Portal Berita Ekonomi Selasa, 29 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:01 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,75% pada pembukaan sesi I.
  • 08:21 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup menguat 1,87% pada level 11.117.
  • 08:20 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,57 USD/barel.
  • 08:20 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,42 USD/barel.
  • 08:19 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Euro pada level 1,1670 USD/EUR.
  • 08:18 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,20% terhadap Poundsterling pada level 1,2860 USD/GBP.
  • 08:17 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup menguat 1,51% pada level 27.584.
  • 08:16 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 1,61% pada level 3.351.
  • 08:15 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup menguat 1,46% pada level 5.927.
  • 08:14 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yen pada level 105,44 JPY/USD.
  • 08:13 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.882 USD/troy ounce.

Penusukan Syekh Ali Jaber, Fahira Idris: Ungkap Motifnya, Segera Seret ke Pengadilan!

Penusukan Syekh Ali Jaber, Fahira Idris: Ungkap Motifnya, Segera Seret ke Pengadilan!
WE Online, Jakarta -

Keraguan banyak pihak bahwa tersangka penusuk Syekh Ali Jaber mengalami gangguan kejiwaan sangat beralasan. Oleh karena itu, pengungkapan motif pelaku menjadi penting untuk menguak dan mengusut tuntas kasus ini dan berbagai dugaan yang saat ini masih menjadi pertanyaan besar di benak publik.

Anggota DPD RI Fahira Idris mengharapkan publik terutama umat Islam tetap tenang dan memercayakan proses penyelidikan dan pengungkapan kasus ini kepada pihak kepolisian. Dengan pengalaman dan sumber daya yang dipunyai kepolisian, dirinya berharap motif pelaku bisa segera terungkap sehingga kasus ini bisa segera dibawa ke pengadilan.

Baca Juga: Geram Penusukan Syekh Ali Jaber, FPI Bakal...

"Pertama, saya mengutuk keras kejahatan terhadap Syekh Ali Jaber. Kedua, saya berharap motif pelaku segera terungkap dan kasus ini segera disidangkan. Untuk unsur pidananya pasti sudah terpenuhi. Hanya untuk motif memang harus digali lebih mendalam lagi. Jika motif sudah terungkap, pelaku akan segera diseret ke pengadilan," kata Fahira dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Fahira menyerahkan dan memercayakan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Dia menyebutkan, tantangan besar kasus ini adalah mengungkap motif pelaku dan berbagai dugaan kenapa pelaku menjadikan Syekh Ali Jaber yang merupakan seorang ulama sebagai sasarannya.

Fahira mengungkapkan, dugaan gangguan jiwa bagi pelaku tindakan pidana harus bisa dibuktikan secara menyakinkan di dalam pengadilan. Sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) bahwa yang memiliki wewenang memutuskan apakah terdakwa mengalami gangguan jiwa (gila) atau tidak adalah hakim.

Dalam memutuskan hal ini, hakim bersandar pada pada bukti-bukti yang ada di pengadilan termasuk keterangan dari saksi ahli dan keterangan dari rumah sakit serta ahli psikolog forensik untuk didengar keterangannya mengenai status kejiwaan terdakwa.

"Tidak bisa kemudian hanya berdasarkan keterangan satu pihak yang menyatakan pelaku mengalami gangguan jiwa kemudian sebuah tindak pidana atau kejahatan menjadi tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pengadilan akan menjadi penguji yang sangat kredibel, bukan hanya untuk membuktikan kejiwaan pelaku, melainkan juga untuk menguak kasus ini. Oleh karena itu, mari kita dukung dan kawal proses hukum kasus ini sampai pelaku mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya," pungkas Fahira.

Sebagai informasi, Syekh Ali Jaber ditusuk orang tak dikenal saat mengisi pengajian di Masjid Afaludin Tamin Sukajawa, Bandar Lampung, Minggu (13/9/2020). Akibat tusukan pisau, bahu kanan Syekh Ali Jaber terluka.

Baca Juga

Tag: Syekh Ali Jaber, Fahira Idris, Ulama

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: IG @syekh.alijaber

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,008.27 3,968.17
British Pound GBP 1.00 19,195.16 19,002.67
China Yuan CNY 1.00 2,204.40 2,182.31
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,033.80 14,884.21
Dolar Australia AUD 1.00 10,612.36 10,505.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,939.82 1,920.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,929.70 10,819.37
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,494.83 17,314.80
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.56 3,569.35
Yen Jepang JPY 100.00 14,266.27 14,120.30
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4906.548 -39.243 707
2 Agriculture 1124.557 -13.051 24
3 Mining 1334.615 4.501 47
4 Basic Industry and Chemicals 704.826 -1.454 80
5 Miscellanous Industry 854.324 -17.188 53
6 Consumer Goods 1827.368 -13.653 60
7 Cons., Property & Real Estate 343.270 0.935 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.929 0.370 79
9 Finance 1055.272 -16.988 94
10 Trade & Service 622.757 -0.710 175
No Code Prev Close Change %
1 JAST 74 99 25 33.78
2 CSMI 246 298 52 21.14
3 ARTA 300 360 60 20.00
4 CITA 2,000 2,340 340 17.00
5 AMIN 240 278 38 15.83
6 KIJA 166 190 24 14.46
7 JAWA 51 58 7 13.73
8 ENZO 76 86 10 13.16
9 PDES 222 250 28 12.61
10 MREI 4,000 4,500 500 12.50
No Code Prev Close Change %
1 JMAS 187 174 -13 -6.95
2 INTD 187 174 -13 -6.95
3 MTPS 380 354 -26 -6.84
4 SOHO 10,975 10,225 -750 -6.83
5 SBAT 268 250 -18 -6.72
6 YPAS 390 364 -26 -6.67
7 FIRE 270 252 -18 -6.67
8 TRUS 330 308 -22 -6.67
9 SIPD 1,200 1,120 -80 -6.67
10 RELI 336 314 -22 -6.55
No Code Prev Close Change %
1 KAEF 2,880 3,060 180 6.25
2 KBAG 96 106 10 10.42
3 DEAL 187 191 4 2.14
4 BBRI 3,160 3,090 -70 -2.22
5 BBCA 28,050 27,575 -475 -1.69
6 JAST 74 99 25 33.78
7 TOWR 1,020 1,035 15 1.47
8 TLKM 2,690 2,660 -30 -1.12
9 MDKA 1,555 1,615 60 3.86
10 BOSS 123 125 2 1.63