Portal Berita Ekonomi Sabtu, 31 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,95% pada level 24.107.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 2,56% pada level 2.267.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 1,52% pada level 22.977.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 1,47% pada level 3.224.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,99% pada level 2.426.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,22% pada level 5.569.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,32% terhadap Yuan pada level 6,6933 CNY/USD.

Hotel-Resto Bakal Bergeliat Lagi, PHRI ke Pemerintah: Tolong Kami

Hotel-Resto Bakal Bergeliat Lagi, PHRI ke Pemerintah: Tolong Kami
WE Online, Jakarta -

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani memprediksi sektor perhotelan dan restoran dalam waktu enam bulan ke depan akan kembali bergeliat.

Sebelumnya, per Juni 2020, potential loss dari sektor hotel ditaksir mencapai Rp40 triliun, sedangkan restoran berpotensi kehilangan pendapatan sebanyak Rp45 triliun.

"Mulai bergeliat rebound itu ya satu semester bisa, artinya sudah mulai bisa paling tidak mencapai 30%-50%. Itu masih bisa dalam waktu enam bulan. Tapi, kalau mencapai sebelum pandemi, paling minim butuh waktu satu tahun untuk kembali ke normal ya," ucapnya kepada Warta Ekonomi (21/9/2020).

Baca Juga: Startup Berguguran, Terpukul Pandemi atau Tergerus Kompetisi?

Baca Juga: Sudah Siap? Bisnis Otomotif Diramal Bersinar Lagi di Semester II 2020

Ia menekankan, pengertian dari pemerintah merupakan hal yang paling penting. Jangan sampai, lanjut Hariyadi, pemerintah memberlakukan berbagai macam penagihan di tengah situasi luar biasa seperti ini.

"BPJS Ketenagakerjaan, yang Jaminan Hari Tua (JHT) kan tidak direlaksasi, kita tetap harus bayar itu 5,7%. Terus juga Jaminan Pensiun (JP), 2% harus bayar, cuma 1% saja yang bisa ditunda. Itu kan berat, karyawannya sendiri juga tidak menerima gaji penuh," bebernya.

Hal lain yang cukup memberatkan adalah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pelaku usaha hotel dan restoran masih dibebankan pajak di tengah kekosongan pendapatan dan arus kas yang berhenti. Di sisi lain, Hariyadi menilai insentif yang diberikan oleh pemerintah belum memadai.

Baca Juga

Tag: Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)

Penulis: Shanies Tri Pinasthi

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,936.61 3,897.23
British Pound GBP 1.00 19,250.06 19,052.67
China Yuan CNY 1.00 2,203.01 2,179.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,763.45 14,616.55
Dolar Australia AUD 1.00 10,535.20 10,427.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.96 1,885.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,862.67 10,752.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,459.26 17,279.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,547.20 3,508.53
Yen Jepang JPY 100.00 14,099.37 13,955.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10