakan dan mengawal amanat UU No. 3/2020 sebagai perubahan atas UU. No.4/2009 tentang Minerba, khususnya pasal 170A. Dia meminta pemerintah jangan lembek, apalagi ikut melanggar UU tersebut. Sanksi atas pelanggaran PTFI ini harus segera diputuskan, sebagai wujud konsistensi pemerintah dalam penegakan hukum.

"Ini penting. Kalau pemerintah tidak konsisten terhadap aturan yang ada, jangan heran kalau pengusaha tambang ogah-ogahan dalam membangun fasilitas ini dan menuntut untuk dapat mengekspor konsentrat karena dalam jangka pendek mereka merasa lebih mudah dan lebih untung dengan menjual hasil tambang apa adanya," tandas Mulyanto.

Baca Juga

Tag: Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mulyanto, Luhut Binsar Pandjaitan, PT Freeport Indonesia

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: PKS

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,997.28 3,957.29
British Pound GBP 1.00 19,295.46 19,099.02
China Yuan CNY 1.00 2,201.26 2,179.11
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,992.59 14,843.41
Dolar Australia AUD 1.00 10,706.21 10,598.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,934.53 1,915.25
Dolar Singapura SGD 1.00 10,965.91 10,852.83
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,617.79 17,436.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,610.93 3,569.84
Yen Jepang JPY 100.00 14,185.44 14,042.96
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4870.039 -9.059 707
2 Agriculture 1137.468 15.051 24
3 Mining 1332.023 -7.940 47
4 Basic Industry and Chemicals 709.511 12.932 80
5 Miscellanous Industry 820.297 -14.152 53
6 Consumer Goods 1828.954 6.824 60
7 Cons., Property & Real Estate 340.617 -1.491 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 785.945 -10.244 79
9 Finance 1039.763 -9.684 94
10 Trade & Service 631.209 8.173 175
No Code Prev Close Change %
1 WOWS 66 89 23 34.85
2 RONY 121 163 42 34.71
3 OKAS 81 109 28 34.57
4 POLU 680 850 170 25.00
5 LION 224 280 56 25.00
6 WAPO 72 89 17 23.61
7 ALMI 165 199 34 20.61
8 FIRE 236 282 46 19.49
9 DEAL 192 226 34 17.71
10 DADA 51 59 8 15.69
No Code Prev Close Change %
1 PCAR 400 372 -28 -7.00
2 TPMA 344 320 -24 -6.98
3 EPAC 404 376 -28 -6.93
4 JAST 116 108 -8 -6.90
5 AIMS 160 149 -11 -6.88
6 HEXA 3,350 3,120 -230 -6.87
7 PYFA 875 815 -60 -6.86
8 SBAT 234 218 -16 -6.84
9 SOHO 9,525 8,875 -650 -6.82
10 JMAS 162 151 -11 -6.79
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 2,630 2,560 -70 -2.66
2 BRPT 685 790 105 15.33
3 BBRI 3,040 3,040 0 0.00
4 BMTR 208 224 16 7.69
5 BBCA 27,525 27,100 -425 -1.54
6 BMRI 5,075 4,960 -115 -2.27
7 JAST 116 108 -8 -6.90
8 WOWS 66 89 23 34.85
9 PURA 131 133 2 1.53
10 DEAL 192 226 34 17.71