Portal Berita Ekonomi Sabtu, 28 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Pemerintah Thailand Marah: Tuntut Facebook, Twitter, dan Google! Waduh, Kenapa Tuh?

Pemerintah Thailand Marah: Tuntut Facebook, Twitter, dan Google! Waduh, Kenapa Tuh?
WE Online, Jakarta -

Facebook, Twitter, dan Google terlibat konflik dengan Kementerian Digital Thailand. Bahkan, lembaga pemerintahan itu akan membawa tiga perusahaan media sosial (medsos) itu ke meja hijau.

MengutipĀ Reuters, Jumat (25/9/2020, Kementerian Digital Thailand melakukan itu karena ketiga medsos itu mengabaikan sejumlah permintaan untuk menghapus konten tertentu yang melanggar hukum. Lembaga itu sudah mengajukan keluhan ke Divisi Siber Kepolisian Thailand, Kamis (24/9/2020).

"Kami telah memberi tenggat waktu (kepada tiga perusahaan) dan memberi peringatan dua kali, tetapi mereka belum memenuhi semua permintaan," begitu kata Menteri Digital Thailand, Puttipong Punnakanta.

Baca Juga: Gegara Kena Boikot Pengiklan Besar, Facebook dan Youtube Setuju Ubah Kebijakan

Baca Juga: Mandiri Online Masih Error Bagi Sebagian Pengguna, Ini Sebabnya

Sayangnya, ia tak memberikan rincian konten yang melanggar hukum itu; begitu juga dengan jenis pelanggarannya. Perwakilan tiga perusahaan pun tak segera menjawab permintaan berkomentar.

Kementerian pun akan mengajukan pengaduan hukum terpisah terhadap 10 orang yang mengkritik pemerintahan monarki di linimasa medsos. "Itu terjadi selama periode demonstrasi antipemerintah besar-besaran pada akhir pekan," kata Punnakanta.

Asal tahu saja, Undang-Undang Kejahatan Komputer yang melarang pengunggahan disinformasi atau memengaruhi keamanan nasional, juga telah pemerintah gunakan untuk menuntut kritik daring terhadap keluarga kerajaan.

Bahkan, menurut laporanĀ Reuters, pihak berwenang telah mengajukan sejumlah perintah pengadilan terhadap medsos, guna membatasi/menghapus penghinaan kerajaan dan konten ilegal, seperti: perjudian atau pelanggaran hak cipta.

Baca Juga

Tag: Facebook, Twitter, Google, Thailand

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Unsplash/Kon Karampelas

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,790.36 3,752.54
British Pound GBP 1.00 18,989.37 18,799.02
China Yuan CNY 1.00 2,159.95 2,138.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,215.73 14,074.28
Dolar Australia AUD 1.00 10,461.36 10,354.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,834.03 1,815.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,619.85 10,510.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,938.04 16,763.87
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,492.81 3,452.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,662.40 13,522.56
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.335 23.419 705
2 Agriculture 1288.611 57.286 24
3 Mining 1677.462 40.460 47
4 Basic Industry and Chemicals 892.075 -3.307 80
5 Miscellanous Industry 997.322 -11.719 53
6 Consumer Goods 1888.601 14.282 60
7 Cons., Property & Real Estate 378.502 9.885 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 994.695 7.522 79
9 Finance 1302.222 -4.926 93
10 Trade & Service 697.347 6.891 174
No Code Prev Close Change %
1 KICI 181 234 53 29.28
2 RELI 336 420 84 25.00
3 AIMS 123 153 30 24.39
4 SKLT 1,490 1,850 360 24.16
5 LPKR 166 206 40 24.10
6 AGRO 460 570 110 23.91
7 KONI 374 444 70 18.72
8 ATIC 590 690 100 16.95
9 INPP 650 760 110 16.92
10 PNSE 980 1,140 160 16.33
No Code Prev Close Change %
1 BALI 1,000 930 -70 -7.00
2 DAYA 488 454 -34 -6.97
3 PANR 160 149 -11 -6.88
4 EPAC 160 149 -11 -6.88
5 UANG 234 218 -16 -6.84
6 DYAN 59 55 -4 -6.78
7 ABDA 6,400 5,975 -425 -6.64
8 MTSM 212 198 -14 -6.60
9 BUMI 76 71 -5 -6.58
10 VIVA 61 57 -4 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,075 1,125 50 4.65
2 BRIS 1,375 1,470 95 6.91
3 PPRO 98 98 0 0.00
4 TLKM 3,470 3,460 -10 -0.29
5 AGRO 460 570 110 23.91
6 KBAG 51 50 -1 -1.96
7 APLN 170 180 10 5.88
8 ASII 5,650 5,550 -100 -1.77
9 ASRI 234 250 16 6.84
10 BBRI 4,290 4,270 -20 -0.47