Portal Berita Ekonomi Jum'at, 25 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:12 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,40 USD/barel.
  • 13:12 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,07 USD/barel.
  • 13:11 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Euro pada level 1,1671 USD/EUR.
  • 13:11 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Poundsterling pada level 1,2755 USD/GBP.
  • 13:10 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,09% terhadap Yen pada level 105,32 JPY/USD.
  • 13:09 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.868 USD/troy ounce.
  • 11:35 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,44% pada penutupan sesi I.

Benarkah Anies Ikuti Perintah KAMI untuk Rontokkan Ekonomi lewat PSBB Total?

Benarkah Anies Ikuti Perintah KAMI untuk Rontokkan Ekonomi lewat PSBB Total?
WE Online, Jakarta -

Di media sosial Facebook, beredar sebuah unggahan yang menyatakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta merupakan instruksi dari Koalisi Aksi Masyarakat Indonesia (KAMI) kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam postingan itu, seolah-olah Anies jadi boneka dari gerombolan politik KAMI untuk menerapkan PSBB Total yang akhirnya terealisasikan pada Senin 14 September 2020. Unggahan Informasi tersebut diklaim berasal dari hasil kajian intelijen.

PSBB Jakarta, seperti disebut dalam unggahan itu, bertujuan untuk melumpuhkan perekonomian warga DKI Jakarta, selain agar Indonesia masuk ke "jurang' resesi pada Oktober 2020.

"...tidak ada adanya pekerjaan, pendapatan cash dan tabungan berakibat pada kemiskinan yang menjadi jadi di DKI sehingga bisa memicu Demo dan penjarahan. Bila itu terjadi maka KAMI dan antek kadrun lainnya akan push provokasi kepada rakyat tentang JOKOWI HARUS MUNDUR KARENA GAGAL SELAMATKAN RAKYAT," demikian unggahan di Facebook itu.

Namun, benarkah Penerapan PSBB Jakarta merupakan instruksi KAMI kepada Anies? Hal itu ternyata tidak benar. Pemberlakuan PSBB di Jakarta pada September 2020 didasari peningkatan kasus COVID-19 dalam 12 hari pertama September.

"September memang terjadi peningkatan kasus yang cukup signifikan. Pada tanggal 30 Agustus 2020, kasus di Jakarta mencapai 7.960. Pada saat itu, kita menyaksikan kasus aktif itu menurun," kata Anies.

Tapi memasuki bulan September sampai tanggal 11 atau 12 hari pertama, kasus COVID-19 bertambah 3.864, atau sekitar 49 persen dibandingkan akhir Agustus 2020. Dengan demikian, dalam rentang waktu 30 Agustus-11 September 2020, Jakarta telah menyumbang 25 persen angka peningkatan COVID-19 nasional, kata Anies.

Dan yang terpenting, pelaksanaan PSBB total itu juga didukung olehSatuan Tugas Penanganan COVID-19.

"Selama lima pekan terakhir DKI Jakarta memang dalam kondisi kota-kotanya zona merah dan kondisi itu relatif tetap merah, kecuali ada beberapa kota di DKI yang pernah oranye dan saat ini kembali merah. Itu menunjukkan kondisi dengan tingkat penularan yang cukup tinggi, maka dari itu perlu pengetatan," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito.

Berdasarkan data dan pernyataan itu, penerapan PSBB DKI Jakarta pada September berdasarkan data kasus COVID-19 di Ibu Kota dan bukan seperti narasi di Facebook yaitu instruksi KAMI kepada Anies Baswedan.

Baca Juga

Tag: Anies Baswedan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta), PSBB Total

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Sigid Kurniawan/Pool

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4842.756 -75.199 707
2 Agriculture 1114.498 -32.542 24
3 Mining 1309.152 -26.578 47
4 Basic Industry and Chemicals 692.079 -9.599 80
5 Miscellanous Industry 834.567 -6.410 53
6 Consumer Goods 1806.077 -30.409 60
7 Cons., Property & Real Estate 338.423 -1.783 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 798.938 -15.341 79
9 Finance 1040.721 -17.068 94
10 Trade & Service 618.909 -8.141 175
No Code Prev Close Change %
1 PAMG 74 92 18 24.32
2 FIRE 162 200 38 23.46
3 LRNA 127 149 22 17.32
4 BOSS 81 92 11 13.58
5 DFAM 326 370 44 13.50
6 DEAL 141 160 19 13.48
7 DAYA 520 590 70 13.46
8 CENT 130 143 13 10.00
9 PLIN 2,500 2,740 240 9.60
10 GGRP 302 330 28 9.27
No Code Prev Close Change %
1 NFCX 1,945 1,810 -135 -6.94
2 AMIN 260 242 -18 -6.92
3 SKBM 318 296 -22 -6.92
4 SOHO 12,650 11,775 -875 -6.92
5 ENZO 87 81 -6 -6.90
6 DMMX 175 163 -12 -6.86
7 TINS 730 680 -50 -6.85
8 MTPS 438 408 -30 -6.85
9 AKSI 380 354 -26 -6.84
10 DOID 234 218 -16 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,080 3,030 -50 -1.62
2 FIRE 162 200 38 23.46
3 BBCA 27,525 27,225 -300 -1.09
4 DEAL 141 160 19 13.48
5 BBNI 4,420 4,330 -90 -2.04
6 PURA 136 138 2 1.47
7 BMRI 5,200 5,075 -125 -2.40
8 TLKM 2,800 2,730 -70 -2.50
9 PGAS 1,005 960 -45 -4.48
10 BRIS 750 725 -25 -3.33