Portal Berita Ekonomi Selasa, 01 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,06% pada level 26.341.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 1,60% pada level 2.591.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,79% pada level 26.433.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,49% pada level 3.391.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 1,96% pada level 2.799.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,29% pada level 6.385.
  • 16:14 WIB. Valas - Dollar AS tertahan terhadap Yuan pada level 6,5781 CNY/USD.
  • 16:14 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,21% terhadap Dollar AS pada level 14.120 IDR/USD.

Pengamat Sampaikan Bukti-bukti AS Sangat Diuntungkan dari Konflik China-India

Pengamat Sampaikan Bukti-bukti AS Sangat Diuntungkan dari Konflik China-India
WE Online, New Delhi -

Ketegangan yang terjadi antara India dan China bisa menguntungkan Amerika Serikat (AS). Amrita Dhillon, seorang analis urusan luar negeri India mengungkap beberapa alasan mengapa ketegangan antara Beijing dan New Delhi bisa menguntungkan Washington.

Pertama, ini akan membantu AS untuk mencapai kebijakannya di kawasan Asia-Pasifik, yang sekarang disebut Indo-Pasifik, yang memungkinkan AS untuk menekan China dan Korea Utara (Korut).

Baca Juga: Militer India Bakal Diperkuat Drone Seharga USD3 Miliar Bikinan AS

Kedua, ungkapnya, hal itu akan memungkinkan AS untuk mempertahankan kendali atas China tanpa melengkapi banyak sumber daya di wilayah tersebut.

Seperti dilaporkan Sputnik, RAND, sebuah wadah pemikir yang berpengaruh di AS, baru-baru ini berspekulasi untuk mengubah Dialog Keamanan Segi Empat informal (Quad) yang didukung AS menjadi aliansi anti-China yang terbuka di Pasifik India. India dipandang sebagai peserta utama Quad oleh AS.

Selain Washington, Dhillon mengatakan, Pakistan mungkin juga mendapat keuntungan dari potensi permusuhan China-India. Dia mengatakan, selama konflik India dan China, Pakistan telah memecahkan semua rekor dalam pelanggaran gencatan senjata.

Dia juga yakin bahwa Islamabad mungkin mencoba memperkuat posisinya di Kashmir jika perselisihan antara Beijing dan New Delhi berjalan terlalu jauh. Namun, menurutnya, ini merupakan skenario yang tidak masuk akal.

"Saya yakin, pertanyaan terbesar yang muncul adalah apakah India dan China memiliki pilihan lain selain menyelesaikan krisis ini?" tanya Dhillon.

"Keduanya adalah negara berkembang. Namun, ekonomi China empat kali lebih besar dari India. Keduanya berbagi 3.488 km batas darat yang belum diselesaikan. Jadi, menyelesaikan perselisihan harus menjadi fokus utama kedua negara," sambungnya.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: China (Tiongkok), India, Amerika Serikat (AS), Konflik Perbatasan Negara

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Kredit Foto: Reuters/Danish Ismail

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,785.80 3,748.03
British Pound GBP 1.00 18,939.57 18,749.71
China Yuan CNY 1.00 2,156.80 2,135.08
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,198.64 14,057.36
Dolar Australia AUD 1.00 10,501.31 10,395.42
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,831.92 1,813.67
Dolar Singapura SGD 1.00 10,618.19 10,511.75
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,000.03 16,825.25
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,491.61 3,453.05
Yen Jepang JPY 100.00 13,670.94 13,531.00
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5612.415 -170.920 705
2 Agriculture 1317.058 28.447 24
3 Mining 1674.088 -3.374 47
4 Basic Industry and Chemicals 863.286 -28.789 80
5 Miscellanous Industry 958.275 -39.047 53
6 Consumer Goods 1839.376 -49.225 60
7 Cons., Property & Real Estate 372.398 -6.104 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 945.008 -49.687 79
9 Finance 1259.171 -43.051 93
10 Trade & Service 681.109 -16.238 174
No Code Prev Close Change %
1 TOBA 400 494 94 23.50
2 HRUM 2,290 2,780 490 21.40
3 YPAS 396 462 66 16.67
4 CLAY 1,450 1,690 240 16.55
5 FIRE 386 448 62 16.06
6 DOID 354 410 56 15.82
7 ARGO 1,730 1,990 260 15.03
8 BOSS 143 163 20 13.99
9 HITS 448 510 62 13.84
10 LPKR 206 234 28 13.59
No Code Prev Close Change %
1 CSAP 372 346 -26 -6.99
2 LPPF 1,360 1,265 -95 -6.99
3 UNTR 24,725 23,000 -1,725 -6.98
4 INKP 9,325 8,675 -650 -6.97
5 BBSS 115 107 -8 -6.96
6 BMTR 288 268 -20 -6.94
7 MAPI 865 805 -60 -6.94
8 LINK 2,600 2,420 -180 -6.92
9 ADMG 159 148 -11 -6.92
10 ANTM 1,230 1,145 -85 -6.91
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 3,460 3,230 -230 -6.65
2 ASII 5,550 5,300 -250 -4.50
3 BBRI 4,270 4,090 -180 -4.22
4 BRIS 1,470 1,430 -40 -2.72
5 DOID 354 410 56 15.82
6 TOWR 1,125 1,095 -30 -2.67
7 BBNI 6,350 6,000 -350 -5.51
8 PGAS 1,490 1,390 -100 -6.71
9 AGRO 570 540 -30 -5.26
10 ANTM 1,230 1,145 -85 -6.91