Portal Berita Ekonomi Senin, 26 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,71% pada penutupan sesi I.
  • 09:20 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka melemah 0,90% pada level 3.248.
  • 09:20 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka melemah 0,19% pada level 2.532.
  • 09:19 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Yuan pada level 6,6882 CNY/USD.
  • 09:18 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,03% terhadap Dollar AS pada level 14.655 IDR/USD.
  • 08:13 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,47 USD/barel.
  • 08:12 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 41,20 USD/barel.
  • 08:12 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,11% terhadap Euro pada level 1,1847 USD/EUR.
  • 08:11 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,09% terhadap Poundsterling pada level 1,3051 USD/GBP.
  • 08:10 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka melemah 0,02% pada level 2.360.
  • 08:09 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka menguat 0,14% pada level 23.548.
  • 08:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Yen pada level 104,67 JPY/USD.
  • 08:07 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.901 USD/troy ounce. 

Hadirnya Sawit: Potensi, Manfaat, dan Profit

Hadirnya Sawit: Potensi, Manfaat, dan Profit
WE Online, Jakarta -

Tak dapat dimungkiri, sebagian masyarakat Indonesia masih beranggapan bahwa peran kelapa sawit tidak menguntungkan dan tidak membawa dampak ekonomi. Anggapan terkait multipotensi kelapa sawit yang hanya dirasakan oleh perusahaan perkebunan skala besar, tetapi tidak dirasakan oleh petani selaku aktor utama dalam kegiatan operasional perkebunan tidaklah benar.

Pasalnya, petani, perusahaan, serta stakeholder lainnya merupakan sistem yang bersifat dependen. Kelapa sawit hadir sebagai jawara dan guardian angel bagi jutaan masyarakat secara langsung maupun tidak langsung yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia.

Baca Juga: Tak Berhenti di B30, Energi Terbarukan Berbasis Sawit: Lanjut Terus!

Ketua Gapki cabang Sumatera Selatan, Alex Sugiarto mengatakan, "Pada dasarnya, perusahaan perkebunan sawit swasta dan perkebunan plasma milik rakyat saling bersinergi. Kemitraan inti antara swasta dan plasma terlihat di mana ada ketentuan izin lokasi minimal 20 persen."

Artinya, di mana ada perkebunan kelapa sawit, itu bukan semata-mata hanya untuk kekayaan perusahaan. "Tidak begitu, kesejahteraan masyarakat sekitar juga mesti didapat," tegasnya.

Lebih lanjut Alex mengatakan, kebijakan dan gagasan pemerintah terkait biodiesel dan green energy berbahan baku minyak sawit merupakan salah satu bentuk pembangunan bagi kesejahteraan perusahaan dan perkebunan plasma sawit rakyat.

"B30 saja dapat menambah penggunaan CPO 9 juta ton per tahun. Jika bisa mencapai B100, jumlah CPO yang digunakan 30 juta ton, belum lagi kalau D100. Jadi, betapa besar dampaknya bagi perkebunan sawit swasta dan sawit plasma rakyat," ungkap Alex.

Perlu diingat, dalam perekonomian rakyat dan negara, serapan tenaga kerja oleh perkebunan sawit yakni sekitar 5,5 juta pekerja langsung yang bersinggungan dengan kebun (petani) serta 12 juta pekerja tidak langsung seperti karyawan industri hilir sawit, pemilik warung atau minimarket, hingga konsumen.

"Selain itu, kelapa sawit juga menjadi penyelamat devisa kita, itu ada Rp27,7 triliun devisa yang diselamatkan melalui mandatori B20. Itu baru B20 belum B100, makanya saya berpendapat untuk apa lagi kita jual minyak mentah kemudian impor solar, padahal punya sumber daya sendiri," tutup Alex.

Baca Juga

Tag: Agribisnis, Sawit, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), B30, B100

Penulis: Ellisa Agri Elfadina

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Syifa Yulinnas

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,938.48 3,899.09
British Pound GBP 1.00 19,256.29 19,063.22
China Yuan CNY 1.00 2,210.72 2,188.30
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,770.49 14,623.52
Dolar Australia AUD 1.00 10,523.97 10,417.80
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,905.87 1,886.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,876.65 10,767.63
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,494.17 17,318.63
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,553.16 3,512.74
Yen Jepang JPY 100.00 14,088.60 13,947.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5112.188 20.372 706
2 Agriculture 1162.155 9.913 24
3 Mining 1435.499 5.179 47
4 Basic Industry and Chemicals 765.630 -1.582 80
5 Miscellanous Industry 951.694 22.664 53
6 Consumer Goods 1825.836 15.501 60
7 Cons., Property & Real Estate 323.756 11.438 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 812.761 -9.712 79
9 Finance 1127.096 1.833 93
10 Trade & Service 636.513 -0.535 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 376 470 94 25.00
2 BOLT 505 630 125 24.75
3 POLL 4,330 5,400 1,070 24.71
4 JSPT 920 1,135 215 23.37
5 PDES 202 244 42 20.79
6 JAWA 82 99 17 20.73
7 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
8 SMSM 1,260 1,400 140 11.11
9 PALM 280 310 30 10.71
10 GEMA 308 338 30 9.74
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 100 93 -7 -7.00
2 AIMS 129 120 -9 -6.98
3 BAJA 101 94 -7 -6.93
4 PBSA 650 605 -45 -6.92
5 TIRA 260 242 -18 -6.92
6 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
7 DMMX 188 175 -13 -6.91
8 YPAS 290 270 -20 -6.90
9 ESIP 117 109 -8 -6.84
10 OKAS 103 96 -7 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
2 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
3 TLKM 2,700 2,630 -70 -2.59
4 ANTM 1,085 1,085 0 0.00
5 ASRI 151 149 -2 -1.32
6 AGRO 370 350 -20 -5.41
7 BRPT 945 925 -20 -2.12
8 BBRI 3,300 3,290 -10 -0.30
9 BEST 179 182 3 1.68
10 PWON 404 416 12 2.97