Portal Berita Ekonomi Minggu, 25 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:00 WIB. KOSPI - 2.346 (19/10), 2.358 (20/10), 2.370 (21/10), 2.355 (22/10), 2.360 (23/10).
  • 11:59 WIB. Hang Seng - 24.542 (19/10), 24.569 (20/10), 24.754 (21/10), 24.786 (22/10), 24.918 (23/10).
  • 11:45 WIB. Shanghai Composite - 3.312 (19/10), 3.328 (20/10), 3.325 (21/10), 3.312 (22/10), 3.278 (23/10).
  • 11:43 WIB. Nikkei - 23.671 (19/10), 23.567 (20/10), 23.639 (21/10), 23.474 (22/10), 23.516 (23/10).
  • 11:41 WIB. FTSE 100 - 5.884 (19/10), 5.889 (20/10), 5.776 (21/10), 5.785 (22/10), 5.860 (23/10).
  • 11:40 WIB. Nasdaq - 11.478 (19/10), 11.516 (20/10), 11.484 (21/10), 11.506 (22/10), 11.548 (23/10).
  • 11:37 WIB. S&P 500 - 3.426 (19/10), 3.443 (20/10), 3.435 (21/10), 3.453 (22/10), 3.465 (23/10).
  • 11:36 WIB. Dow Jones - 28.195 (19/10), 28.308 (20/10), 28.210 (21/10), 28.363 (22/10), 28.335 (23/10).

Erdogan Ngotot Perang, Pengamat Keamanan Dunia: Turki Mau Ambil...

Erdogan Ngotot Perang, Pengamat Keamanan Dunia: Turki Mau Ambil...
WE Online, Ankara -

Ternyata ketegangan yang terjadi di Laut Mediterania timur sangat menarik minat para pengamat keamanan dunia, untuk mengungkap penyebab sebenarnya.

Salah satu pengamat keamanan dunia yang tertarik atas konflik yang melibatkan Turki dan Yunani itu ialah, Leila Hamedani.

Baca Juga: Erdogan Mau Saja Bertemu PM Yunani: Tapi Apa yang Mau Didiskusikan?

Menurut Hamedani dilansir dari BM Military, tak mudah mengetahui penyebab dari konflik ini. Apalagi bagi mereka yang cepat menarik kesimpulan tanpa menelusuri berbagai faktor di balik konflik itu.

Baginya, dari kajiannya, konflik yang terjadi di Laut Mediterania timur bukan semata karena hak atas wilayah maritim serta kandungan energi sumber daya alam yang terkandung di dalamnya.

"Ketegangan akan terus meningkat antara Turki dan Yunani. Ini adalah kelanjutan dari kontroversi yang sedang berlangsung, tuduhan kekejaman sejarah dan argumen, tetapi bukan tentang hak atas energi," kata dia.

Hal senada juga diutarakan pakar keamanan Timur Tengah, Emile Hokayem. Menurutnya, ada tujuan lain yang sedang diincar Turki, khusus Presiden Recep Tayyip Erdogan selain tentang sumber minyak dan gas di laut itu.

Dari kacamata Hokayem, seperti Erdogan ingin menguasai pulau-pulau kecil yang saat ini berada di bawah kedaulatan teritorial Yunani.

"Petualangan Erdogan di Mediterania Timur mungkin memiliki tujuan yang berbeda dari apa yang tampaknya dilihat semua orang, dan ini menyangkut pulau-pulau Yunani," kata Hokayem.

Untuk diketahui, Yunani dengan dukungan hukum internasional selama ini secara resmi dinyatakan sebagai pemilik ratusan pulau di wilayah Aegean di Mediterania timur. Bahkan melalui Perjanjian Paris 1947, Yunani memperluas wilayah maritimnya hingga ke dekat pantai Asia Kecil.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Turki, Recep Tayyip Erdogan, Yunani, Mediterania

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Umit Bektas

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.47 3,909.96
British Pound GBP 1.00 19,360.36 19,166.25
China Yuan CNY 1.00 2,215.33 2,193.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,811.69 14,664.31
Dolar Australia AUD 1.00 10,554.81 10,442.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.19 1,892.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.61 10,800.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,485.20 17,305.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.25 3,534.42
Yen Jepang JPY 100.00 14,145.44 14,000.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5112.188 20.372 706
2 Agriculture 1162.155 9.913 24
3 Mining 1435.499 5.179 47
4 Basic Industry and Chemicals 765.630 -1.582 80
5 Miscellanous Industry 951.694 22.664 53
6 Consumer Goods 1825.836 15.501 60
7 Cons., Property & Real Estate 323.756 11.438 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 812.761 -9.712 79
9 Finance 1127.096 1.833 93
10 Trade & Service 636.513 -0.535 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 376 470 94 25.00
2 BOLT 505 630 125 24.75
3 POLL 4,330 5,400 1,070 24.71
4 JSPT 920 1,135 215 23.37
5 PDES 202 244 42 20.79
6 JAWA 82 99 17 20.73
7 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
8 SMSM 1,260 1,400 140 11.11
9 PALM 280 310 30 10.71
10 GEMA 308 338 30 9.74
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 100 93 -7 -7.00
2 AIMS 129 120 -9 -6.98
3 BAJA 101 94 -7 -6.93
4 PBSA 650 605 -45 -6.92
5 TIRA 260 242 -18 -6.92
6 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
7 DMMX 188 175 -13 -6.91
8 YPAS 290 270 -20 -6.90
9 ESIP 117 109 -8 -6.84
10 OKAS 103 96 -7 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
2 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
3 TLKM 2,700 2,630 -70 -2.59
4 ANTM 1,085 1,085 0 0.00
5 ASRI 151 149 -2 -1.32
6 AGRO 370 350 -20 -5.41
7 BRPT 945 925 -20 -2.12
8 BBRI 3,300 3,290 -10 -0.30
9 BEST 179 182 3 1.68
10 PWON 404 416 12 2.97