Portal Berita Ekonomi Jum'at, 18 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:00 WIB. IHSG - IHSG menguta 0,41% pada penutupan sesi II.
  • 13:03 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 41,20 USD/barel.
  • 13:03 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 43,56 USD/barel.
  • 13:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Euro pada level 1,1855 USD/EUR.
  • 13:02 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Poundsterling pada level 1,2969 USD/GBP.
  • 13:01 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yen pada level 104,78 JPY/USD.
  • 13:01 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.954 USD/troy ounce.

Belanja Melempem, Inflasi Tahun Ini Diperkirakan Hanya 2%

Belanja Melempem, Inflasi Tahun Ini Diperkirakan Hanya 2%
WE Online, Jakarta -

Laporan terbaru dari Asian Development Bank (ADB) yang dirilis hari ini, Selasa (15/9/2020), memproyeksikan bahwa belanja rumah tangga masih akan tetap rendah dalam waktu dekat, mengingat adanya pembatasan sosial yang dilaksanakan guna mengendalikan penyebaran virus. Karena permintaan global dan domestik akan tetap lemah pada 2020, kegiatan perdagangan dan investasi pun akan tetap rendah.

"Lemahnya permintaan domestik dalam jangka waktu dekat menyebabkan prakiraan inflasi Indonesia tahun ini diturunkan menjadi rata-rata 2,0%, turun dari 3,0% yang disebutkan ADB dalam prakiraan April. Seiring pulihnya belanja rumah tangga dan dunia usaha pada tahun 2021, inflasi diperkirakan akan naik ke 2,8%," ujar ADB dalam laporan tersebut.

Sementara itu, impor barang modal merosot lebih tajam daripada kontraksi pendapatan dari pariwisata dan ekspor komoditas, sehingga defisit transaksi berjalan kini diperkirakan akan turun menjadi setara dengan 1,5% produk domestik bruto 2020.

Baca Juga: Sri Mulyani: Inflasi 2020 Akan Terkendali di Bawah 2,5%

“Di tengah ketidakpastian yang ada, risiko terhadap proyeksi ini lebih cenderung ke bawah,” kata Emma Allen, Ekonom ADB untuk Indonesia.

“Memburuknya kondisi infeksi, baik pada tingkat lokal maupun global, yang akan menimbulkan pemburukan keyakinan konsumen secara berkepanjangan, dapat menunda pemulihan ekonomi. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi pemerintah untuk segera melaksanakan langkah-langkah dalam menanggulangi pandemi dan mendorong pemulihan ekonomi.” jelas Emma.

Walaupun belanja rumah tangga diperkirakan rendah, laporan ini memproyeksikan pemulihan yang cepat, dengan permintaan domestik yang tadinya tertahan mampu mendongkrak indeks manajer pembelian di bidang manufaktur hingga melampaui ambang batas 50 pada bulan Agustus.

Keyakinan juga semestinya ikut naik seiring bantuan pembiayaan dari pemerintah untuk investasi dan operasi usaha.

ADB berkomitmen mencapai Asia dan Pasifik yang makmur, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, serta terus melanjutkan upayanya memberantas kemiskinan ekstrem. Didirikan pada 1966, ADB dimiliki oleh 68 anggota—49 di antaranya berada di kawasan Asia dan Pasifik.

Baca Juga

Tag: Inflasi, Asian Development Bank (ADB)

Penulis/Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Reuters/Cheryl Ravelo

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,956.98 3,917.50
British Pound GBP 1.00 19,218.70 19,023.06
China Yuan CNY 1.00 2,196.09 2,173.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,841.84 14,694.16
Dolar Australia AUD 1.00 10,856.81 10,741.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.08 1,896.00
Dolar Singapura SGD 1.00 10,939.66 10,826.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,586.10 17,406.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,597.15 3,557.91
Yen Jepang JPY 100.00 14,156.66 14,011.79
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5038.401 -20.081 707
2 Agriculture 1193.796 7.348 24
3 Mining 1358.032 -9.569 47
4 Basic Industry and Chemicals 714.022 -11.568 80
5 Miscellanous Industry 874.367 10.004 53
6 Consumer Goods 1879.697 -11.533 60
7 Cons., Property & Real Estate 344.036 8.558 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 823.247 -0.233 79
9 Finance 1099.977 -8.669 94
10 Trade & Service 623.893 -0.430 175
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 290 362 72 24.83
2 YPAS 310 384 74 23.87
3 AISA 199 244 45 22.61
4 KICI 212 258 46 21.70
5 SOHO 7,900 9,475 1,575 19.94
6 SSTM 408 468 60 14.71
7 SIPD 1,040 1,190 150 14.42
8 KIJA 145 165 20 13.79
9 PORT 460 520 60 13.04
10 BEST 173 194 21 12.14
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 39 36 -3 -7.69
2 ARGO 1,730 1,610 -120 -6.94
3 TRJA 202 188 -14 -6.93
4 OASA 376 350 -26 -6.91
5 INTD 175 163 -12 -6.86
6 SAPX 2,190 2,040 -150 -6.85
7 ROCK 1,685 1,570 -115 -6.82
8 TUGU 1,400 1,305 -95 -6.79
9 PTIS 179 167 -12 -6.70
10 INPS 1,425 1,330 -95 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 AISA 199 244 45 22.61
2 BBRI 3,260 3,200 -60 -1.84
3 BBCA 28,750 28,775 25 0.09
4 BEST 173 194 21 12.14
5 BBNI 4,870 4,720 -150 -3.08
6 MDKA 1,530 1,575 45 2.94
7 ZINC 137 136 -1 -0.73
8 TLKM 2,790 2,820 30 1.08
9 SSIA 430 432 2 0.47
10 PGAS 1,085 1,050 -35 -3.23