Portal Berita Ekonomi Jum'at, 30 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:15 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 36,19 USD/barel.
  • 16:14 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 37,73 USD/barel.
  • 16:13 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Euro pada level 1,1676 USD/EUR.
  • 16:12 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,2932 USD/GBP.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,95% pada level 24.107.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 2,56% pada level 2.267.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 1,52% pada level 22.977.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 1,47% pada level 3.224.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,99% pada level 2.426.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,22% pada level 5.569.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,32% terhadap Yuan pada level 6,6933 CNY/USD.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Yen pada level 104,35 JPY/USD.
  • 16:06 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.870 USD/troy ounce.

Beijing Gak Setuju TikTok Global Dikuasai AS, Harusnya Tetap ByteDance!

Beijing Gak Setuju TikTok Global Dikuasai AS, Harusnya Tetap ByteDance!
WE Online, Jakarta -

Beijing tak setuju atas kesepakatan yang dianggap tidak adil antara Oracle Corp dan Walmart Inc yang mengatakan mereka telah mencapai kesepakatan atas ByteDance untuk masa depan aplikasi streaming video TikTok.

Dilansir dari Reuters di Jakarta, Selasa (22/9/2020) perusahaan utama AS mengatakan mereka akan membeli perusahaan baru yang sebagian besar dimiliki AS yang akan bernama TikTok Global.

Baca Juga: Trump Kini Dukung Lahirnya TikTok Global, Kok Bisa Sih?

Perusahaan ini akan memiliki dewan direksi yang sebagian besar terdiri dari orang Amerika, karena para pihak bekerja untuk menenangkan pemerintahan Presiden AS Donald Trump yang telah berencana untuk melarang TikTok masuk Amerika Serikat atas dasar keamanan.

Sebaliknya, ByteDance mengatakan TikTok Global akan menjadi anak perusahaannya di AS dengan kepemilikan 80%.

"Jelas bahwa artikel (istilah) ini secara luas menunjukkan gaya penindasan Washington dan logika hooligan. Mereka merusak keamanan, kepentingan, dan martabat nasional China," kata editorial versi bahasa Inggris yang diterbitkan pada Senin malam dan yang juga dimuat di koran edisi China.

Beijing menganggap kesepakatan dan informasi tersebut tidak adil.

"Dari informasi yang diberikan oleh AS, kesepakatan itu tidak adil. Ini memenuhi tuntutan Washington yang tidak masuk akal. Sulit bagi kami untuk percaya bahwa Beijing akan menyetujui perjanjian seperti itu," tulis editorial itu.

Baca Juga

Tag: TikTok, ByteDance, Amerika Serikat (AS), The Oracle Corporation

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: TechCrunch

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,936.61 3,897.23
British Pound GBP 1.00 19,250.06 19,052.67
China Yuan CNY 1.00 2,203.01 2,179.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,763.45 14,616.55
Dolar Australia AUD 1.00 10,535.20 10,427.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.96 1,885.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,862.67 10,752.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,459.26 17,279.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,547.20 3,508.53
Yen Jepang JPY 100.00 14,099.37 13,955.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10