Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,75% pada level 24.754.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,53% pada level 2.370.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,31% pada level 23.639.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,09% pada level 3.325.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,07% pada level 2.526.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 1,57% pada level 5.797.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,30% terhadap Yuan pada level 6,6569 CNY/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,17% terhadap Dollar AS pada level 14.632 IDR/USD.

Minta Dunia Bersatu, Perdana Menteri Inggris Usul 5 Strategi Cegah Krisis Kesehatan Global

Minta Dunia Bersatu, Perdana Menteri Inggris Usul 5 Strategi Cegah Krisis Kesehatan Global
WE Online, Jakarta -

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengajak seluruh negara bersatu dan mengalahkan pandemi COVID-19.

Hal itu Johnson utarakan dalam pidato virtual di Sidang Umum PBB (UNGA) hari ini, Sabtu (26/9/2020). Ia akan mengumumkan serangkaian tindakan baru dalam memimpin dunia, untuk segera keluar dari krisis. Serta menetapkan rencana lima poin yang ambisius, untuk mencegah pandemi lain di masa depan.

Rencana yang dikembangkan berdasarkan hasil konsultasi dengan Bill and Melinda Gates Foundation dan The Wellcome Trust ini, diawali dengan proposal untuk mengembangkan jaringan 'pusat penelitian zoonosis' di seluruh dunia.

Baca Juga: Tanpa Sengaja, Penganut Bumi Datar Malah Buktikan Bentuk Bulat Bumi

Baca Juga: Erick Thohir: Jangan Pernah Pertanyakan Kinerja Pemerintah dalam Atasi Corona dan Pulihkan Ekonomi

Hal ini penting untuk mengidentifikasi patogen-patogen berbahaya, sebelum patogen tersebut melompat dari hewan ke manusia. Seperti yang diyakini terjadi dalam kasus Covid-19.

Langkah-langkah lain meliputi upaya peningkatan kapasitas produksi (fasilitas) perawatan dan produksi vaksin, meningkatkan sistem peringatan pandemi secara dini, menyetujui protokol global untuk krisis kesehatan, serta menghapus hambatan perdagangan.

Dalam kesempatan tersebut, PM Johnson juga akan mengumumkan investasi baru yang signifikan untuk COVAX, pengadaan gabungan internasional untuk vaksin Covid-19.

Rencananya, Inggris akan menyumbang dana 71 juta poundsterling atau Rp 1,34 triliun untuk menjamin hak beli 27 juta dosis vaksin untuk populasi Inggris.

Hal ini ditujukan untuk melengkapi inisiatif lain dari Pemerintah Inggris dalam pengadaan vaksin virus Corona yang terbukti aman dan efektif.

Bersamaan dengan investasi domestik, Inggris akan memberikan dana bantuan sebesar 500 juta poundsterling atau Rp 9,47 triliun untuk COVAX Advance Market Commitment.

Ini adalah fasilitas yang akan membantu 92 negara termiskin di dunia mendapat akses ke vaksin virus Corona.

Dana tersebut akan mendukung negara-negara berkembang dalam menangani virus ini, dan membantu menghentikan penyebaran pandemi global. Hal ini akan membuat kita semua lebih aman.

"Untuk memastikan kesiapan Inggris dalam menghadapi krisis kesehatan global lainnya, PM juga akan mengumumkan janji pendanaan Inggris sebesar 340 juta poundsterling atau Rp 6,44 triliun selama empat tahun ke depan bagi WHO," demikian pernyataan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Sabtu (26/9).

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Baca Juga

Tag: Inggris, World Health Organization (WHO), Boris Johnson

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Press Association

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,927.93 3,888.63
British Pound GBP 1.00 19,112.38 18,919.29
China Yuan CNY 1.00 2,210.74 2,188.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,731.29 14,584.71
Dolar Australia AUD 1.00 10,425.33 10,320.14
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,900.81 1,881.87
Dolar Singapura SGD 1.00 10,869.39 10,757.27
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,444.79 17,269.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,554.85 3,515.23
Yen Jepang JPY 100.00 13,980.54 13,837.49
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5096.446 -3.394 707
2 Agriculture 1163.989 1.570 24
3 Mining 1444.949 11.076 47
4 Basic Industry and Chemicals 759.889 4.898 80
5 Miscellanous Industry 930.858 11.455 53
6 Consumer Goods 1822.694 -3.494 60
7 Cons., Property & Real Estate 313.044 -2.121 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 820.850 1.847 79
9 Finance 1123.950 -7.834 94
10 Trade & Service 639.715 3.932 175
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 96 114 18 18.75
2 LION 238 270 32 13.45
3 PTIS 137 155 18 13.14
4 CNTX 200 226 26 13.00
5 TRIN 234 262 28 11.97
6 SAME 134 150 16 11.94
7 WAPO 70 78 8 11.43
8 INTD 142 156 14 9.86
9 INKP 8,650 9,475 825 9.54
10 PORT 440 480 40 9.09
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 306 276 -30 -9.80
2 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
3 OKAS 115 107 -8 -6.96
4 POLL 4,890 4,550 -340 -6.95
5 BNLI 2,590 2,410 -180 -6.95
6 LCKM 346 322 -24 -6.94
7 JSKY 188 175 -13 -6.91
8 APEX 160 149 -11 -6.88
9 CTBN 2,930 2,730 -200 -6.83
10 PCAR 294 274 -20 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
2 ANTM 1,035 1,100 65 6.28
3 SAME 134 150 16 11.94
4 WSKT 715 770 55 7.69
5 BBRI 3,250 3,240 -10 -0.31
6 TLKM 2,670 2,680 10 0.37
7 AGRO 424 396 -28 -6.60
8 BMRI 5,650 5,525 -125 -2.21
9 PURA 134 125 -9 -6.72
10 BBCA 29,025 28,900 -125 -0.43