Portal Berita Ekonomi Jum'at, 23 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,13% pada level 24.786.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup melemah 0,67% pada level 2.355.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,70% pada level 23.474.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,38% pada level 3.312.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,04% pada level 2.526.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,37% pada level 5.754.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,32% terhadap Yuan pada level 6,6725 CNY/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,19% terhadap Dollar AS pada level 14.660 IDR/USD.

Militer Turki Mejeng di Mediterania, Nyali Presiden Siprus Ciut

Militer Turki Mejeng di Mediterania, Nyali Presiden Siprus Ciut
WE Online, Istanbul -

Bukan cuma Yunani yang tengah terlibat konflik sengketa wilayah dengan Turki. Siprus juga berang dengan tindakan Turki mengirim kapal bor Yavuznya, untuk melanjutkan eksplorasi minyak dan gas di lepas pantai Siprus.

Menurut laporan Al Jazeera, seperti hanya Yunani, Siprus juga mengadukan masalahnya kepada Uni Eropa (UE). UE pun merespons dengan peringatan agar Turki menarik kapal Yavuznya, yang diketahui dikawal oleh tiga kapal perang Angkatan Laut Turki (TDK), dari Laut Mediterania Timur.

Baca Juga: Turki Tangkis Serangan Rezim al-Assad yang Menyamar Jadi Warga Sipil

Pernyataan keras dilontarkan langsung oleh Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen. Menurutnya, Uni Eropa tahu bahwa tindakan Turki melakukan eksplorasi minyak dan gas tak lepas dari masalah keuangan negara. Ursula tahu jika Turki banyak menampung pengungsi dari sejumlah negara semisal Suriah dan Libya.

Akan tetapi, Von der Leyen menegaskan Uni Eropa tetap memberikan sejumlah dana yang cukup besar kepada Turki. Dan, Von der Leyen menyatakan bahwa hal itu tidak dibenarkan untuk dijadikan alasan mengintimidasi negara-negara di sekitarnya.

"Ya, Turki berada di lingkungan yang bermasalah. Dan ya, mereka menampung jutaan pengungsi yang kami dukung dengan dana yang cukup besar. Tetapi, tidak satu pun dari masalah ini adalah pembenaran untuk melakukan upaya intimidasi (negara) tetangganya," ucap Von der Leyen.

Desakan Von der Leyen itu tak lepas dari apa yang diutarakan Presiden Siprus, Nicos Anastasiades. Anastasiades membenarkan jika Turki melanjutkan penelitian minyak dan gas dengan mengirim kapal Yavuznya, dan dianggap sebagai tindakan ilegal.

Anastasiades mengatakan siap untuk melakukan dialog dengan Turki. Akan tetapi, ia meminta Turki untuk tidak terus menebar ancaman agar diplomasi yang berjalan lebih efektif.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Turki, Militer Turki, Siprus, Mediterania

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Anton Vaganov

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,938.38 3,898.98
British Pound GBP 1.00 19,395.13 19,194.83
China Yuan CNY 1.00 2,215.93 2,193.55
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,770.49 14,623.52
Dolar Australia AUD 1.00 10,479.66 10,373.93
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,905.87 1,886.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,895.91 10,781.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,495.65 17,315.71
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,562.59 3,521.19
Yen Jepang JPY 100.00 14,108.79 13,964.40
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5091.816 -4.630 707
2 Agriculture 1152.242 -11.747 24
3 Mining 1430.320 -14.629 47
4 Basic Industry and Chemicals 767.212 7.323 80
5 Miscellanous Industry 929.030 -1.828 53
6 Consumer Goods 1810.335 -12.359 60
7 Cons., Property & Real Estate 312.318 -0.726 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 822.473 1.623 79
9 Finance 1125.263 1.313 94
10 Trade & Service 637.048 -2.667 175
No Code Prev Close Change %
1 JAWA 61 82 21 34.43
2 ITIC 715 890 175 24.48
3 ASRI 123 151 28 22.76
4 NZIA 202 244 42 20.79
5 ATIC 550 625 75 13.64
6 PGLI 155 175 20 12.90
7 ROCK 1,065 1,195 130 12.21
8 MIDI 1,250 1,400 150 12.00
9 DPNS 216 240 24 11.11
10 APLN 103 114 11 10.68
No Code Prev Close Change %
1 KOTA 320 298 -22 -6.88
2 MTPS 320 298 -22 -6.88
3 JSKY 175 163 -12 -6.86
4 PURE 234 218 -16 -6.84
5 GSMF 88 82 -6 -6.82
6 AGRS 176 164 -12 -6.82
7 BRIS 1,395 1,300 -95 -6.81
8 SIPD 1,260 1,175 -85 -6.75
9 MPRO 890 830 -60 -6.74
10 DFAM 330 308 -22 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 ASRI 123 151 28 22.76
2 ANTM 1,100 1,085 -15 -1.36
3 SAME 150 164 14 9.33
4 WSKT 770 765 -5 -0.65
5 BBRI 3,240 3,300 60 1.85
6 APLN 103 114 11 10.68
7 BRPT 885 945 60 6.78
8 TOWR 1,000 1,000 0 0.00
9 TLKM 2,680 2,700 20 0.75
10 BBKP 244 254 10 4.10