Portal Berita Ekonomi Sabtu, 24 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,54% pada level 24.918.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka menguat 0,24% pada level 2.360.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,18% pada level 23.516.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,04% pada level 3.277.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,29% pada level 2.535.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 1,07% pada level 5.847.
  • 16:13 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,19% terhadap Yuan pada level 6,6721 CNY/USD.
  • 16:08 WIB. Valas - Rupiah ditutup tertahan terhadap Dollar AS pada level 14.660 IDR/USD.

Gara-Gara PSBB Anies Baswedan, Lalu Lintas Penerbangan Anjlok Lagi

Gara-Gara PSBB Anies Baswedan, Lalu Lintas Penerbangan Anjlok Lagi
WE Online, Jakarta -

Operator bandara mengungkapkan bahwa lalu lintas penerbangan di Indonesia kembali turun akibat kebijakan rem darurat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat.

Direktur Utama Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, mengatakan bahwa pergerakan lalu lintas penerbangan pada Mei ke Juni tumbuh 466,2 persen, Juni ke Juli tumbuh 135 persen, dan Juli ke Agustus tumbuh 35,5 persen positif.

Baca Juga: Penerbangan Komersial Menuju Arab Saudi Siap Dibuka Lagi, Kapan?

Akan tetapi, dia melanjutkan, untuk data lalu lintas penerbangan pada Agustus ke September pertumbuhan jumlah penumpangnya saja minus 2,6 persen dengan pergerakan pesawatnya hanya tumbuh positif tujuh persen.

"Pada April, Mei, Juni kemudian pick up lagi pada Juli, Agustus. September sebenarnya situasinya mulai membaik, tapi harus kita maklumi saat pemerintah mengambil keputusan untuk PSBB dan saat ini memang ada impact terhadap traffic," katanya dalam webinar INACA, Kamis (17/9/2020).

Senada, Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi, mengatakan, dari sisi jumlah penerbangan pesawat per hari dari rata-rata normal, atau sebelum terjadinya pandemi Covid-19 saat ini baru mencapai 47 persen. Sementara, dari sisi penumpangnya baru sekitar 28 persen dari kondisi normal.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto Rahardjo mengatakan, secara nasional lalu lintas udara pada September 2020 sangat tertekan dari pemulihan yang telah terjadi di bulan-bulan sebelumnya.

"Memang kenaikan Juni kemudian Juli sampai Agus meningkat sangat bagus, tapi kalau dilihat trennya setelah Agustus, September naiknya berat banget ya, kecil sekali tidak signfikan kalau dibanding bulan-bulan sebelumnya," tutur Novie.

Sebagai informasi, pada 13 November 2020 lalu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan PSBB yang lebih ketat dari masa transisi. PSBB ini akan berlaku selama 14 hari mulai Senin, 14 September 2020.

Sebabnya, Anies menilai data-data perkembangan wabah Covid-19 mulai terjadi kenaikan pesat, baik dari tingkat penyebaran maupun jumlah kematian yang meningkat drastis. Bahkan, dia mengkhawatirkan makin terbatasnya jumlah tempat tidur rumah sakit untuk isolasi pasien Covid-19.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: PSBB Total, Anies Baswedan, PT Angkasa Pura I (Persero) (AP I), PT Angkasa Pura II (Persero) (AP II), indonesia air transport

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.47 3,909.96
British Pound GBP 1.00 19,360.36 19,166.25
China Yuan CNY 1.00 2,215.33 2,193.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,811.69 14,664.31
Dolar Australia AUD 1.00 10,554.81 10,442.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.19 1,892.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.61 10,800.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,485.20 17,305.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.25 3,534.42
Yen Jepang JPY 100.00 14,145.44 14,000.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5112.188 20.372 706
2 Agriculture 1162.155 9.913 24
3 Mining 1435.499 5.179 47
4 Basic Industry and Chemicals 765.630 -1.582 80
5 Miscellanous Industry 951.694 22.664 53
6 Consumer Goods 1825.836 15.501 60
7 Cons., Property & Real Estate 323.756 11.438 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 812.761 -9.712 79
9 Finance 1127.096 1.833 93
10 Trade & Service 636.513 -0.535 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 376 470 94 25.00
2 BOLT 505 630 125 24.75
3 POLL 4,330 5,400 1,070 24.71
4 JSPT 920 1,135 215 23.37
5 PDES 202 244 42 20.79
6 JAWA 82 99 17 20.73
7 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
8 SMSM 1,260 1,400 140 11.11
9 PALM 280 310 30 10.71
10 GEMA 308 338 30 9.74
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 100 93 -7 -7.00
2 AIMS 129 120 -9 -6.98
3 BAJA 101 94 -7 -6.93
4 PBSA 650 605 -45 -6.92
5 TIRA 260 242 -18 -6.92
6 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
7 DMMX 188 175 -13 -6.91
8 YPAS 290 270 -20 -6.90
9 ESIP 117 109 -8 -6.84
10 OKAS 103 96 -7 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
2 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
3 TLKM 2,700 2,630 -70 -2.59
4 ANTM 1,085 1,085 0 0.00
5 ASRI 151 149 -2 -1.32
6 AGRO 370 350 -20 -5.41
7 BRPT 945 925 -20 -2.12
8 BBRI 3,300 3,290 -10 -0.30
9 BEST 179 182 3 1.68
10 PWON 404 416 12 2.97