Portal Berita Ekonomi Sabtu, 26 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Holding PTPN III Perpanjang Kerja Sama dengan Jamdatun Soal...

Holding PTPN III Perpanjang Kerja Sama dengan Jamdatun Soal...
WE Online, Jakarta -

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) bersama Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI menandatangani perpanjangan Perjanjian Kesepakatan Bersama tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Kesepakatan ditandatangani oleh Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI, Feri Wibisono, S.H. M.H., C.N, serta didampingi Direktur Umum Holding Perkebunan Nusantara Seger Budiarjo, Sekretaris Jamdatun Tarmizi, S.H., M.H, serta Direktur Pertimbangan Hukum Kejakgung Tomo, S.H di Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Baca Juga: PTPN III & Perhutani Garap Hutan 130 Ribu Ha, Tanam Tebu-Jagung

Dalam sambutannya, Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani menjelaskan bahwa perpanjangan Nota Kesepahaman ini sangat membantu pelaksanaan kegiatan Perseroan untuk mendapatkan pendapat dan rekomendasi hukum dalam menangani perkara hukum perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) serta optimalisasi aset-aset PTPN Group. 

PTPN Group juga mengapresiasi MoU ini sehingga dalam menjalankan usaha untuk mengotimalkan aset-aset negara menjadi lebih yakin karena selalu dikawal oleh pihak Kejaksaan.

"Jamdatun hadir sebagai Pengacara Negara yang diberikan kewenangan sesuai peraturan perundang-undangan untuk dapat mewakili Negara/Pemerintah/Badan Usaha Milik Negara/Daerah, baik di dalam maupun di luar pengadilan serta memberikan Pertimbangan Hukum. Ruang lingkup kerja sama ini berlaku juga bagi anak perusahaan Perkebunan Nusantara Grup," ujar Ghani dalam keterangan pers, Rabu (16/9/2020).

Ghani mengatakan, kerja sama tersebut tertuang dalam berbagai bentuk di antaranya Jamdatun hadir untuk membantu legal opinion bagi PTPN Grup dengan mempertimbangkan aspek Good Corporate Governance (GCG), Aspek Legal Perdana dan Pidana, serta Aspek Mitigasi Risiko.

Sementara itu, Jamdatun Feri Wibisono menyampaikan, kehadiran Kejagung sebagai lembaga yang dapat memberikan kajian dari aspek hukum kepada Pemerintah/Negara, BUMN dan anak perusahaannya sesuai dengan kewenangan yang dimilikinya berupa pertimbangan hukum sebagai bentuk pencegahan.

Kewenangan hukum yang dimiliki Bidang Datun mencakup pendapat hukum (legal opinion), pendampingan hukum (legal assistance), dan audit hukum (legal audit) dengan harapan dapat memperkecil celah pelanggaran hukum dan meningkatkan kepatuhan. Selain pertimbangan hukum, Bidang Datun Kejaksaan Agung diberikan wewenang oleh undang-undang untuk melakukan penegakan hukum, bantuan hukum, pertimbangan hukum, tindakan hukum lain, serta pelayanan hukum kepada masyarakat.

Semua tugas serta fungsi tersebut dilakukan dengan sepenuh hati untuk menjawab tantangan zaman guna mewujudkan penegakan hukum yang ekonomis, efektif, dan efisien, baik di pusat maupun di daerah.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Umum Holding Perkebunan Nusantara Seger Budiarjo menyampaikan, jangka waktu kerja sama kali ini akan berlangsung selama 3 tahun yang dimulai pada 15 September 2020 hingga 14 September 2023.

Selain itu, Holding Pekebunan Nusantara PTPN III (Persero) dengan Jamdatun Kejaksaan Agung RI juga menyepakati peningkatan kompetensi teknis sumber daya manusia. Penandatanganan ini diharapkan ke depannya dapat memberikan value added kepada kedua belah pihak.

"Kami berharap melalui penandatanganan perpanjangan Perjanjian Kesepakatan Bersama Holding Perkebunan Nusantara dan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI ini dapat membantu dalam menangani perkara hukum dan disposal/optimalisasi aset khususnya terkait masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara serta peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) personil PTPN Group," ujar Seger.

Baca Juga

Tag: PTPN III (Persero) Holding, Kejaksaan Agung

Penulis: Mochamad Rizky Fauzan

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68