Portal Berita Ekonomi Sabtu, 26 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Awas, NASA Beberkan Siklus Baru Matahari dan Dampaknya buat Manusia

Awas, NASA Beberkan Siklus Baru Matahari dan Dampaknya buat Manusia
WE Online, Washington -

Badan Antariksa Amerika Serikat (AS) atau NASA mengumumkan bahwa matahari telah memasuki siklus terbaru. Dalam siaran pers, dikatakan bahwa fase baru yang disebut dengan siklus matahari 25 dan menjelaskan apa arti berita tersebut bagi Bumi dan lingkungan.

NASA dan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) telah melacak bintik matahari, wilayah dengan suhu permukaan yang berkurang selama beberapa dekade sebagai cara untuk mendokumentasikan siklus matahari.

Baca Juga: NASA Siapkan Rp300 Juta Buat Perusahaan yang Mau Terbang ke Bulan

Sebagian besar siklus berlangsung sekitar 11 tahun dan diyakini disebabkan oleh perubahan polaritas magnet bintang.

Para ilmuwan memperkirakan fase baru aktivitas matahari akan mencapai puncaknya pada Juli 2025 dan umumnya akan berukuran sama dengan puncak siklus matahari 24, yang berakhir pada Desember 2019.

Lika Guhathakurta, ilmuwan surya di Divisi Heliofisika NASA mengatakan saat keluar dari posisi minimum Matahari dan mendekati maksimum Siklus 25, penting untuk diingat bahwa aktivitas Matahari tidak pernah berhenti.

“Itu berubah bentuk saat pendulum berayun,” ujar Guhathakurta, dilansir Inquistr, Kamis (17/9).

Para astronom mengantisipasi tingkat yang sama dengan siklus di bawah rata-rata. Namun, para ilmuwan telah memperingatkan untuk bersiap menghadapi beberapa kemungkinan bahaya.

"Hanya karena siklus matahari di bawah rata-rata, bukan berarti tidak ada risiko cuaca luar angkasa yang ekstrem," jelas Jake Bleacher, kepala ilmuwan Direktorat Misi Eksplorasi dan Operasi Manusia NASA.

Bleacher mengatakan dampak matahari dalam kehidupan sehari-hari itu nyata dan ada. Pusat Prediksi Cuaca Antariksa memiliki staf yang siaga selama 24 jam dalam 365 hari atau setahun karena matahari selalu mampu memberi kita sesuatu untuk diramalkan.

Misalnya, siklus matahari baru mungkin memiliki lebih banyak flare bintik matahari aktif, yang dapat menyebabkan pelepasan massa koronal (CME). Sinar dan materi yang terlontar dari bintang dapat menimbulkan efek serius di Bumi, baik dalam hal kesehatan manusia maupun keselamatan listrik.

Sinar cahaya berlebih bisa berarti bahwa manusia di ketinggian yang lebih tinggi, seperti di pesawat terbang, bisa terkena semburan radiasi, menurut laporan dari How Stuff Works. Selain itu, konsekuensi jangka panjang dapat mencakup peningkatan risiko kanker kulit.

Selain itu, mungkin ada efek serius pada elektronik. Dalam skenario kasus terburuk, CME dapat membebani jaringan dan sistem listrik.

CME pada 1859, yang dikenal sebagai Peristiwa Carrington, menyebabkan sejumlah kebakaran dan menghancurkan sebagian besar jaringan telegraf yang baru-baru ini dibuat di AS.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Luar Angkasa, Matahari (Benda Langit)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: NASA

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68